1,4 Juta Masyarakat Telah Disuntik Vaksin Booster per 15 Januari
Senin, 17 Januari 2022 - 09:47 WIB
loading...
Vaksinator menyuntikkan vaksin COVID-19 dosis ketiga kepada lansia di Denpasar, Bali, Jumat (14/1/2022). ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/nz
A
A
A
JAKARTA - Program vaksinasi Covid-19 dosis ketiga atau booster digelar sejak 12 Januari 2022 telah menjangkau lebih dari 1,4 juta orang Indonesia.
Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan, hingga 15 Januari 2022 sebanyak 1.444.934 dosis vaksin booster telah disuntikkan kepada masyarakat.
Baca juga: 90 Persen Transmisi Lokal Omicron Terjadi di Jakarta, Menkes Budi: Vaksinasi Booster Jabodetabek Bakal Dipercepat
Adapun rinciannya sebanyak 1.337.800 dosis pada tenaga kesehatan dan 78.096 dosis pada lansia. "Kemudian, 30.034 dosis pada masyarakat umum, dan 736 dosis pada petugas publik," kata Airlangga di Jakarta, Senin (17/1/2022).
Adapun jenis vaksinnya adalah yang sudah mendapat EUA BPOM sebagai dosis lanjutan (booster) adalah Sinovac (homologus), Pfizer, AstraZeneca, Moderna, dan Zifivax (masing-masing secara heterologous).
“Arahan bapak presiden, harus disiapkan juga vaksin Merah Putih ataupun vaksin lain yang diproduksi di dalam negeri, dan ditargetkan untuk (pemakaian) di pertengahan tahun ini atau semester 2,” tuturnya.
Baca juga: Demi Bisa Vaksin, Polisi Ini Rela Gendong Seorang Kakek Lumpuh dari Desa Terpencil
Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan, hingga 15 Januari 2022 sebanyak 1.444.934 dosis vaksin booster telah disuntikkan kepada masyarakat.
Baca juga: 90 Persen Transmisi Lokal Omicron Terjadi di Jakarta, Menkes Budi: Vaksinasi Booster Jabodetabek Bakal Dipercepat
Adapun rinciannya sebanyak 1.337.800 dosis pada tenaga kesehatan dan 78.096 dosis pada lansia. "Kemudian, 30.034 dosis pada masyarakat umum, dan 736 dosis pada petugas publik," kata Airlangga di Jakarta, Senin (17/1/2022).
Adapun jenis vaksinnya adalah yang sudah mendapat EUA BPOM sebagai dosis lanjutan (booster) adalah Sinovac (homologus), Pfizer, AstraZeneca, Moderna, dan Zifivax (masing-masing secara heterologous).
“Arahan bapak presiden, harus disiapkan juga vaksin Merah Putih ataupun vaksin lain yang diproduksi di dalam negeri, dan ditargetkan untuk (pemakaian) di pertengahan tahun ini atau semester 2,” tuturnya.
Baca juga: Demi Bisa Vaksin, Polisi Ini Rela Gendong Seorang Kakek Lumpuh dari Desa Terpencil
Lihat Juga :