Karl Axel Arrhenius, Penemu Pertama Kali Rare Earth Harta Karun di Lumpur Lapindo

Sabtu, 22 Januari 2022 - 19:14 WIB
loading...
Karl Axel Arrhenius,...
Karl Axel Arrhenius, penemu pertama kali rare earth atau logam tanah jarang. FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Kelompok unsur logam tanah jarang atau rare earth pertama kali ditemukan pada tahun 1787 oleh seorang letnan angkatan bersenjata Swedia bernama Karl Axel Arrhenius yang mengumpulkan mineral ytteribite dari tambang feldspar dan kuarsa di dekat Desa Ytterby, Swedia. Dikutip dari USGS Mineral Resource Program, unsur mineral tanah jarang yang ditermukan Karl, berhasil dipisahkan oleh J. Gadoli pada tahun 1794.

Baca Juga: Mengenal Rare Earth, Harta Karun Super Langka di Lumpur Lapindo yang Diburu Dunia

Dari hasil temuan itu sejumlah ilmuwan berhasil menemukan unsur lain. Tahun 1804 Klaproth dan timnya berhasil menemukan ceria yang merupakan bentuk oksida dari cerium. Tahun 1828, Belzerius menemukan thoria dari mineral thorit. Tahun 1842 Mosander memisahkan senyawa bernama yttria menjadi tiga macam unsur melalui pengendapan fraksional menggunakan asam oksalat dan hidroksida, unsur-unsur tersebut yttria, terbia, dan erbia.

Pada 1878 kemudian Boisbaudran menemukan samarium. Tahun 1885, Welsbach memisahkan praseodymium dan neodymium yang terdapat pada samarium. Lalu, Boisbaudran tahun 1886 mendapatkan gadolinium dari mineral ytterbia yang diperoleh J.C.G de Marignac tahun 1880.

Ytterbia yang diperoleh Marignac, pada tahun 1907 mampu dipisahkan oleh L de Boisbaudran menjadi neoytterium dan lutecium. P.T. Cleve memisahkan tiga unsur dari erbia dan terbia yang dimiliki Marignac, diperoleh erbium, holminium dan thalium, sementara L de Boisbaudran memperoleh unsur lain dinamai dysporsia.

Baca Juga: Selain Lapindo, Harta Karun Super Langka Ada di Daerah Ini

Temuan berbagai unsur/logam tanah jarang tersebut kini berada di cebakan lumpur Lapindo. Berbagai unsur yang terkandung dalam logam tanaha jarang tersebut kini menjadi incaran dunia sebagai bahan dasar untuk kebutuhan teknologi tinggi baik di bidang militer, luar angkasa hingga kendaraan listrik.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Daftar Negara dengan...
Daftar Negara dengan Cadangan Mineral Tanah Jarang Terbesar Dunia, Ada Tetangga Indonesia
Ketegangan Geopolitik...
Ketegangan Geopolitik Ubah Arus Ekspor Tanah Jarang China dari AS ke Eropa
Ambisi Trump Caplok...
Ambisi Trump Caplok Greenland Bakal Ubah Peta Energi Dunia? Ada Harta Karun Minyak Miliaran Barel
Harta Karun Tanah Jarang...
Harta Karun Tanah Jarang AS Dilirik Taiwan, Termasuk Proyek Trump?
Indonesia Masuk Fase...
Indonesia Masuk Fase Baru Industri Mineral Kritis lewat Kemitraan Rare Earth Internasional
Kelola Logam Tanah Jarang,...
Kelola Logam Tanah Jarang, Danantara Bentuk Perminas jadi BUMN Baru
Ilmuwan Bikin Roti dengan...
Ilmuwan Bikin Roti dengan Ragi dari Kulit Mumi Berusia 5.300 Tahun
Bea Cukai Pangkal Pinang...
Bea Cukai Pangkal Pinang Sebut 15 Kontainer PMM Telah Memenuhi Syarat
China Blakblakan Targetkan...
China Blakblakan Targetkan Sekutu Utama AS di Asia, Begini Caranya
Rekomendasi
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Berita Terkini
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved