Setop Ekspor Bauksit, Jokowi: Kita Tidak Lagi Jual Bahan Mentah!

Senin, 27 Desember 2021 - 19:43 WIB
loading...
Setop Ekspor Bauksit,...
Presiden Jokowi menegaskan bahwa ekspor bahan mentah akan disetop secara bertahap. Tahun 2023 akan ada ekspor minerba yang akan dihentikan setelah bauksit. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa mulai tahun depan ekspor bauksit akan dihentikan secara bertahap. Pasalnya selama menjual bahan mentah, negara tidak memperoleh nilai tambah sesuai yang diharapkan.

"Tahun depan mulai pemanasan, kita setop ekspor bahan mentah bauksit. Tahun depannya lagi, kita stop minerba yang lain," tegas Jokowi, di Jakarta, Senin (27/12/2021).

Baca Juga: Tak Hanya Nikel, Jokowi Minta Stop Ekspor Bauksit Tahun Depan

Dia mengatakan, penghentian ekspor bahan mentah bauksit dilakukan secara bertahap. Seperti diketahui, saat ini pemerintah telah menghentikan ekspor nikel mentah.

Jokowi optimistis, dengan penyetopan ekspor bahan mentah akan membuat industri di dalam negeri berkembang sangat cepat. Selain itu, Jokowi yakin, hilirisasi akan berkembang sangat cepat.

Baca Juga: Resmikan Smelter Nikel di Morowali, Nilai Tambahnya Bikin Jokowi Happy

"Tidak ada pilihan lagi, karena membeli bahan mentah di kita sudah tidak bisa lagi. Artinya, mau tidak mau harus mendirikan industri di Tanah Air. Sehingga, kita tidak ekspor lagi yang namanya bahan mentah yang sudah berpuluh-puluh tahun kita lakukan tanpa memberikan nilai tambah yang besar kepada negara," tandas Jokowi.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wamenhub Sebut Potensi...
Wamenhub Sebut Potensi Penerimaan Negara Lewat PT DSI Bisa Tembus Rp2.671 Triliun
Kebijakan Ekspor Satu...
Kebijakan Ekspor Satu Pintu, Reform Syndicate Sodorkan 5 Rekomendasi Taktis
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Kuwait Tawarkan Minyak...
Kuwait Tawarkan Minyak ke Pembeli Asia, Pertama Kalinya Sejak Konflik Iran
Jokowi Respons Penangguhan...
Jokowi Respons Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Tifa: Itu Kewenangan Kejaksaan
Kasus Tudingan Ijazah...
Kasus Tudingan Ijazah Segera Disidang, Pengacara Pastikan Jokowi Hadir
Sidang Kasus Tudingan...
Sidang Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Digelar di PN Jakarta Timur
Rekomendasi
Ketua Posko Wilayah...
Ketua Posko Wilayah PRR Aceh Apresiasi BPBD dan DLHK Atasi Masalah Sanitasi di Huntara
Yusril Prihatin Mahasiswa...
Yusril Prihatin Mahasiswa UBK Terima Uang usai Demo: Perjuangan Harus Murni dan Berintegritas
Gus Falah Desak Pelaku...
Gus Falah Desak Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan Brutal Wanita di Bandung Dihukum Seberat-Beratnya
Berita Terkini
Sah! Potongan Komisi...
Sah! Potongan Komisi Ojol Jadi 8% per Juli 2026, Aplikator Sudah Sepakat
Prudential Syariah Raih...
Prudential Syariah Raih Penghargaan Brand of the Year 2026
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Merosot 0,25% ke 6.101, Diwarnai Pelemahan 398 Saham
Wakil Kepala BPS RI:...
Wakil Kepala BPS RI: Sensus Ekonomi Akan Mampu Ukur Kontribusi Sektor Pendidikan terhadap Ekonomi DIY
Kekayaan RI Keluar Sebabkan...
Kekayaan RI Keluar Sebabkan Rupiah Melemah, Prabowo Analogikan seperti Tubuh Kehabisan Darah
Infografis
Tentara Ukraina Tidak...
Tentara Ukraina Tidak Lagi Memiliki Semangat Tempur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved