Agar Tepat Sasaran, Erick Thohir Dukung Perubahan Mekanisme Penyaluran Subsidi Listrik
Kamis, 20 Januari 2022 - 11:47 WIB
loading...
Menteri BUMN Erick Thohir mendukung perubahan mekanisme penyaluran subsidi listrik. FOTO/ANTARA
A
A
A
JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir turut mendorong perubahan mekanisme penyaluran subsidi listrik . Penyaluran subsidi listrik ke depan bukan lagi berdasarkan komoditas atau kapasitas daya pemakaian listrik tapi langsung diberikan kepada penerima manfaat agar tepat sasaran.
"Tujuannya ke sana, karena itu dengan digitalisasi akan membuka grey area atau keabu-abuan yang selama ini justru dimanfaatkan oleh banyak pihak dengan istilah pengambilan keuntungan sepihak," ujar Erick, dikutip melalui pernyataannya, di Jakarta, Kamis (20/1/2022).
Baca Juga: Siap-siap, Pemerintah Bakal Ubah Skema Subsidi Listrik
Erick menegaskan, Kementerian BUMN akan mendukung subsidi langsung ke masyarakat. Dukungan itu sama halnya diusulkan anggota legislatif atau DPR RI dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Hanya saja, Erick menekankan, kepastian data penerima subsidi secara riil menggambarkan kelompok masyarakat yang harus dan tidak dalam menerim bantuan tersebut.
"Saya rasa kami di BUMN malah sangat mendukung itu, dan tentu harus dipastikan memang bahwa masyarakat kaya, masyarakat mampu ya tidak perlu disubsidi, yang perlu disubsidi ya memang yang perlu disubsidi," ungkapnya.
Erick Thohir juga memastikan transformasi bisnis PLN memberi kemanfaatan pelayanan listrik di masyarakat. Salah satunya subsidi listrik. Langkah konkrit transformasi PLN dilakukan melalui pembentukan holding dan subholding perseroan.
"Tujuannya ke sana, karena itu dengan digitalisasi akan membuka grey area atau keabu-abuan yang selama ini justru dimanfaatkan oleh banyak pihak dengan istilah pengambilan keuntungan sepihak," ujar Erick, dikutip melalui pernyataannya, di Jakarta, Kamis (20/1/2022).
Baca Juga: Siap-siap, Pemerintah Bakal Ubah Skema Subsidi Listrik
Erick menegaskan, Kementerian BUMN akan mendukung subsidi langsung ke masyarakat. Dukungan itu sama halnya diusulkan anggota legislatif atau DPR RI dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Hanya saja, Erick menekankan, kepastian data penerima subsidi secara riil menggambarkan kelompok masyarakat yang harus dan tidak dalam menerim bantuan tersebut.
"Saya rasa kami di BUMN malah sangat mendukung itu, dan tentu harus dipastikan memang bahwa masyarakat kaya, masyarakat mampu ya tidak perlu disubsidi, yang perlu disubsidi ya memang yang perlu disubsidi," ungkapnya.
Erick Thohir juga memastikan transformasi bisnis PLN memberi kemanfaatan pelayanan listrik di masyarakat. Salah satunya subsidi listrik. Langkah konkrit transformasi PLN dilakukan melalui pembentukan holding dan subholding perseroan.
Lihat Juga :