Hartanya Lampaui Bill Gates, Andrew Carnegie Bebaskan Filipina dari Jajahan Spanyol

Kamis, 20 Januari 2022 - 15:09 WIB
loading...
Hartanya Lampaui Bill...
Andrew Carnegie, namanya abadi sebagai orang terkaya sekaligus dermawan di muka bumi. FOTO/Shutterstock
A A A
JAKARTA - Jauh sebelum Bill Gates , ada miliarder kaya raya bernama Andrew Carnegie yang hartanya terus menggunung sampai sekarang. Miliuner tanpa tanding di zamannya ini dikenal punya sifat yang sangat dermawan.

Bahkan kala itu, Carnegie sebagai salah satu manusia yang berhasil membantu Filipina keluar dari jajahan Spanyol. Mengutip laman Carnegie Corporation of New York, Carnegie merupakan pengusaha industri yang dijuluki sebagai Bapak Filantropi Modern. Ia adalah industrialis terkaya yang lahir pada 1835 di Inggris.

Lahir di kota Dunfermline yang terkenal sebagai produsen linen halus, praktis membuat keluarga Carnegie juga berprofesi sebagi pembuat tenun. Namun, era industrialisasi yang merajalela membuat usaha tenun rumahan usang dan mengalami penurunan pamor.

Baca Juga: Harta Kekayaan Hakim PN Surabaya yang Ditangkap KPK Capai Rp2,1 M

Keluarga Carnegie akhirnya memutuskan untuk bermigrasi ke Pennsylvania, Amerika Serikat dan menetap di sana. Sejak usianya menginjak 13 tahun, Carnegie memang sudah gemar bekerja. Ia pernah menjadi karyawan di sebuah pabrik kapas dan bertugas membawa bahan baku ke pekerja untuk ditenun. Dari hasil kerjanya itu, ia memperoleh upah 1,20 dolar AS per minggu.

Setahun kemudian, Carnegie ditawari bekerja di perusahaan telegraf lokal. Meskipun awalnya tak mengerti, namun ia berusaha sebisa mungkin untuk belajar dan memahami telegraf. Di usia 24 tahun, Carnegie sudah dipercaya sebagai pengawas perusahaan di Pennsylvania Railroad. Semakin terlihat bahwa Carnegie adalah sosok ambisius yang tak pernah lelah belajar.

Kariernya semakin cemerlang, harta yang ia miliki pun melimpah. Namun, Carnegie tak ingin menghabiskan uangnya itu secara percuma. Di umur 30 tahun, Carnegie sudah memiliki banyak bisnis, seperti kapal uap, rel kereta api, usaha besi, dan sumur minyak.

Dirinya juga terlibat dalam produksi baja dan mendirikan Carnegie Steel Corporation. Perusahaannya itu kemudian menjadi bisnis manufaktur baja raksasa di dunia. Kekayaan bersihnya mencapai USD372 miliar.

Ketika menikah pada tahun 1887 oleh Louise Whitfield, Carnegie membuat perjanjian pranikah. Isinya, ia akan memberikan seluruh harta kekayaannya untuk kegiatan kemanusiaan. Carnegie menyatakan bahwa kekayaan yang ia miliki sejatinya digunakan untuk membantu menciptakan kesejahteraan orang lain.

Pernyataan Carnegie ini terkenal hingga ke seantero dunia. Namanya pun kian disanjung sebagai Bapak Filantropi era modern.

Baca Juga: 160 Juta Orang Jatuh Miskin Akibat Pandemi, Tapi Harta Orang Kaya Naik 2 Kali Lipat

Melansir IDX Channel, Carnegie menjual perusahaan besarnya itu kepada JP Morgan seharga 480 juta dolar AS di tahun 1901. Ia juga memiliki kekayaan sekitar 230 juta dolar AS obligasi emas, yang disimpannya di bank New Jersey selama bertahun-tahun.

Dengan kekayaannya itu, Carnegie mendirikan perpustakaan, sekolah, perguruan tinggi, dan organisasi nirlaba. Bahkan, dia juga menyelamatkan orang-orang Filipina dari imperialisme AS. Carnegie menggelontorkan dana hingga 20 juta dolar AS demi mewujudkan hal itu.

Carnegie meninggal pada 1919 di Massachusetts, AS. Namanya abadi sebagai orang terkaya sekaligus dermawan di muka bumi. "Tidak ada orang yang bisa menjadi kaya, tanpa dirinya memperkaya orang lain," begitu kalimat terkenal dari Carnegie.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
Gaya Hidup Miliarder,...
Gaya Hidup Miliarder, Begini Cara Keluarga Trump Membelanjakan Hartanya
Trump Bawa Pasukan Miliarder...
Trump Bawa Pasukan Miliarder Terkaya Rp15.097 Triliun ke China, Apa Misinya ke Beijing?
Daftar Teratas Keluarga...
Daftar Teratas Keluarga Arab Terkaya di 2026, Dinasti Asal UEA Punya Harta Rp296,3 Triliun
Gara-gara AI, Jumlah...
Gara-gara AI, Jumlah Miliarder Dunia Bakal Meledak 25%! Anda Termasuk?
Ambil Langkah Berani,...
Ambil Langkah Berani, Thailand dan Filipina Justru Turunkan Harga Solar
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Rekomendasi
Padi Reborn hingga Mahalini...
Padi Reborn hingga Mahalini Bakal Hibur Warga pada Puncak HUT Jakarta
Menpora Erick Kecam...
Menpora Erick Kecam Pelecehan Seksual terhadap Atlet Menembak, Tegaskan Dukungan bagi Korban
Arus Peti Kemas Bandar...
Arus Peti Kemas Bandar Lampung Sepanjang 2026 Alami Peningkatan Signifikan
Berita Terkini
Kapitalisasi Pasar Tembus...
Kapitalisasi Pasar Tembus Rp2,74 Triliun, CST Token Pacu Pengembangan Infrastruktur Digital
BPDP Unjuk Gigi Tampilkan...
BPDP Unjuk Gigi Tampilkan Produk Turunan Kakao EastFood Indonesia 2026
8 Bank Bangkrut Sepanjang...
8 Bank Bangkrut Sepanjang Januari-Juni 2026, Ini Daftarnya
Kantongi Pendanaan USD11,3...
Kantongi Pendanaan USD11,3 Juta, FLOQ Pacu Integrasi Teknologi Blockchain
Tanpa Kompensasi, Harga...
Tanpa Kompensasi, Harga Asli Pertamax Tembus Rp20.000 per Liter
Pacu Sektor Pariwisata,...
Pacu Sektor Pariwisata, TikTok GO Integrasikan Konten Kreator dengan Sistem Pemesanan Tiket
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved