8 Fakta Harga Minyak Goreng Rp14.000 per Liter yang Berlaku Mulai Hari Ini
Rabu, 19 Januari 2022 - 18:48 WIB
loading...
A
A
A
3. Masyarakat Diminta Tidak Kalap dan Membeli Berlebihan
Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi meminta kepada masyarakat untuk tidak panic buying atau membeli minyak goreng Rp14.000 dalam jumlah berlebihan dengan alasan takut kehabisan stok.
Baca juga: Mulai Hari Ini Harga Minyak Goreng Rp14.000/Liter, Belinya Jangan Kalap ya Bun!
4. Ada Sanksi Bagi yang Curangi Harga
Mendag Muhammad Lutfi mengingatkan, bagi produsen atau perusahaan minyak goreng yang menjual di atas harga Rp14.000/liter akan dikenakan sanksi.
Lutfi memastikan jika ditemukan ada yang melakukan kecurangan, penyelewengan, atau hal lainnya yang melawan aturan, pihaknya secara tegas akan memproses dengan jalur hukum.
"Bagi produsen ataupun eksportir yang tidak mematuhi ketentuan, maka akan diberikan sanksi berupa pembekuan atau pencabutan izin. Kami juga mengingatkan bahwa pemerintah akan mengambil langkah hukum yang sangat tegas kepada pelaku maupun konsumen yang melanggar ketentuan," tandas Lutfi dalam jumpa pers, Selasa (18/1/2022) malam.
Baca juga: Minyak Goreng Dipatok Rp14.000/Liter, Mendag Ingatkan Sanksi Bagi yang Curangi Harga
5. 250 Juta Liter Minyak Goreng Digelontorkan per Bulan
Pemerintah sudah menjamin bahwa pasokan dan stok minyak goreng dengan harga Rp14.000 per liter dapat mencukupi kebutuhan seluruh masyarakat. Pasalnya, setiap bulan akan ada 250 juta liter minyak goreng yang digelontorkan pemerintah.
"Minyak goreng subsidi ini akan disiapkan pemerintah sebanyak 250 juta liter per bulan selama jangka waktu enam bulan. Pemerintah juga akan terus melakukan monitoring dan evaluasi secara rutin, minimal satu bulan sekali, terkait dengan implementasi kebijakan ini," jelasnya.
6. Minyak Goreng Ukuran 2 – 25 Liter Disubsidi
Menindaklanjuti kebijakan sebelumnya, pemerintah memastikan kembali agar masyarakat dapat memperoleh minyak goreng kemasan dengan harga terjangkau Rp14.000 per liter.
Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi meminta kepada masyarakat untuk tidak panic buying atau membeli minyak goreng Rp14.000 dalam jumlah berlebihan dengan alasan takut kehabisan stok.
Baca juga: Mulai Hari Ini Harga Minyak Goreng Rp14.000/Liter, Belinya Jangan Kalap ya Bun!
4. Ada Sanksi Bagi yang Curangi Harga
Mendag Muhammad Lutfi mengingatkan, bagi produsen atau perusahaan minyak goreng yang menjual di atas harga Rp14.000/liter akan dikenakan sanksi.
Lutfi memastikan jika ditemukan ada yang melakukan kecurangan, penyelewengan, atau hal lainnya yang melawan aturan, pihaknya secara tegas akan memproses dengan jalur hukum.
"Bagi produsen ataupun eksportir yang tidak mematuhi ketentuan, maka akan diberikan sanksi berupa pembekuan atau pencabutan izin. Kami juga mengingatkan bahwa pemerintah akan mengambil langkah hukum yang sangat tegas kepada pelaku maupun konsumen yang melanggar ketentuan," tandas Lutfi dalam jumpa pers, Selasa (18/1/2022) malam.
Baca juga: Minyak Goreng Dipatok Rp14.000/Liter, Mendag Ingatkan Sanksi Bagi yang Curangi Harga
5. 250 Juta Liter Minyak Goreng Digelontorkan per Bulan
Pemerintah sudah menjamin bahwa pasokan dan stok minyak goreng dengan harga Rp14.000 per liter dapat mencukupi kebutuhan seluruh masyarakat. Pasalnya, setiap bulan akan ada 250 juta liter minyak goreng yang digelontorkan pemerintah.
"Minyak goreng subsidi ini akan disiapkan pemerintah sebanyak 250 juta liter per bulan selama jangka waktu enam bulan. Pemerintah juga akan terus melakukan monitoring dan evaluasi secara rutin, minimal satu bulan sekali, terkait dengan implementasi kebijakan ini," jelasnya.
6. Minyak Goreng Ukuran 2 – 25 Liter Disubsidi
Menindaklanjuti kebijakan sebelumnya, pemerintah memastikan kembali agar masyarakat dapat memperoleh minyak goreng kemasan dengan harga terjangkau Rp14.000 per liter.
Lihat Juga :