Holding dan Subholding PLN Dipastikan Tak Tambah Utang PLN Rp460 Triliun
Rabu, 19 Januari 2022 - 14:59 WIB
loading...
A
A
A
"Misalnya kita konsolidasi BRI, PMN dan Pegadaian, gak ada kekuatan asing mengambil, tapi market optimis berpihak pada UMKM, dan jadi future BRI, rights issue sebesar itu," ungkap dia.
Baca Juga: Ancam Iran, Israel Tembakkan Sistem Rudal Arrow 3 yang Lebih Hebat dari Iron Dome
Saat ini pembentukan holding dan subholding PLN masih pada tahap benchmarking (pembanding) dengan perusahaan kelistrikan asal Korea Selatan, Italia, Prancis, Malaysia, dan sejumlah negara lainnya. Setelah melakukan pembandingan, pihaknya langsung melakukan spin off pembentukan subholding power plant atau pembangkit listrik.
Erick menegaskan, subholding pembangkit listrik akan dikonsolidasikan dengan unit bisnis PLN di sektor power plant. "Nah, strategi ini bukan tidak mungkin di PLN pembangkit. Gak mungkin cuma utang terus. Lalu, konsolidasi ini kan, subholding power ini, akan mengonsolidasikan yang semua ada hubungan dari power plant itu. Salah satunya PLN Batubara misa di merger atau ditutup," paparnya.
Baca Juga: Ancam Iran, Israel Tembakkan Sistem Rudal Arrow 3 yang Lebih Hebat dari Iron Dome
Saat ini pembentukan holding dan subholding PLN masih pada tahap benchmarking (pembanding) dengan perusahaan kelistrikan asal Korea Selatan, Italia, Prancis, Malaysia, dan sejumlah negara lainnya. Setelah melakukan pembandingan, pihaknya langsung melakukan spin off pembentukan subholding power plant atau pembangkit listrik.
Erick menegaskan, subholding pembangkit listrik akan dikonsolidasikan dengan unit bisnis PLN di sektor power plant. "Nah, strategi ini bukan tidak mungkin di PLN pembangkit. Gak mungkin cuma utang terus. Lalu, konsolidasi ini kan, subholding power ini, akan mengonsolidasikan yang semua ada hubungan dari power plant itu. Salah satunya PLN Batubara misa di merger atau ditutup," paparnya.
(fai)
Lihat Juga :