Dugaan Korupsi Sewa Pesawat Garuda, Pengamat: Kalau Indikasi Kuat dan Ada Bukti, Proses Hukum!

Selasa, 11 Januari 2022 - 20:51 WIB
loading...
Dugaan Korupsi Sewa...
Soal dugaan kasus korupsi terkait penyewaan pesawat oleh PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Pengamat Penerbangan, Alvien Lie menilai Garuda ini harus dibersihkan dari hama korupsi dan kolusi agar jadi perusahaan yang bersih. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Dugaan kasus korupsi terkait penyewaan pesawat oleh PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk yang melibatkan jenis pesawat ATR 72-600 dinilai sudah seharusnya dilanjutkan dengan proses hukum. Pengamat Penerbangan , Alvien Lie menerangkan, jika dari hasil proses audit yang telah diserahkan Menteri BUMN Erick Thohir kepada Kejaksaan Agung terkumpul indikasi bukti yang kuat, maka memang sudah seharusnya dilakukan proses hukum.

“Kalau memang ada indikasi kuat dan ada bukti-buktinya, ya memang paling tepat langsung proses hukum saja,” kata Pengamat Penerbangan Alvien Lie saat dihubungi MNC PORTAL, Selasa (11/1/2022).

Baca Juga: Jalan Terang untuk Garuda Indonesia

Sambung Alvin Lie mengatakan, terkait sejumlah proses tahapan atas pemeriksaan hasil audit atas dugaan kasus korupsi Garuda akan berdampak kepada perbaikan nama maskapai pelat merah tersebut. Dengan demikian, Ia berharap ke depannya seluruh permasalahan terkait industri penerbangan dapat diperbaiki dan terus menjadi percontohan bagi maskapai penerbangan lain.

“Jadi Garuda ini harus dibersihkan dari hama korupsi dan kolusi agar jadi perusahaan yang bersih, sehat dan tentunya tangguh (meski di tengah isu Garuda melakukan restrukturisasi utang), ya kalau ada buktinya bagus,” paparnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
Koper Jadi Ukuran Baru...
Koper Jadi Ukuran Baru Kenyamanan, Piece Concept Mulai Dibicarakan Penumpang RI
Penerbangan Umrah Dipindah...
Penerbangan Umrah Dipindah Mulai 1 Juli 2026, Terpusat di Terminal 2F Bandara Soetta
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Raih Predikat Tertinggi...
Raih Predikat Tertinggi IRCA Dua Kali Berturut-turut, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan
Alasan Utama Maskapai...
Alasan Utama Maskapai BUMN Ini Migrasi ke SAP Cloud ERP Private
Fenomena Gangguan Sinyal...
Fenomena Gangguan Sinyal GPS, DPR: Berpotensi Ancam Keselamatan Penerbangan Sipil
Garuda Indonesia Turun...
Garuda Indonesia Turun Kelas: Skytrax Pangkas Status dari Bintang 5 ke Bintang 4
Rekomendasi
Dukung Fatwa Haram MUI...
Dukung Fatwa Haram MUI Jatim, Kadin dan APVI Tegaskan Produk Vape Legal Bebas Narkoba
Peserta Penmaba Jalur...
Peserta Penmaba Jalur Disabilitas UNJ 2026 Meningkat, Ini Jurusan Favoritnya
Ada Konser Akbar Monas...
Ada Konser Akbar Monas 2026, Berikut Ini Jalur Alternatif Hindari Kemacetan
Berita Terkini
Dulu Dijajah Belanda,...
Dulu Dijajah Belanda, Kini Digerus Impor? Mantan Menkeu Ungkap Jurus Jitu Cetak Ekonomi Tumbuh 8%
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Asabri Dorong Transformasi...
Asabri Dorong Transformasi Layanan Berbasis ESG, Kepuasan Peserta Capai 96,03%
Distribusi BBM di Kota...
Distribusi BBM di Kota Medan Makin Lancar, Antrean di SPBU Mulai Normal
Jebakan Ilusi PDB, Mantan...
Jebakan Ilusi PDB, Mantan Menkeu Fuad Bawazier Ungkap Fakta di Balik Utang RI Rp8.000 Triliun
AKPY-BPDP Latih Pekebun...
AKPY-BPDP Latih Pekebun Sawit di Paser Tingkatkan Nilai Jual TBS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved