Libur Nataru, Masyarakat Diminta Jadi Wisatawan Bertanggung Jawab
Jum'at, 31 Desember 2021 - 20:07 WIB
loading...
Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf Nia Niscaya
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ( Kemenparekraf ) mengingatkan masyarakat menjadi wisatawan yang bertanggung jawab. Masyarakat diminta menerapkan protokol kesehatan dan sudah tervaksinasi dengan lengkap.
Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf, Nia Niscaya menyampaikan salah satu alternatif cara berlibur yang relatif aman pada masa Natal dan Tahun Baru (Nataru) yakni staycation, atau berlibur dengan memanfaatkan fasilitas hotel.
Nia menjelaskan beberapa alasan mengapa staycation dipandang lebih aman. Pertama, karena kegiatan liburan tersebut dapat dilakukan dari titik terdekat. Dengan demikian, para pelaku tidak harus melakukan pergerakan atau mobilitas yang jauh.
(Baca juga:Cegah Penularan COVID-19 Selama Nataru, Kominfo Lakukan 2 Hal Ini)
Meski dilakukan di tempat yang tidak terlalu jauh dari rumah, kata Nia, menginap di hotel tetap memberikan pengalaman yang berbeda dan wisatawan bisa merasakan kearifan lokal yang berbeda pula.
“Dan sudah keluar dari lingkungan keseharian, diambil experience-nya, take the local wisdom,” lanjut Nia dalam Siaran Pers dari Media Center Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) – KPCPEN, Jumat (31/12/2021).
Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf, Nia Niscaya menyampaikan salah satu alternatif cara berlibur yang relatif aman pada masa Natal dan Tahun Baru (Nataru) yakni staycation, atau berlibur dengan memanfaatkan fasilitas hotel.
Nia menjelaskan beberapa alasan mengapa staycation dipandang lebih aman. Pertama, karena kegiatan liburan tersebut dapat dilakukan dari titik terdekat. Dengan demikian, para pelaku tidak harus melakukan pergerakan atau mobilitas yang jauh.
(Baca juga:Cegah Penularan COVID-19 Selama Nataru, Kominfo Lakukan 2 Hal Ini)
Meski dilakukan di tempat yang tidak terlalu jauh dari rumah, kata Nia, menginap di hotel tetap memberikan pengalaman yang berbeda dan wisatawan bisa merasakan kearifan lokal yang berbeda pula.
“Dan sudah keluar dari lingkungan keseharian, diambil experience-nya, take the local wisdom,” lanjut Nia dalam Siaran Pers dari Media Center Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) – KPCPEN, Jumat (31/12/2021).
Lihat Juga :