Kelola Logam Tanah Jarang, Danantara Bentuk Perminas jadi BUMN Baru

Selasa, 03 Februari 2026 - 20:48 WIB
loading...
Kelola Logam Tanah Jarang,...
BPI Danantara membentuk Perusahaan Mineral Nasional (Perminas) untuk mengelola komoditas pertambangan logam tanah jarang. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) membentuk Perusahaan Mineral Nasional (Perminas). BUMN anyar ini digadang-gadang bakal mengelola sejumlah komoditas pertambangan, yang tak disentuh korporasi pelat merah lainnya.

CEO Danantara, Rosan Roeslani, menyampaikan bahwa Perminas yang dibentuk beberapa waktu lalu bakal difokuskan pada pengelolaan komoditas tanah jarang atau rare earth. Komoditas ini dianggap mempunyai prospek signifikan seperti kelompok mineral kritis lainnya. "Memang Perminas ini peruntukannya untuk tanah jarang atau rare earth," ujar Rosan di Kompleks DPR RI Senayan, Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Baca Juga: Guncang Dominasi China, Tambang Greenland Temukan Cadangan Logam Tanah Jarang Strategis Baru

Menurut Rosan, pendirian Perminas mengikuti skema pengelolaan mineral lain yang telah lebih dulu berjalan melalui sistem holding dan anak perusahaan di sektor pertambangan. Ia merujuk seperti komoditas batu bara yang dikelola PT Bukit Asam. Lalu, ada komoditas nikel yang dioleh Vale sampai emas yang digarap oleh BUMN Antam.

Dengan demikian, Perminas dibentuk untuk menjalankan peran serupa, namun dengan fokus khusus pada pengembangan komoditas tanah jarang. Meski begitu, Perminas tidak berada di bawah MIND ID, melainkan berdiri sebagai entitas yang langsung berada di bawah Danantara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Naik Tembus Rp8.030 Triliun di Akhir Mei 2026
Purbaya Cerita Momen...
Purbaya Cerita Momen Bertemu S&P untuk Pertahankan Peringkat Utang RI
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
Dirut PTPN I Beberkan...
Dirut PTPN I Beberkan Lima Pilar Industri Perkebunan
Pemerintah Bakal Bangun...
Pemerintah Bakal Bangun Pusat Finansial di Bali, PP Ditargetkan Rampung Agustus
Prabowo Luncurkan BBM...
Prabowo Luncurkan BBM Baru B50 Pertama di Indonesia
10 Danau Terjernih di...
10 Danau Terjernih di Dunia, Nomor 7 dari Indonesia
BPDP Dukung Penguatan...
BPDP Dukung Penguatan Kemitraan Sawit Indonesia dengan Rusia
Terungkap, Gempa Dahsyat...
Terungkap, Gempa Dahsyat Sumatra Sebabkan Singapura Tenggelam Secara Bertahap
Rekomendasi
JPU Tolak Permohonan...
JPU Tolak Permohonan PK Nikita Mirzani Terkait Kasus ITE dan TPPU
KHBS Terus Diperluas,...
KHBS Terus Diperluas, Puluhan Ribu Warga Pulang Pisau Ditargetkan Nikmati Bantuan hingga Kuliah Gratis
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
Berita Terkini
Harga Serat Naik, Pemilik...
Harga Serat Naik, Pemilik Brand Lokal Mulai Menghitung Ulang Pilihan Kainnya
Hadapi Ancaman El Nino...
Hadapi Ancaman El Nino 2026, Pekebun Sawit Wajo Dilatih Strategi Adaptasi Cuaca Ekstrem
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Naik Tembus Rp8.030 Triliun di Akhir Mei 2026
Purbaya soal Dugaan...
Purbaya soal Dugaan Markup Pikap Kopdes Merah Putih: Lolos Audit Baru Saya Bayar
Bittime Kantongi Izin...
Bittime Kantongi Izin Perdagangan Futures Pertama di Era Pengawasan Kripto OJK
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp20.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya Hari Ini
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved