ID Food Beberkan Rumusan Transformasi Industri Gula Nasional
Sabtu, 15 Januari 2022 - 23:53 WIB
loading...
A
A
A
Isu lainnya juga terkait dukungan kelancaran penyediaan pupuk, benih tebu unggul, dan alsintan, peningkatan diversifikasi dan hilirisasi produk gula dan turunannya.
Baca juga: 7 BUMN Disuntik Negara Rp38 Triliun, Kemenkeu Minta Kawal Terus
Dalam penguatan ketahanan pangan, lanjut Arif, khususnya pada industri gula di Indonesia, hasil rumusan para pelaku industri gula perlu dukungan dari lembaga riset dalam pengembangan varietas unggul sesuai tipologi lahan yang memiliki potensi produktivitas, rendemen yang tinggi, program sosialisasi dan pemberian insentif kepada pabrik gula dan petani untuk melakukan perubahan varietas sesuai rekomendasi hasil uji.
Selain dukungan Lembaga riset, perlu dikembangkan aplikasi sistem berbasis teknologi digital untuk memperkirakan produksi dan permintaan gula, produksi tanaman tebu dengan dukungan citra satelit dan citra drone di setiap tahap pertumbuhan tanaman di seluruh wilayah Indonesia dengan mempertimbangkan pengaruh cuaca dan iklim.
Sementara itu, Direktur Komersial ID Food Frans Marganda Tambunan mencatat, sebagai salah satu BUMN yang bergerak di industri gula, ID Food akan terus melakukan perbaikan kinerja dan pembenahan basic operation baik di budidaya tebu maupun di pabrik pengolahan.
“Perbaikan ini dilakukan melalui pemurnian varietas penggunaan pupuk berimbang untuk meningkatkan produktivitas tebu per hektar. Perbaikan pada peralatan mesin juga dilakukan berkala untuk tetap menjaga performa giling tebu," ungkapnya.
Baca juga: 7 BUMN Disuntik Negara Rp38 Triliun, Kemenkeu Minta Kawal Terus
Dalam penguatan ketahanan pangan, lanjut Arif, khususnya pada industri gula di Indonesia, hasil rumusan para pelaku industri gula perlu dukungan dari lembaga riset dalam pengembangan varietas unggul sesuai tipologi lahan yang memiliki potensi produktivitas, rendemen yang tinggi, program sosialisasi dan pemberian insentif kepada pabrik gula dan petani untuk melakukan perubahan varietas sesuai rekomendasi hasil uji.
Selain dukungan Lembaga riset, perlu dikembangkan aplikasi sistem berbasis teknologi digital untuk memperkirakan produksi dan permintaan gula, produksi tanaman tebu dengan dukungan citra satelit dan citra drone di setiap tahap pertumbuhan tanaman di seluruh wilayah Indonesia dengan mempertimbangkan pengaruh cuaca dan iklim.
Sementara itu, Direktur Komersial ID Food Frans Marganda Tambunan mencatat, sebagai salah satu BUMN yang bergerak di industri gula, ID Food akan terus melakukan perbaikan kinerja dan pembenahan basic operation baik di budidaya tebu maupun di pabrik pengolahan.
“Perbaikan ini dilakukan melalui pemurnian varietas penggunaan pupuk berimbang untuk meningkatkan produktivitas tebu per hektar. Perbaikan pada peralatan mesin juga dilakukan berkala untuk tetap menjaga performa giling tebu," ungkapnya.
(ind)
Lihat Juga :