Raih Suntikan Dana, Power Commerce Asia Siap Ekspansi di ASEAN

Minggu, 09 Januari 2022 - 08:12 WIB
loading...
Raih Suntikan Dana,...
Power Commerce Asia Gandeng Interport dan SAP Express untuk Pendanaan. Foto/Yulianto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Power Commerce Asia mengumumkan perolehan suntikan pendanaan yang didapat dari PT Interport Mandiri Utama, perusahaan subsidiary dari PT Indika Energy Tbk serta PT SAP Express Tbk. Perusahaan solusi teknologi itu berkomitmen menjadi pioneer e-commerce omni-channel and supply chain management untuk membantu percepatan digitalisasi industri e-commerce di Indonesia.

Baca juga: Fenomena Equity Crowdfunding Meningkat, LandX Siapkan Beragam Strategi

Founder sekaligus Chief Executive Officer Power Commerce Asia Hadi Kuncoro mengklaim perusahaannya sudah bertumbuh pesat sejak berdiri tiga tahun lalu. Capaian itu menjadi portofolio positif sehingga misi digitalisasi e-commerce mendapat dukungan melalui suntikan dana dari kedua perusahaan tersebut.

"Angkanya (suntikan dana) ya cukuplah. Tapi intinya, komitmen kami untuk menghadirkan solusi bagi industri bertransformasi dari bisnis konvensional menjadi perusahaan berbasis platform digital, memperkuat kemampuan digital talent atau SDM dan mengoptimalkan infrastruktur logistik dan platform teknologi agar perusahaan-perusahaan dapat memastikan adaptasi perkembangan digital inovasi ke depan," tutur Hadi dalam dalam keterangan tertulisnya yang diterima, Sabtu (8/1/2022).

Yukki Nugrahawan Hanafi, Vice President Director of Interport Mandiri Utama sekaligus juga anggota Dewan Komisaris Power Commerce Asia, mengatakan persaingan industri e-commerce saat ini telah memacu pihaknya hadir dengan konsep e-commerce omni-channel and supply chain management.

Omni channel menghadirkan end-to-end solution services yang mencakup e-commerce marketplace enabler, technology development, warehouse management, shipping management and delivery service, digital marketing, payment management dan omni-channel ERP system management.



"Kami percaya konsep ini akan menjadi jawaban atas permasalahan yang kerap dihadapi pelaku industri e-commerce, khususnya logistik. Karena itu, kami tak ragu untuk menjadi bagian dari perjalanan Power Commerce Asia," jelasnya.

Sementara itu, Budiyanto Darmastono, Direktur Utama PT Satria Antaran Prima (SAP Express) Tbk, mengungkapkan pihaknya berpandangan sama dalam membangun konsep omni channel di industri e-commerce. Sejak berkolaborasi mulai 2020, SAP Express berkomitmen mewujudkan resolusi ekosistem logistik digital. Apalagi dengan dukungan jaringan perusahaan yang sudah tersebar di ratusan kabupaten/kota.

“SAP Express memiliki 209 warehouse point yang tersebar di seluruh penjuru daerah. Kami yakin dapat berkolaborasi dan mewujudkan resolusi digital ecosystem logistic yang semakin baik dan terintegrasi,” kata Budiyanto.

Dalam kurun waktu 3 (tiga) tahun, Power Commerce Asia terus mengalami pertumbuhan yang signifikan hingga mencapai 132 kali. Dimulai dengan fase start-up, smart-up company dan kini telah masuk ke tahap scale-up company. Di tahun lalu, pertumbuhan positif menunjukkan data pencapaian jumlah transaksi yang bertumbuh 28 kali, jumlah pembeli bertumbuh 26 kali, jumlah produk terjual bertumbuh 24 kali, pertumbuhan Net Revenue (NMV) sebanyak 22 kali.

Dalam jangka waktu dekat, Hadi mengungkapkan pihaknya bakal memperluas ekspansi pasar hingga ke kawasan Asia Tenggara. Nantinya akan ada cabang baru dan tim di Malaysia yang akan menjadi pintu awal dalam penetrasi ke pasar Asia Tenggara.

Baca juga: Gunakan Video Konvoi Jokowi, Media Sentil Rombongan PM Malaysia yang Stop Ambulans

Sejalan dengan perencanaan strategis itu, perusahaan juga menargetkan terus tumbuh hingga siap masuk IPO di 2025 mendatang. "Nantinya exit plan kami ke depannya itu adalah terus mempertahankan profitable and sustainable growth hingga bisa IPO di tahun 2025,” pungkas Hadi.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
XLSMART dan Komdigi...
XLSMART dan Komdigi Luncurkan DigiHer, Targetkan Digitalisasi 2,4 Juta Perempuan di 2026
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
Marketplace kian ‘Sesak’,...
Marketplace kian ‘Sesak’, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
Bukan Sekadar Digitalisasi,...
Bukan Sekadar Digitalisasi, Kini Operasional Bisnis Harus Otonom
Rebranding Inhealth,...
Rebranding Inhealth, Strategi Perkuat Layanan dan Digitalisasi
Data Center jadi Fondasi...
Data Center jadi Fondasi Penting di Tengah Pertumbuhan Digitalisasi
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Digitalisasi Data, Penerima...
Digitalisasi Data, Penerima Bansos Diverifikasi lewat Pengenalan Wajah
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Rekomendasi
Piala Dunia 2026: Haaland...
Piala Dunia 2026: Haaland Ngamuk, Norwegia Ungguli Irak di Babak Pertama
Messi Kejar Sejarah,...
Messi Kejar Sejarah, Aljazair Jadi Korban Pertama?
Budiman Sudjatmiko Ungkap...
Budiman Sudjatmiko Ungkap Dialog dengan Mahasiswa di UGM Gagal Terjadi: Ada Penghakiman
Berita Terkini
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved