Tanah Longsor Hambat Proyek Kereta Cepat, China Turun Tangan
Jum'at, 14 Januari 2022 - 10:01 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Dwiyana Slamet Riyadi mengatakan tunnel 2 tersebut mengalami kendala dari faktor geologi sehingga membutuhkan penanganan yang khusus.
"Tunnel 2 ini terkendala masalah geologi karena tanahnya seperti lumpur atau clay shale, ya begitu digali longsor lagi, digali longsor lagi. Jadi butuh penanganan khusus," kata Dwiyana.
Baca Juga: Kantongi Dana PMN Rp6,9 Triliun, KAI Geber Lagi Proyek KRL dan Kereta Cepat
Namun demikian, tambahnya, sudah ada penanganan yang dilakukan yaitu dengan surface grouting yang saat ini sudah dalam tahap penyelesaian. Ahli dari China diterjunkan untuk membantu menyelesaikan hambatan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung. Ahli dibutuhkan guna mengatasi tanah longsor di jalur pembangunan.
"Tunnel 2 ini terkendala masalah geologi karena tanahnya seperti lumpur atau clay shale, ya begitu digali longsor lagi, digali longsor lagi. Jadi butuh penanganan khusus," kata Dwiyana.
Baca Juga: Kantongi Dana PMN Rp6,9 Triliun, KAI Geber Lagi Proyek KRL dan Kereta Cepat
Namun demikian, tambahnya, sudah ada penanganan yang dilakukan yaitu dengan surface grouting yang saat ini sudah dalam tahap penyelesaian. Ahli dari China diterjunkan untuk membantu menyelesaikan hambatan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung. Ahli dibutuhkan guna mengatasi tanah longsor di jalur pembangunan.
(nng)
Lihat Juga :