Sri Mulyani: Kontribusi Ekonomi Sektor Kelautan Baru 2,8%
Sabtu, 22 Januari 2022 - 14:00 WIB
loading...
Menteri Kuangan Sri Mulyani. FOTO/ANTARA
A
A
A
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menerima kunjungan dari Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Trenggono. Keduanya membahas potensi sumber daya laut yang besar tapi belum dimanfaatkan secara optimal.
"Kemarin sore, saya dan tim Kemenkeu menerima kunjungan Menteri KKP @swtrenggono membahas potensi sumber daya laut Indonesia," ujar Sri dalam akun Instagram resminya @smindrawati di Jakarta, Sabtu (22/1/2022).
Baca Juga: Dampak Varian Delta Engga Main-main, Sri Mulyani Ungkap Tagihan Perawatan Pasien Covid-19
Dia menyayangkan dengan 62% wilayah Indonesia adalah laut, namun kontribusi ekonomi (PDB) sangat kecil hanya 2,8%. Juga share produk ikan dalam total perdagangan dunia hanya 3,5%. Kesejahteraan nelayan, menurut dia, juga masih harus diperbaiki.
"Saya mendukung upaya @swtrenggono dan Kementerian KKP untuk melakukan perbaikan kebijakan, regulasi dan tata kelola di Kelautan Kemaritiman dan Perikanan Indonesia. Sehingga potensi laut Indonesia dapat menjadi sumber kesejahteraan yang dinikmati Nelayan dan rakyat Indonesia," ungkap Sri.
"Kemarin sore, saya dan tim Kemenkeu menerima kunjungan Menteri KKP @swtrenggono membahas potensi sumber daya laut Indonesia," ujar Sri dalam akun Instagram resminya @smindrawati di Jakarta, Sabtu (22/1/2022).
Baca Juga: Dampak Varian Delta Engga Main-main, Sri Mulyani Ungkap Tagihan Perawatan Pasien Covid-19
Dia menyayangkan dengan 62% wilayah Indonesia adalah laut, namun kontribusi ekonomi (PDB) sangat kecil hanya 2,8%. Juga share produk ikan dalam total perdagangan dunia hanya 3,5%. Kesejahteraan nelayan, menurut dia, juga masih harus diperbaiki.
"Saya mendukung upaya @swtrenggono dan Kementerian KKP untuk melakukan perbaikan kebijakan, regulasi dan tata kelola di Kelautan Kemaritiman dan Perikanan Indonesia. Sehingga potensi laut Indonesia dapat menjadi sumber kesejahteraan yang dinikmati Nelayan dan rakyat Indonesia," ungkap Sri.
Lihat Juga :