Harga Minyak Turun Karena Stok Minyak AS Meningkat

Rabu, 10 Juni 2020 - 13:43 WIB
loading...
A A A
Kelebihan pasokan ini ditambah dengan sikap OPEC. Arab Saudi, Kuwait dan Uni Emirat Arab mengatakan tidak akan melanjutkan pemotongan tambahan 1,18 juta barel per hari. Artinya pasokan minyak akan terus bertambah.

Di satu sisi, ekonomi AS masih belum stabil akibat Covid-19. Butuh waktu lebih dari satu tahun untuk pemulihan di negara ekonomi terbesar di dunia. Begitu pula dengan Jepang, negara ekonomi terbesar dunia lainnya, dimana pesanan industri mereka merosot pada bulan April lalu, yang merupakan kemerosotan tercepat dalam dua tahun.Harga minyak mentah turun pada Rabu (10/6/2020), setelah data menunjukkan kenaikan stok minyak mentah dan bahan bakar Amerika Serikat. Hal ini membuat kekhawatiran apsar akan kelebihan pasokan. Sementara pandemi Covid-19 telah menurunkan permintaan bahan bakar.

Melansir dari Reuters, harga minyak mentah berjangka internasional, Brent turun 59 sen atau 1,4% menjadi USD40,59 per barel pada pukul 03:26 GMT. Dan harga minyak mentah AS, West Texas Intermediate turun 72 sen atau 1,9% menjadi USD38,22 per barel.

Kedua acuan harga minyak sempat naik dua hari beruntun, dan menjadi kenaikan tertinggi dalam tiga bulan. Namun pasar menilai ancaman pandemi Covid-19 masih menghantui harga minyak.

"Harga minyak masih rapuh karena saat harga naik mendorong produsen untuk meningkatkan kembali produksinya. Sementara pandemi masih terus terjadi yang telah meredam permintaan energi," kata Avtar Sandu, manajer senior komoditas di Phillip Futures.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Arab Saudi Diprediksi...
Arab Saudi Diprediksi Pangkas Harga Minyak ke Asia hingga USD8 per Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Meroket dalam Hitungan Jam usai AS Serang Iran Lagi
Krisis Selat Hormuz,...
Krisis Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Bisa Tembus USD100 per Barel Bertahun-tahun
India Kembali Naikkan...
India Kembali Naikkan Harga BBM, Sudah 4 Kali dalam Dua Pekan
Harga Minyak Dunia Longsor...
Harga Minyak Dunia Longsor di Bawah USD100, Selat Hormuz Bakal Segera Dibuka?
Penasihat UEA Blak-blakan...
Penasihat UEA Blak-blakan Hengkang dari OPEC: Masa Kejayaan Minyak Mulai Berakhir
Eks Diplomat UEA: Lebih...
Eks Diplomat UEA: Lebih Banyak Negara Sangat Mungkin Tinggalkan OPEC
Langkah Mengejutkan!...
Langkah Mengejutkan! UEA Keluar dari OPEC dan OPEC+, Apa Alasannya?
Harga Minyak Naik, Nalar...
Harga Minyak Naik, Nalar Fiskal Jangan Turun
Rekomendasi
Doa Memasuki Tahun Baru...
Doa Memasuki Tahun Baru Islam, Jangan Lupa Diamalkan!
Delegasi Indonesia Soroti...
Delegasi Indonesia Soroti Kerja Paksa Myanmar dan Krisis Rohingya di Sidang ILO Jenewa
Pembuktian Irish Bella...
Pembuktian Irish Bella jadi Produser di Film Horor Dosa, Tayang 11 Juni
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved