Ada 152 Kasus Omicron di Indonesia, Menko Luhut: Rileks Aja Jangan Paranoid
Senin, 03 Januari 2022 - 16:36 WIB
loading...
Menko Luhut Bmenerangkan, kunci pengendalian penyebaran varian baru Omicron yakni kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan. Ia juga meminta, seluruh elemen masyarakat Indonesia tidak panik dan tetap taat protkes. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menerangkan, kunci pengendalian penyebaran varian baru Omicron yakni kedisiplinan seluruh elemen masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan. Ia juga meminta, seluruh elemen masyarakat Indonesia tidak panik dan tetap taat protkes untuk tetap hati-hati.
"Saya kira sudah sangat terkendali, tetapi tetap dengan kehati-hatian. Rileks aja, tetap disiplin protokol kesehatan jangan paranoid," kata Menko Luhut dalam video virtual, Senin (3/1/2021).
Baca Juga: Menko Luhut: Pemerintah Jauh Lebih Siap Hadapi Omicron Dibanding Varian Delta
Lebih lanjut, Luhut mengungkapkan, untuk jumlah kasus pasien Omicron di Indonesia telah mencapai 152 di Indonesia. Dimana untuk jumlah pasien yang telah sembuh dari varian omicron sebanyak 23 Persen dari angka kasus tersebut.
“Ya dari 152 kasus, dan yang sudah sembuh 40 atau sebanyak 23 persen dari pada kasus itu,” kata Menko Luhut dalam keterangan resmi evaluasi PPKM.
"Saya kira sudah sangat terkendali, tetapi tetap dengan kehati-hatian. Rileks aja, tetap disiplin protokol kesehatan jangan paranoid," kata Menko Luhut dalam video virtual, Senin (3/1/2021).
Baca Juga: Menko Luhut: Pemerintah Jauh Lebih Siap Hadapi Omicron Dibanding Varian Delta
Lebih lanjut, Luhut mengungkapkan, untuk jumlah kasus pasien Omicron di Indonesia telah mencapai 152 di Indonesia. Dimana untuk jumlah pasien yang telah sembuh dari varian omicron sebanyak 23 Persen dari angka kasus tersebut.
“Ya dari 152 kasus, dan yang sudah sembuh 40 atau sebanyak 23 persen dari pada kasus itu,” kata Menko Luhut dalam keterangan resmi evaluasi PPKM.
Lihat Juga :