Es Krim Viennetta Langka, Gapmmi Pastikan Tak Ada Penimbunan

Kamis, 23 April 2020 - 11:19 WIB
loading...
Es Krim Viennetta Langka,...
Ketua Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman (Gapmmi) Adhi Lukman. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - PT Unilever Indonesia Tbk resmi mengeluarkan lagi produk es krim Viennetta yang sempat tenar pada era 90-an. Tak ayal, banyak masyarakat berlomba-lomba mengincar produk ini. Seiring viralnya es krim Viennetta, banyak orang yang kesulitan mendapatkannya.

Ketua Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman (Gapmmi) Adhi Lukman memastikan tidak ada penimbunan dalam pasokan es krim Viennetta. Kelangkaaan ini terjadi dikarenakan banyaknya permintaan konsumen atas produk ini.

"Kayaknya tidak ada yah penimbunan. Saya kira pihak Walls terus meningkatkan produksinya. Mungkin karena banyak permintaan jadi produk itu langka, tapi sejauh ini tidak ada yang menimbun," ujar Adhi saaat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Kamis (23/4/2020).

Dia pun menambahkan saat ini untuk pasokan makanan dan minuman ringan dijamin aman dan mencukupi untuk kebutuhan puasa maupun lebaran. Pihaknya sudah menginstrukisan agar ritel modern maupun produsen makanan dan minuman bisa memenuhi permintaan konsumen.

"Saya kira aman untuk makanan dan minuman ringan sampai lebaran maupun sampai tiga bulan mendatang. Jadi tidak perlu khawatir," jelasnya.

Sebagai informasi, Wall’s menghadirkan kembali es krim Viennetta menjelang bulan Ramadan dalam jumlah terbatas. Bentuk Viennetta yang diluncurkan sama seperti dahulu yaitu bergelombang dengan kombinasi rasa vanilla dan cokelat. Viennetta bisa didapatkan di supermarket dan minimarket terdekat mulai 1 April 2020 dan segera hadir di KlikIndomaret & HappyFresh.

Hadirnya es krim Viennetta akan mengembalikan berbagai kenangan membahagiakan dari masa lalu para penggemarnya dan juga mengobati rasa penasaran mereka yang dulunya belum sempat menikmatinya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasar Pet Food Premium...
Pasar Pet Food Premium Tumbuh, Bio Cat Bidik Pemilik Anabul
Iran Larang Total Ekspor...
Iran Larang Total Ekspor Hasil Pertanian, Picu Kekhawatiran Pasar Global
Negosiasi RI-AS Disambut...
Negosiasi RI-AS Disambut Pelaku Usaha Mamin, Kunci Keberlanjutan Industri dan Daya Saing Ekspor
Life Cat Perkuat Penetrasi...
Life Cat Perkuat Penetrasi Pasar Nutrisi Kucing Premium
Inflasi September 2025...
Inflasi September 2025 Capai 0,21%, Berikut Komoditas Pendorongnya
Pengusaha Mamin Ingin...
Pengusaha Mamin Ingin Kepastian Pasokan Gas bagi Industri
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Gelar Aksi Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
Gastronomi Molekuler...
Gastronomi Molekuler Ungkap Cara Menjaga Laut Lewat Pilihan Seafood
Pantry Jadi Pabrik:...
Pantry Jadi Pabrik: Siasat Doku Ubah 1 Ton Sisa Makanan Jadi Emas Hitam
Rekomendasi
Akhirnya Eropa Izinkan...
Akhirnya Eropa Izinkan Fitur FSD Tesla Digunakan
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Berita Terkini
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Sambut Libur Sekolah,...
Sambut Libur Sekolah, ASDP Perkuat Layanan dan Keselamatan Penyeberangan
Mengulik Alasan di Balik...
Mengulik Alasan di Balik Kenaikan Harga Pertamax: Demi Jaga Investor dan Keuangan
Tren Paylater Makin...
Tren Paylater Makin Menjangkit, Literasi Keuangan Dinilai Jadi Faktor Penting
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved