Tren Baru, Game Lokal Berbasis Blockchain Tengah Dikembangkan

Sabtu, 15 Januari 2022 - 05:01 WIB
loading...
Tren Baru, Game Lokal...
Industri blockchain dan gaming sedang mengalami fase pertumbuhan pesat. Menurut laporan dari Blockchain Game Alliance (BGA), total pemasukan dari game-game berbasis blockchain dan NFT pada Q3 2021 mencapai USD2,32 miliar. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Industri blockchain dan gaming saat ini sedang mengalami fase pertumbuhan yang pesat. Sebagai bentuk dukungan untuk kedua industri tersebut, Tokocrypto, salah satu perusahaan teknologi global, mengumumkan kemitraan strategis dengan developer game berbasis teknologi blockchain, Duckie Land.

Baca Juga: Ingin Game Lokal Populer, Erick Thohir Perintahkan Ini ke Telkom

CEO Tokocrypto, Pang Xue Kai mengatakan, Duckie Land menjadi salah satu developer game lokal yang punya visi dan misi yang sejalan dengan Tokocrypto. Menurutnya, saat ini Indonesia memiliki potensi yang besar dalam perkembangan industri gaming, maka dari itu bisa menjadi cara yang terbaik untuk melakukan literasi mengenai pemanfaatan teknologi blockchain kepada masyarakat secara luas.

“Kami senang bisa terlibat dalam proses pengembangan game berbasis teknologi blockchain Duckie Land. Langkah ini merupakan salah satu bentuk komitmen kami untuk menghadirkan beragam inovasi guna mendukung ekosistem blockchain dan aset kripto di Indonesia, maupun global. Diharapkan kerjasama ini bisa #SiapLebih memajukan industri blockchain dan game lokal yang berdampak luas, serta dirasakan oleh semua orang,” kata Kai.

CEO Duckie Land, Febrian Pottanobu mengapresiasi, kemitraan dengan Tokocrypto dalam rangka bekerja sama untuk pengembangan game berbasis teknologi blockchain. Kolaborasi ini bisa mengambil manfaat dari pertumbuhan industri blockhcain gaming dan memberikan pengetahuan atas manfaatnya untuk developer, gamers, dan masyarakat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Trump Raih Cuan Jumbo...
Trump Raih Cuan Jumbo dari Kripto, Mayoritas Dialihkan ke Saham dan Obligasi
Hadirkan Tokenized Stocks,...
Hadirkan Tokenized Stocks, Tokocrypto Perluas Akses ke Pasar Saham Global
Euforia Pesta Bola Dunia...
Euforia Pesta Bola Dunia Menular ke Aset Kripto, Trade for Glory 2026 Digelar
JPMorgan Peringatkan...
JPMorgan Peringatkan Risiko Baru MicroStrategy
Tak Lagi Sekadar Hiburan,...
Tak Lagi Sekadar Hiburan, Industri Entertainment Kini Jadi Ladang Investasi Baru
Anak Muda Bingung Pilih...
Anak Muda Bingung Pilih Kripto atau Saham? Begini Kata Para Praktisi
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Web3 University Tour...
Web3 University Tour 2026 Digelar ITERA Lampung, Ratusan Mahasiswa Belajar Blockchain
Rekomendasi
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved