Pelindo 3 Teken MoU Tingkatkan Kerjasama Bisnis dengan Hipmi
Rabu, 10 Juni 2020 - 20:57 WIB
loading...
Pelindo III menggandeng Hipmi dalam berinvestasi pada proyek strategis. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Pelindo 3 memastikan kegiatan investasi terus berjalan di tengah pandemi Covid-19 dengan menggandeng pihak swasta yang diwakili oleh Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) dalam berinvestasi pada proyek strategis Bali Maritime Tourism Hub (BMTH) di Pelabuhan Benoa Bali dan Marina di Pelabuhan Boom Banyuwangi.
Direktur Utama Pelindo 3 Doso Agung mengatakan, perusahaan swasta memiliki peranan besar dalam membantu BUMN mengelola sejumlah proyek pembangunan dalam negeri.
Selain itu, dirinya menyebutkan sudah saatnya para pengusaha UMKM diberikan kesempatan yang lebih luas untuk berkarya dan mengembangkan usahanya.
“Kami mendukung penuh arahan Menteri BUMN untuk menggandeng perusahaan swasta dalam menggarap proyek-proyek pembangunan dalam negeri. Sudah saatnya para pengusaha UMKM diberikan kesempatan yang lebih luas untuk berkarya dan berkontribusi buat negara,” papar Doso di Jakarta, Rabu (10/6/2020).
Dibutuhkan campur tangan dari semua pihak untuk mewujudkan pembangunan BMTH dan marina di Pelabuhan Boom Banyuwangi dalam mewujudkan pariwisata maritim pertama di Indonesia. Menjelang tatanan normal baru diharapkan industri pariwisata harus bisa dibangun dan hidup kembali,” tambahnya.
Melalui MOU dan kerja sama antara BUMN dan swasta, Doso berharap akan terjalin sinergi antara BUMN dan swasta dalam setiap perencanaan pembangunan infrastruktur publik. Sinergi antara BUMN dan pihak swasta akan membawa manfaat positif bagi kedua belah pihak.
Kepala BKPM Bahlil Lahadalia yang juga hadir dalam penandatanganan kesepakatan kerja sama antara Pelindo 3 dan HIPMI mengatakan, peran pengusaha khususnya HIPMI di era normal baru ini sangat diharapkan mampu membangun ekosistem sistem usaha yang sehat serta berperan aktif dalam membangun ekonomi bangsa pasca pandemi seperti saat ini.
Direktur Utama Pelindo 3 Doso Agung mengatakan, perusahaan swasta memiliki peranan besar dalam membantu BUMN mengelola sejumlah proyek pembangunan dalam negeri.
Selain itu, dirinya menyebutkan sudah saatnya para pengusaha UMKM diberikan kesempatan yang lebih luas untuk berkarya dan mengembangkan usahanya.
“Kami mendukung penuh arahan Menteri BUMN untuk menggandeng perusahaan swasta dalam menggarap proyek-proyek pembangunan dalam negeri. Sudah saatnya para pengusaha UMKM diberikan kesempatan yang lebih luas untuk berkarya dan berkontribusi buat negara,” papar Doso di Jakarta, Rabu (10/6/2020).
Dibutuhkan campur tangan dari semua pihak untuk mewujudkan pembangunan BMTH dan marina di Pelabuhan Boom Banyuwangi dalam mewujudkan pariwisata maritim pertama di Indonesia. Menjelang tatanan normal baru diharapkan industri pariwisata harus bisa dibangun dan hidup kembali,” tambahnya.
Melalui MOU dan kerja sama antara BUMN dan swasta, Doso berharap akan terjalin sinergi antara BUMN dan swasta dalam setiap perencanaan pembangunan infrastruktur publik. Sinergi antara BUMN dan pihak swasta akan membawa manfaat positif bagi kedua belah pihak.
Kepala BKPM Bahlil Lahadalia yang juga hadir dalam penandatanganan kesepakatan kerja sama antara Pelindo 3 dan HIPMI mengatakan, peran pengusaha khususnya HIPMI di era normal baru ini sangat diharapkan mampu membangun ekosistem sistem usaha yang sehat serta berperan aktif dalam membangun ekonomi bangsa pasca pandemi seperti saat ini.
Lihat Juga :