Banyak Utang, Miliarder Raja Judi asal Malaysia Ini Diambang Kebangkrutan

Jum'at, 14 Januari 2022 - 10:57 WIB
loading...
A A A
Dengan penolakan Euler Hermes untuk memberikan perlindungan asuransi dan langkah pemerintah Jerman untuk mengganti fasilitas pembiayaan dengan proposal pembiayaan baru yang memberlakukan persyaratan tambahan, Genting Hong Kong mengatakan unitnya MV Werften mengajukan proses kepailitan dengan pengadilan Jerman, Senin (10/1) waktu setempat.

Pemerintah Jerman menyalahkan Genting atas runtuhnya pembuat kapal pesiar, yang membahayakan sekitar 2.000 pekerjaan. Tawaran bantuan ditolak oleh pemilik MV Werften, Menteri Ekonomi Robert Habeck seperti dikutip oleh Bloomberg mengatakan dalam sebuah pernyataan e-mail.

Pengajuan kepailitan akan memicu peristiwa gagal bayar di bawah pengaturan pembiayaan grup Genting yang memiliki jumlah pokok agregat USD2,78 miliar, kata perusahaan itu.

"Perusahaan menganggap bahwa mereka telah menghabiskan semua upaya yang wajar untuk bernegosiasi dengan rekanan yang relevan di bawah pengaturan pembiayaannya," kata Genting Hong Kong.

"Jika grup tetap tidak dapat memenuhi kewajibannya untuk membayar kembali setiap utang yang jatuh tempo atau untuk setuju dengan kreditur yang relevan pada pembaruan atau perpanjangan pinjaman atau pengaturan alternatif terkait, mungkin ada dampak material yang merugikan pada bisnis grup, prospek, kondisi keuangan, dan hasil operasi," lanjutnya.

Genting Hong Kong mengatakan, dewannya sedang mendiskusikan opsi pembiayaan potensial dengan para bankir, pemegang saham, dan mitranya di Dream Cruises Holding, anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki secara tidak langsung oleh perusahaan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
Dana Pensiun PNS Malaysia...
Dana Pensiun PNS Malaysia Jadi Korban eFishery, Kerugian Capai Rp855 Miliar
Membuka Pintu Investasi...
Membuka Pintu Investasi dan Kerja Sama Selangor-Jawa Barat lewat SIBS 2026
Eksodus Miliarder: Mengapa...
Eksodus Miliarder: Mengapa Mark Zuckerberg hingga Orang Kaya Inggris Kompak Kabur?
Kedok Perusahaan Cangkang...
Kedok Perusahaan Cangkang Miliarder Prancis Berharta Rp2.724 Triliun Terbongkar, Alat Sunat Pajak?
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
Dana Pensiun ASN Malaysia...
Dana Pensiun ASN Malaysia Rp717 Miliar Lenyap dalam Skandal eFishery, KPK Negeri Jiran Turun Tangan
Rekomendasi
Kasus Korupsi MBG, Kejagung...
Kasus Korupsi MBG, Kejagung Buka Kemungkinan Periksa Nanik S Deyang
Mantan Koordinator Pusat...
Mantan Koordinator Pusat BEM SI Dukung Penuntasan Kasus Eks Jampidsus
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi Diterima, Polda Metro Jaya: Itu Bukan Akhir dari Semuanya
Berita Terkini
PLN EPI Kebut Ekosistem...
PLN EPI Kebut Ekosistem Biohidrogen, Optimalkan 60 Juta Ton Biomassa
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Bitcoin Kembali ke Level...
Bitcoin Kembali ke Level USD65.500, Didukung Regulasi AS dan Arus ETF
Dukung Pendidikan Wilayah...
Dukung Pendidikan Wilayah Pesisir, PHE Gelar Pemeriksaan Mata Gratis di Kepulauan Seribu
Indonesia Digetok Tarif...
Indonesia Digetok Tarif Baru Trump 10%, Purbaya: Baik Buat Kita
Harga Minyak Dunia Kembali...
Harga Minyak Dunia Kembali Tembus USD100 per Barel, Pertalite Bakal Naik?
Infografis
Ini Alasan Banyak Tentara...
Ini Alasan Banyak Tentara Israel Mulai Kecewa Berperang di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved