Pertamina Hulu Mahakam Catatkan Temuan Gas Pertama di 2022
Rabu, 05 Januari 2022 - 11:33 WIB
loading...
A
A
A
Tekait temuan ini, GM PHM-Zona 8 Agus Amperianto menegaskan komitmen PHM untuk terus menjalankan operasi migas yang selamat, efektif, dan unggul sehingga WK Mahakam dapat berkontribusi secara signifikan dan berkelanjutan terhadap pencapaian target produksi migas nasional.
"Pelaksanaan pengeboran eksplorasi sumur Manpatu-1x ini dijalankan dengan tetap menjaga kinerja HSSE yang tinggi, menaati protokol Covid-19 secara disiplin, serta menerapakan operational excellence. Keberhasilan ini menjadi pendorong semangat kami untuk terus melakukan pengeboran yang penting bagi keberlangsungan produksi migas dari WK Mahakam," kata Agus.
Baca Juga: 400 Kendaraan Lapis Baja Canggih Bakal Perkuat Angkatan Darat Rusia
Direktur Utama PHI-Regional Kalimantan Chalid Said Salim mengungkapkan, temuan gas dari sumur eksplorasi ini merupakan salah satu pencapaian dari strategi perusahaan dalam meningkatkan cadangan dan mempertahankan produksi migas melalui kegiatan pengeboran eksplorasi dan eksploitasi.
"Discovery ini merupakan temuan penting di Indonesia pada awal tahun 2022 sebagai komitmen nyata Pertamina dalam pemenuhan energi untuk Indonesia dan penambahan cadangan migas nasional guna mendukung pencapaian target produksi Indonesia 1 juta barel minyak per hari dan 12 miliar standar kaki kubik gas per hari di tahun 2030," tandasnya.
"Pelaksanaan pengeboran eksplorasi sumur Manpatu-1x ini dijalankan dengan tetap menjaga kinerja HSSE yang tinggi, menaati protokol Covid-19 secara disiplin, serta menerapakan operational excellence. Keberhasilan ini menjadi pendorong semangat kami untuk terus melakukan pengeboran yang penting bagi keberlangsungan produksi migas dari WK Mahakam," kata Agus.
Baca Juga: 400 Kendaraan Lapis Baja Canggih Bakal Perkuat Angkatan Darat Rusia
Direktur Utama PHI-Regional Kalimantan Chalid Said Salim mengungkapkan, temuan gas dari sumur eksplorasi ini merupakan salah satu pencapaian dari strategi perusahaan dalam meningkatkan cadangan dan mempertahankan produksi migas melalui kegiatan pengeboran eksplorasi dan eksploitasi.
"Discovery ini merupakan temuan penting di Indonesia pada awal tahun 2022 sebagai komitmen nyata Pertamina dalam pemenuhan energi untuk Indonesia dan penambahan cadangan migas nasional guna mendukung pencapaian target produksi Indonesia 1 juta barel minyak per hari dan 12 miliar standar kaki kubik gas per hari di tahun 2030," tandasnya.
(fai)
Lihat Juga :