5 Kunci Menuju Perusahaan Sukses di Masa Depan

Minggu, 23 Januari 2022 - 20:13 WIB
loading...
5 Kunci Menuju Perusahaan...
Transformasi digital jadi salah satu kunci sukses dunia usaha di masa depan. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Managing Director Oracle Indonesia Davian Omas mencatat, setidaknya ada lima kunci utama yang diperlukan sebuah perusahaan dalam menciptakan kesuksesan di masa depan. Pertama menurut statistik, organisasi di seluruh dunia akan menghabiskan USD1,78 triliun untuk cloud dan inisiatif “ transformasi digital ” lainnya di tahun 2022.

Baca juga: Sambut 2022, Transformasi Digital Peruri Bakal Lebih Matang

Pergeseran ke komputasi awan atau cloud, termasuk teknologi otonom itu sangat penting. Di sektor swasta, sudah ada satu atau lebih digital cloud-centric di setiap industri, baik itu ritel, media, hiburan, perjalanan, pendidikan, logistik, layanan keuangan, perawatan kesehatan, elektronik konsumen, atau transportasi.

Semakin banyak kita mendengar dari pelanggan tentang cloud yang telah meringankan pekerjaan teknis, seperti untuk keamanan sistem, pemeliharaan dan lainnya, sehingga mereka akan dapat lebih fokus pada pengembangan produk dan layanan digital yang unik dan menguntungkan.

Selain itu, sudah jelas bahwa cloud adalah fasilitator bisnis berbasis data, yang menghadirkan alat baru (kecerdasan buatan) AI dan mengadakan pembelajaran mesin (ML) dengan hanya menggunakan ujung jari namun dapat membawa perubahan signifikan pada bisnis.

Kedua Machine Learning (ML) dan Artifical Inteligent (AI) akan menjadi kompetensi inti bagi perusahaan digital terkemuka. Dengan besarnya data yang ada saat ini, perusahaan terus tenggelam dalam data, algoritme ML dan AI di lain sisi menjadi penyelamat, membantu perusahaan menganalisa dan terus mengambil pelajaran dari data tersebut untuk meningkatkan pengambilan keputusan serta menginformasikan berbagai tindakan selanjutnya. Sehingga yang diperlukan adalah keterampilan.



Ketiga pelanggan dan pihak lain akan mengevaluasi perusahaan melalui lensa keberlanjutan (sustainability). Saat pelanggan membeli barang dan jasa, mengukur calon pemberi kerja dan bahkan berinvestasi di saham, orang-orang dari segala usia akan semakin mengevaluasi rekam jejak dan komitmen keberlanjutan perusahaan.

Sebab perusahan akan diminta bertanggung jawab untuk mengurangi emisi karbon. Untuk itu beralih ke sumber energi terbarukan, mengalihkan limbah dari tempat pembuangan sampah, menjadi praktik terbaik lingkungan lainnya.

Keempat pengusaha yang tidak menyesuaikan pengembangan karier dan praktik perekrutan karyawan dengan dunia pascapandemi akan tertinggal dari perusshaan yang melakukannya.

Mempekerjakan dan mempertahankan orang-orang yang terampil dan berbakat terus menjadi prioritas No. 1 dari hampir setiap perusahaan.

Namun "pengunduran diri’ yang dipicu oleh pandemi global menunjukkan bahwa pada tahun 2022 para pemberi kerja akan mendapatkan pekerjaan yang sesuai untuk lebih proaktif dalam memetakan jalur karier untuk orang-orang perusahaan yang paling berharga dan bersedia mendengarkan kekhawatiran mereka tentang keseimbangan kehidupan kerja, fleksibilitas tempat kerja, dan masalah lainnya.

Kelima disrupsi rantai pasokan akan menjadi “tidak pernah normal” yang memaksa perencana rantai pasokan untuk menilai kembali prioritas perusahaan dan bagaimana mereka menerapkan teknologi manajemen rantai pasokan (SCM) terbaru, karena "tidak pernah normal" menjadi normal baru.

Baca juga: Mark Magsayo Rampas Sabuk WBC Gary Russell, Penerus Manny Pacquiao

Sebagai contoh, dulu sistem inventaris yang "tepat waktu" adalah praktik terbaik pra-pandemi bagi sebagian besar perusahaan. Saat ini inventaris dengan "persediaan yang aman" atau apa yang dikenal sebagai manajemen inventaris "berjaga-jaga" dianggap sebagai hal yang praktik yang normal saat ini.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Satu Seperempat Abad...
Satu Seperempat Abad Menjaga Kepercayaan, Pegadaian Konsisten Hadirkan Layanan Terdepan untuk Negeri
BRImo Raih Penghargaan...
BRImo Raih Penghargaan Digital Innovation in Business Transformation di Ajang Digital Innovation Awards 2026
Solusi Logistik Modern:...
Solusi Logistik Modern: Kunci Sukses Bisnis Tekan Biaya dan Efisiensi Operasional
Data Center jadi Fondasi...
Data Center jadi Fondasi Penting di Tengah Pertumbuhan Digitalisasi
Hadirkan Platform Sovereign...
Hadirkan Platform Sovereign Cloud Berbasis Kubernetes untuk Indonesia
Jaga Pertumbuhan Bisnis...
Jaga Pertumbuhan Bisnis dan Transformasi, BRI Life Unjuk Gigi di Digital Forum 2026
Unsoed Gandeng IDCloudHost...
Unsoed Gandeng IDCloudHost Bangun Private Cloud, Perkuat Kedaulatan Data Kampus
Lewat Indonesia Tech...
Lewat Indonesia Tech Sovereignty Forum 2026, Telkom Kokohkan Fondasi Digital Nasional
Akselerasi Efisiensi,...
Akselerasi Efisiensi, Telkom Solution Siap Kawal Transformasi Digital BUMN
Rekomendasi
Confeti Love hingga...
Confeti Love hingga Moonlit Blush, Ini Makna di Balik Pendant Koleksi Baru Nagita Slavina x ISAGO
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Tembus 40 Juta Views,...
Tembus 40 Juta Views, Adu Mekanik Sound Jadi Konten Paling Berkesan bagi Yongshun
Berita Terkini
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
Infografis
5 Madrasah Tertua di...
5 Madrasah Tertua di Indonesia, Pelopor Pendidikan Islam Modern
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved