LPG Diganti DME Batu Bara, Hemat Subsidi Rp7 Triliun
Senin, 24 Januari 2022 - 21:38 WIB
loading...
DME hemat subsidi LPG hingga impor. FOTO/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memastikan perusahaan pelat merah berkomitmen mengakselerasi proyek hilirisasi batu bara menjadi dimetil eter (DME) atau gasifikasi batu bara.
Pasalnya, proyek gasifikasi batu bara yang dilakukan PT Pertamina (Persero), PT Bukit Asam Tbk. (PTBA), dan Air Products & Chemicals Inc. (APCI) dapat mengurangi subsidi LPG sebesar Rp 7 triliun per tahun dan memperbaiki neraca perdagangan Indonesia.
Hal tersebut disampaikan Erick saat mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan groundbreaking proyek gasifikasi batu bara di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, Senin (24/1/2022).
Baca Juga: RI Krisis Batu Bara, Bagaimana Nasib Proyek Gasifikasi?
Erick menegaskan, BUMN mendukung penuh arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang terus mendorong gasifikasi baru bara. Tujuannya, mengurangi ketergantungan pada impor Liquid Petroleum Gas (LPG) dan penguatan energi hijau Indonesia.
Pasalnya, proyek gasifikasi batu bara yang dilakukan PT Pertamina (Persero), PT Bukit Asam Tbk. (PTBA), dan Air Products & Chemicals Inc. (APCI) dapat mengurangi subsidi LPG sebesar Rp 7 triliun per tahun dan memperbaiki neraca perdagangan Indonesia.
Hal tersebut disampaikan Erick saat mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan groundbreaking proyek gasifikasi batu bara di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, Senin (24/1/2022).
Baca Juga: RI Krisis Batu Bara, Bagaimana Nasib Proyek Gasifikasi?
Erick menegaskan, BUMN mendukung penuh arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang terus mendorong gasifikasi baru bara. Tujuannya, mengurangi ketergantungan pada impor Liquid Petroleum Gas (LPG) dan penguatan energi hijau Indonesia.
Lihat Juga :