Menteri Teten Akan Dorong Koperasi Jadi Kanal Pembiayaan bagi UKM
Kamis, 11 Juni 2020 - 12:05 WIB
loading...
A
A
A
Ia juga menuturkan kepada Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) agar nantinya yang dijadikan jaminan pinjaman bukan lagi menggunakan aset.
"Kalau aset, berat bagi pelaku UKM, jadi saya sarankan pakai record digital kesehatan usaha untuk jaminan. LPDB juga harus ramahlah sama koperasi, pembiayaannya harus ramah, jangan dibikin susah. Ingat, pendekatan dengan masyarakat menengah ke bawah lebih cocok dengan cara tanggung renteng," jelas Teten.
Teten menuturkan, pandemi Covid-19 telah memberikan dampak yang mendalam terhadap koperasi dan UKM. Kemenkop UKM telah menyiapkan anggaran Rp123,4 triliun untuk membantu koperasi dan UKM yang terdampak. Hingga saat ini, kata dia, Kemenkop UKM masih terhalang oleh data koperasi yang belum terkonsolidasi.
"Kita harus belajar dari kasus BLBI, jangan sampai terulang lagi kasus seperti itu. Krisis ini berbeda dengan di tahun 1998, dimana pada waktu itu, koperasi dan UKM menjadi pahlawan ekonominya di saat banyak perusahaan besar tumbang. Kali ini, koperasi dan UKM juga terimbas berat," ungkapnya.
"Kalau aset, berat bagi pelaku UKM, jadi saya sarankan pakai record digital kesehatan usaha untuk jaminan. LPDB juga harus ramahlah sama koperasi, pembiayaannya harus ramah, jangan dibikin susah. Ingat, pendekatan dengan masyarakat menengah ke bawah lebih cocok dengan cara tanggung renteng," jelas Teten.
Teten menuturkan, pandemi Covid-19 telah memberikan dampak yang mendalam terhadap koperasi dan UKM. Kemenkop UKM telah menyiapkan anggaran Rp123,4 triliun untuk membantu koperasi dan UKM yang terdampak. Hingga saat ini, kata dia, Kemenkop UKM masih terhalang oleh data koperasi yang belum terkonsolidasi.
"Kita harus belajar dari kasus BLBI, jangan sampai terulang lagi kasus seperti itu. Krisis ini berbeda dengan di tahun 1998, dimana pada waktu itu, koperasi dan UKM menjadi pahlawan ekonominya di saat banyak perusahaan besar tumbang. Kali ini, koperasi dan UKM juga terimbas berat," ungkapnya.
(fjo)
Lihat Juga :