5 Bahan Pangan yang Harganya Naik di 2021, Cabai Rawit Paling Melejit
Jum'at, 31 Desember 2021 - 22:42 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Harga Tembus Rp20.000, Ini Cara Pemerintah Redam Mahalnya Minyak Goreng
Harga tersebut sudah jauh melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng kemasan sederhana yang saat ini masih dipatok di Rp11.000 per liter.
Menurut Kementerian Perdagangan (Kemendag), harga minyak goreng mengalami kenaikan seiring melonjaknya harga minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) di pasar internasional. Kemendag mencatat pada bulan November harga referensi CPO telah melewati ambang USD750 per metrik ton (MT).
Pemerintah menyebut kenaikan harga referensi CPO mendapat pengaruh dari meningkatnya permintaan di pasar internasional mengingat Indonesia merupakan produsen CPO terbesar di dunia. Tren kenaikan harga CPO di dalam negeri berimbas terhadap kenaikan harga minyak goreng.
“Meskipun Indonesia adalah produsen CPO terbesar, kondisi di lapangan menunjukkan sebagian besar produsen minyak goreng tidak terintegrasi dengan produsen CPO," ungkap Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Oke Nurwan, Jumat (5/11/2021).
2. Cabai Rawit
Kenaikan harga cabai rawit merah di penghujung tahun ini terbilang fenomenal karena harganya yang tembus di atas Rp100.000/kg. Bahkan, di pasar Tebet Barat, Jakarta Selatan sempat menyentuh Rp135.000/kg pada Selasa (28/12/2021).
Sebagai catatan, berdasarkan PIHPS, pada pekan awal Januari harga cabai rawit juga relatif tinggi yaitu berkisar Rp78.000-Rp79.000/kg. Sebelum memasuki musim hujan, cabai rawit merah sempat menyentuh level terendah pada September yaitu Rp35.000/kg.
Hari ini, Jumat (31/12/2021) harga rata-rata cabai rawit merah melandai ke kisaran Rp89.500/kg secara nasional dan Rp98.415/kg di DKI Jakarta. Di sejumlah pasar di Ibukota terjadi penurunan harga Rp10.000-Rp40.000 ke level Rp80.000/kg yang merupakan harga terendah untuk hari ini.
Ketua Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) Abdullah Mansuri mengatakan, naiknya harga cabai rawit merah rutin terjadi di akhir tahun. Faktor penyebabnya adalah cuaca dan ketidakseimbangan permintaan dan pasokan.
3. Telur Ayam
Harga telur di pasar tradisional juga terus merangkak di akhir tahun 2021. Harga telur ayam ras secara nasional hari ini rata-rata Rp30.300/kg, melonjak dari Rp27.700/kg di awal Januari dan jauh melampaui harga acuan Rp24.000/kg.
Harga tersebut sudah jauh melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng kemasan sederhana yang saat ini masih dipatok di Rp11.000 per liter.
Menurut Kementerian Perdagangan (Kemendag), harga minyak goreng mengalami kenaikan seiring melonjaknya harga minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) di pasar internasional. Kemendag mencatat pada bulan November harga referensi CPO telah melewati ambang USD750 per metrik ton (MT).
Pemerintah menyebut kenaikan harga referensi CPO mendapat pengaruh dari meningkatnya permintaan di pasar internasional mengingat Indonesia merupakan produsen CPO terbesar di dunia. Tren kenaikan harga CPO di dalam negeri berimbas terhadap kenaikan harga minyak goreng.
“Meskipun Indonesia adalah produsen CPO terbesar, kondisi di lapangan menunjukkan sebagian besar produsen minyak goreng tidak terintegrasi dengan produsen CPO," ungkap Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Oke Nurwan, Jumat (5/11/2021).
2. Cabai Rawit
Kenaikan harga cabai rawit merah di penghujung tahun ini terbilang fenomenal karena harganya yang tembus di atas Rp100.000/kg. Bahkan, di pasar Tebet Barat, Jakarta Selatan sempat menyentuh Rp135.000/kg pada Selasa (28/12/2021).
Sebagai catatan, berdasarkan PIHPS, pada pekan awal Januari harga cabai rawit juga relatif tinggi yaitu berkisar Rp78.000-Rp79.000/kg. Sebelum memasuki musim hujan, cabai rawit merah sempat menyentuh level terendah pada September yaitu Rp35.000/kg.
Hari ini, Jumat (31/12/2021) harga rata-rata cabai rawit merah melandai ke kisaran Rp89.500/kg secara nasional dan Rp98.415/kg di DKI Jakarta. Di sejumlah pasar di Ibukota terjadi penurunan harga Rp10.000-Rp40.000 ke level Rp80.000/kg yang merupakan harga terendah untuk hari ini.
Ketua Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) Abdullah Mansuri mengatakan, naiknya harga cabai rawit merah rutin terjadi di akhir tahun. Faktor penyebabnya adalah cuaca dan ketidakseimbangan permintaan dan pasokan.
3. Telur Ayam
Harga telur di pasar tradisional juga terus merangkak di akhir tahun 2021. Harga telur ayam ras secara nasional hari ini rata-rata Rp30.300/kg, melonjak dari Rp27.700/kg di awal Januari dan jauh melampaui harga acuan Rp24.000/kg.
Lihat Juga :