Hotel di Lombok Penuh Jelang MotoGP, Menparekraf Tambah Akomodasi di Nusa Dua, Bali & Shuttle Flight

Selasa, 11 Januari 2022 - 08:25 WIB
loading...
Hotel di Lombok Penuh...
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno. FOTO/MNC Media
A A A
JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno , menyebutkan bahwa kesiapan akomodasi, baik penginapan, rumah makan hingga moda transportasi jelang perhelatan MotoGP Indonesia 2022 menjadi prioritas.

Hal ini dikarenakan, ajang tersebut diproyeksi dapat memantik sekitar 100 ribu wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara, sedangkan total akomodasi penginapan di Lombok hanya tersedia sekitar 23 ribu unit per Desember 2021.

Hal tersebut disampaikan Menparekraf dalam acara weekly press briefing, di Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Senin (10/1/2022).



Kemenparekraf/Baparekrat terus mendorong Sarana Hunian Pariwisata (Sarhunta) yang dibangun oleh KemenPUPR, termasuk homestay yang sudah existing di Lombok untuk ikut mengakomodasi pengunjungan MotoGP. Dan saat ini sudah ada sekitar 300 Sarhunta yang telah dibangun KemenPUPR dan telah dalam proses sertifikasi CHSE.

Selain itu, Kemenparekraf/Baparekraf juga mendorong Eiger dan Bobobox untuk terlibat dalam penyiapan fasilitas, termasuk penginapan. Eiger bekerja sama dengan ITDC dan Pemda akan memfasilitasi camping di Kawasan Mandalika. Untuk tenda akan disediakan 100 unit di kawasan camping tersebut. Dimana satu tenda, bisa menampung maksimal 4 orang.

“Amenitas lainnya seperti toilet, restoran, dan representatif juga akan terus kita dorong kesiapannya,” katanya.

Koordinasi dengan Kemenhub juga terus dilakukan, untuk mendorong penyiapan akomodasi melalui kapal Pelni. Selain itu, kapal-kapal cruise yang bersandar di dermaga Pelabuhan Lombok juga direncanakan akan digunakan sebagai akomodasi sementara.

Dikatakan Menparekraf, Kemenparekraf akan memaksimalkan akomodasi yang ada di tiga gili dengan interkoneksi, sehingga akan terhubung langsung dengan shuttle service melalui transportasi darat dan bus menuju ke daerah Mandalika.

“Kami baru diberi kabar bahwa ada kapal swasta yang bersedia untuk menjadi tempat penginapan untuk pengunjung MotoGP dan ini tentunya akan kita lengkapi dengan skema penyediaan trasportasi, seperti shuttle ke dan dari Mandalika,” ujarnya.

“Di Bali juga tersedia banyak kamar hotel yang dapat menampung. Ini juga perlu kita sediakan shuttle flight dari Bali ke Mandalika yang sudah di-bundle dalam satu paket agar kapasitas di Lombok yang sudah mencapai tingkat keterisian 100 persen bisa ditampung kebutuhannya tinggal di Bali, terutama untuk kawasan Nusa Dua dan daerah sekitarnya,” lanjut Sandiaga.

Terkait rencana dan skema penyediaan transportasi seperti shuttle dari Bali ke Mandalika atau dari penginapan ke lokasi perhelatan MotoGP, saat ini masih on progress.

“Ini adalah bentuk kerja sama untuk mendukung kepulihan ekonomi, kebangkitan NTB. Kami akan memaksimalkan akomodasi di Lombok first, setelah itu kita juga akan sentuh penginapan yang ada di luar Lombok,” kata Sandiaga.

“Kami harapkan perhelatan MotoGP ini bisa menggerakkan ekonomi lokal dan juga sektor parekraf, karena kita juga akan menghadirkan produk UMKM bukan hanya yang dari Lombok, tapi juga dari 34 provinsi lainnya. Akan ada showcase, pre event, post event, dan juga on event,” ujarnya.

Baca Juga: Ini Harga Tiket MotoGP Indonesia 2022: Dari Rp115.000-Rp15.000.000

Dalam kesempatan itu, Menparekraf turut mengapresiasi masyarakat Indonesia yang telah mematuhi dan mengikuti anjuran pemerintah untuk tidak berwisata di luar negeri saat liburan Natal dan tahun baru 2021-2022.

“Secara keseluruhan selama Desember 2021 sampai Sabtu 8 Januari kemarin konfirmasi Omicron kita meningkat terus sejumlah 414 orang dan ini yang membuat kita sekarang harus meningkatkan kewaspadaan kita, terutama di pintu-pintu masuk ke Indonesia,” ujarnya.

Setidaknya terdapat 14 negara yang warganya sekarang dilarang masuk ke Indonesia untuk beberapa waktu ke depan. Untuk itu, Menparekraf terus mengimbau kepada masyarakat agar tidak keluar negeri dahulu dan berwisata di Indonesia aja.

Selain itu, peningkatan testing, tracing, treatment yang terintegrasi dengan aplikasi PeduliLindungi juga harus terus dilakukan dan tidak luput untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan dimanapun dan kapanpun.

“Dengan begitu kami yakin kebangkitan ekonomi, pembukaan lapangan kerja, dan langkah inovatif dengan produk-produk wisata dan produk ekonomi kreatif dapat terus kita kembangkan ke depan,” harapnya

Pengukuhan NTPB Indonesia

Pada kesempatan itu, Menparekraf berkesempatan untuk melakukan pengukuhan dewan pelaksana National Tourism Professional Board (NTPB) Indonesia untuk masa bakti 2022-2023.

NTPB Indonesia sendiri sudah dibentuk sejak tahun 2019. Tujuannya adalah mempromosikan, memperbarui, mendukung, dan memonitor penerapan standar kompetensi dan kurikulum berstandar ASEAN. Selain itu, melaporkan pelaksanaan asesmen oleh tourism professional certification board. Dan memfasilitasi pertukaran informasi terkait asesmen dan perkembangan terkini terkait peningkatan kapasitas tenaga kerja pariwisata.

“Saya percaya, bahwa dewan pelaksana NTPB akan mampu melaksanakan tugasnya dengan sebaik-baiknya sesuai tanggung jawab yang diberikan dalam rangka memajukan tenaga kerja profesional pariwisata yang unggul dan berdaya saing di level nasional, ASEAN, hingga dunia,” kata Menparekraf
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lombok Selatan Jadi...
Lombok Selatan Jadi Magnet Investasi Properti dan Hospitality
One Global Capital Perluas...
One Global Capital Perluas Portofolio Resor melalui Hotel Butik di Parramatta
Dikepung Blokade AS,...
Dikepung Blokade AS, Indonesia Dukung Hak Lintas Tanker Iran di Selat Lombok
Masa Pajak Maret 2026,...
Masa Pajak Maret 2026, Wajib Pajak Restoran dan Hotel di Jakarta Dapat Keringanan 20%
Pajak Hotel di DKI Jakarta...
Pajak Hotel di DKI Jakarta Berlaku Terbatas, Ini Penjelasannya
Industri Hotel Digulung...
Industri Hotel Digulung Bencana, Tahun 2025 Jadi Paling Berat
Rahasia di Balik Kesuksesan...
Rahasia di Balik Kesuksesan Pembukaan Hotel, Ternyata Bukan Saat Gunting Pita
Tak Punya Izin, DPRD...
Tak Punya Izin, DPRD Kota Bogor Desak Pembangunan Hotel Prima Katulampa Dihentikan
Venue Pernikahan Seribu...
Venue Pernikahan Seribu Tamu Hadir Dekat Bandara Soekarno-Hatta
Rekomendasi
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas...
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas di Tengah Tarik-Menarik Kepentingan Laut China Selatan
Lelang Jabatan Sekda,...
Lelang Jabatan Sekda, Bupati Kuansing Minta Mobil Land Cruiser
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Berita Terkini
RSM Indonesia Umumkan...
RSM Indonesia Umumkan Bergabungnya Mahendra Siregar sebagai Senior Advisor
Gratis! Kemnaker Buka...
Gratis! Kemnaker Buka Pendaftaran Sertifikasi Kompetensi untuk Lulusan Magang Nasional
B50 Dimulai 1 Juli,...
B50 Dimulai 1 Juli, Mampukah Jadi Solusi Ketahanan Energi Tanpa Mengorbankan Petani Sawit?
Nobu Bank Hadirkan Soundbox...
Nobu Bank Hadirkan Soundbox QRIS Gratis dan MDR 0% bagi Pedagang Pasar Sukawati
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Tanggapan Resmi DJP
PLN EPI Bangun Ekosistem...
PLN EPI Bangun Ekosistem Bioenergi Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Infografis
7 Pantai Pasir Putih...
7 Pantai Pasir Putih di Jawa Timur, Ada yang Mirip Tanah Lot Bali
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved