Usia 30 Punya Duit Rp31 Triliun, Ini Profil Pendiri Toko NFT OpenSea

Selasa, 25 Januari 2022 - 14:32 WIB
loading...
Usia 30 Punya Duit Rp31...
Pendiri OpenSea Alex Atallah (kiri) dan Devin Finzer. Foto/Forbes
A A A
JAKARTA - Fenomena NFT (Non-Fungible Token) yang mencuat di Indonesia seiring viralitas NFT selfie Ghozali turut mendongkrak popularitas OpenSea.

Para pendiri startup OpenSea pun sukses menjadi miliarder setelah mendapat putaran pendanaan baru pada awal tahun 2022 ini. Nilai perusahaan lokapasar daring (online marketplace) itu pun lompat menjadi USD13,3 miliar dari sebelumnya USD1,5 miliar pada enam bulan lalu.

Melansir Forbes, Selasa (25/1/2022), pendiri OpenSea Devin Finzer dan Alex Atallah masing-masing mengantongi kekayaan sekira USD2,2 miliar atau setara Rp31,5 triliun menurut perkiraan Forbes, dengan perkiraan kepemilikan 18,5% saham di OpenSea.

Baca juga: Raffi Ahmad Mau Jual Foto Bareng Mantan Pacar di NFT, Luna Maya: Kalau Laku Bagi Hasil

Didirikan pada Desember 2017, perusahaan rintisan yang bermarkas di New York, Amerika Serikat (AS) itu tergolong pemain awal di pasar NFT.

Sebagai catatan, NFT merupakan semacam file komputer yang digunakan untuk melacak kepemilikan aset digital unik seperti seni, musik dan bahkan kartu olahraga virtual, pada buku besar yang dikenal sebagai blockchain.

OpenSea menyebut dirinya sebagai platform peer-to-peer di mana pengguna dapat membuat, membeli, dan menjual semua jenis NFT, dengan imbalan potongan sebesar 2,5% dari setiap transaksi penjualan.

Baca juga: OpenSea Ternyata Metaverse Paling Cepat Jadikan Pengguna Kaya Raya

Finzer dan Atallah berusia sekitar 30 tahun dan telah lama mengakrabi teknologi. Finzer yang saat ini menjabat CEO OpenSea dibesarkan di Bay Area. Mengenyam pendidikan di Brown University dan bekerja sebagai insinyur perangkat lunak di Pinterest.

Pada tahun 2015, dia mendirikan startup pertamanya berupa mesin pencari bernama Claimdog dan setahun kemudian menjualnya ke Credit Karma dengan nilai yang dirahasiakan.

Sedangkan Atallah merupakan Chief Technology Officer (CTO) OpenSea kelahiran Colorado. Dia menjadi ahli spreadsheet sejak usia muda.

Mengutip profilnya di LinkedIn, saat menjadi mahasiswa di Stanford, Atallah bekerja di Palantir, dan setelah lulus bekerja di startup Silicon Valley, Zugata dan Whatsgoodly.

Pada Januari 2018, keduanya bekerja sama untuk akselerator startup Y Combinator dengan ide untuk membayar pengguna crypto untuk membagikan hotspot Wi-Fi mereka.

Namun, CryptoKitties, kucing virtual kartun yang merupakan salah satu contoh NFT paling awal menangkap imajinasi mereka. Finzer dan Atallah pun gerak cepat meluncurkan OpenSea dan pindah ke New York.

Sejak awal, OpenSea telah mengumpulkan lebih dari USD420 juta dari investor, menurut data dari PitchBook. Adapun pengumpulan pendanaan seri C senilai USD300 juta yang diumumkan Selasa (4/1/2022) dipimpin oleh perusahaan modal ventura Paradigm and Coatue.



OpenSea membeberkan rencana untuk meningkatkan jumlah karyawan dengan fokus pada tim untuk meningkatkan aspek “kepercayaan dan keamanan”. Selain itu, berinvestasi dalam membuat produknya lebih mudah diakses oleh khalayak lebih luas.

OpenSea menghadapi persaingan yang meningkat, termasuk dari raksasa crypto Coinbase, yang pada bulan Oktober mengumumkan rencana untuk meluncurkan pertukaran NFT sendiri. Kritikus juga menyebut risiko penipuan dan penipuan di dunia NFT.

Pada September, Finzer meminta kepala produk OpenSea mengundurkan diri setelah kedapatan membeli NFT sesaat sebelum ditayangkan di pasar.

Kemudian, baru pekan lalu, sebuah galeri seni New York mengklaim bahwa NFT senilai USD2,2 juta telah dicuri dari galerinya dan terdaftar di OpenSea.

Kejadian-kejadian tersebut tentunya harus disikapi agar isu keamanan tidak melebar dan merusak kepercayaan pengguna. Manakala perusahaan dapat menavigasi perairan yang berombak, kekayaan yang lebih besar ada di cakrawala.

Menurut data yang dilacak oleh DappRadar, sekitar USD23 miliar NFT dipertukarkan secara virtual pada 2021, dan pasar baru saja dimulai.

“Visi kami adalah menjadi tujuan bagi ekonomi digital terbuka baru ini untuk berkembang,” ucap Finzer dalam pernyataan melalui email.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beri Pengalaman Unik...
Beri Pengalaman Unik Mendapatkan NFT di Tengah Membaiknya Pasar Kripto
Budaya Bali Dirilis...
Budaya Bali Dirilis di NFT Collection Paths to Alango, Angela Tanoesoedibjo: Memberi Nilai & Melindungi Budayawan
Kikis Skeptisisme Generasi...
Kikis Skeptisisme Generasi Muda terhadap Instrumen Investasi Kripto, Pintu Geber Edukasi di Kampus
Perusahaan Blockchain...
Perusahaan Blockchain di Bali Kolaborasi Bangun 500 Rumah untuk Keluarga Tak Mampu
Industri GameFI Bernilai...
Industri GameFI Bernilai USD2,8 Miliar Diyakini Jadi Kunci Ekonomi Asia
Ini Alasan OJK Anti-Kripto...
Ini Alasan OJK Anti-Kripto dan NFT
Misbakhun Dorong Tokenisasi...
Misbakhun Dorong Tokenisasi RWA Dongkrak Peran Masyarakat Biayai Pembangunan
Donald Trumph Siap Kenalkan...
Donald Trumph Siap Kenalkan Koin Kripto $TRUMP
Berapa Harga Tertinggi...
Berapa Harga Tertinggi Koleksi NFT Ghozali? Cek Daftarnya di Sini
Rekomendasi
Sejumlah GOR di Jakarta...
Sejumlah GOR di Jakarta Disiapkan untuk Warga Nobar Piala Dunia 2026
Trump Cari Jalan Keluar...
Trump Cari Jalan Keluar Secepatnya untuk Hindari Dampak Politik dan Ekonomi Perang Iran
Polisi Harus Usut Mendalam...
Polisi Harus Usut Mendalam Korban Perundungan dan Tersengat Listrik di Jakpus
Berita Terkini
Pertamina EP Cepu Catat...
Pertamina EP Cepu Catat Kinerja Positif, Siap Percepat Transisi Energi
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis, Segram Jadi Rp2,71 Juta
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
Bank Dunia Beri Peringatan...
Bank Dunia Beri Peringatan Keras usai Rupiah Terpuruk ke Rp18.000
Inovasi Petrokimia Gresik...
Inovasi Petrokimia Gresik Ciptakan Nilai Tambah Rp154 Miliar
Infografis
4 Miliarder Termuda...
4 Miliarder Termuda Dunia, Usia 20 Tahun Punya Harta Rp82 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved