Antisipasi Kemarau, GP3A Tompo Balang Pangkep Percepat Tanam
Kamis, 11 Juni 2020 - 18:48 WIB
loading...
A
A
A
Untuk mendukung dan mengimplementasikan program ketahanan pangan, Pusat Penyuluhan Pertanian Kementerian Pertanian yang didukung oleh World Bank (WB) dan Asian Infrastructure Invesment Bank (AIIB) melakukan Proyek Modernisasi Irigasi dan Rehabilitasi Irigasi (SIMURP).
Arah kegiatan difokuskan pada Climate Smart Agriculture (CSA) atau pertanian cerdas iklimdengan tujuan untuk meningkatkan produksi dan produktifitas, meningkatnya pengetahuan dan ketrampilan petani dalam penerapan pertanian cerdas iklim, mengurangi resiko gagal panen, mengurangi efek gas rumah kaca, dan meningkatkan pendapatan petani di Daerah Irigasi (DI).
Salah satu lokasi Proyek SIMURP di Sulawesi Selatan ada di Kabupaten Pangkajene Kepulauan. Implementasinya berupa pengembangan tanaman padi melalui gerakkan percepatan tanam padi seluas 50 ha varietas Impari 42.
Percepatan dilaksanakan 4 kelompok tani (poktan), yaitu Poktan Balange, Poktan Maccora Walie, Poktan Beringin Mas, dan Poktan Mattampa Walie yang tergabung dalam Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai air (GP3A) Tompo Balang. GP3A ini berada di DI Tabo-tabo Desa Samalewa. Kostratani Kecamatan Bungoro merupakan wilayah keraj binaan Bintang Maraja,SP sebagai penyuluh pertanian.
Ketua GP3A H.A. Said Sikki mengatakan, kelompoknya berupaya untuk menerapkan sistem pertanian modern, terpadu dan ramah lingkungan. Inovasi teknologi yang diterapkan adalah menerapkan prinsip-prinsip Climate Smart Agriculture (CSA) atau pertanian cerdas iklim yaitu penggunaan input produksi berbasis kimia serendah mungkin.
Arah kegiatan difokuskan pada Climate Smart Agriculture (CSA) atau pertanian cerdas iklimdengan tujuan untuk meningkatkan produksi dan produktifitas, meningkatnya pengetahuan dan ketrampilan petani dalam penerapan pertanian cerdas iklim, mengurangi resiko gagal panen, mengurangi efek gas rumah kaca, dan meningkatkan pendapatan petani di Daerah Irigasi (DI).
Salah satu lokasi Proyek SIMURP di Sulawesi Selatan ada di Kabupaten Pangkajene Kepulauan. Implementasinya berupa pengembangan tanaman padi melalui gerakkan percepatan tanam padi seluas 50 ha varietas Impari 42.
Percepatan dilaksanakan 4 kelompok tani (poktan), yaitu Poktan Balange, Poktan Maccora Walie, Poktan Beringin Mas, dan Poktan Mattampa Walie yang tergabung dalam Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai air (GP3A) Tompo Balang. GP3A ini berada di DI Tabo-tabo Desa Samalewa. Kostratani Kecamatan Bungoro merupakan wilayah keraj binaan Bintang Maraja,SP sebagai penyuluh pertanian.
Ketua GP3A H.A. Said Sikki mengatakan, kelompoknya berupaya untuk menerapkan sistem pertanian modern, terpadu dan ramah lingkungan. Inovasi teknologi yang diterapkan adalah menerapkan prinsip-prinsip Climate Smart Agriculture (CSA) atau pertanian cerdas iklim yaitu penggunaan input produksi berbasis kimia serendah mungkin.
Lihat Juga :