Resmi! Produsen dan Eksportir Minyak Goreng Wajib Pasok 20% ke Domestik
Kamis, 27 Januari 2022 - 17:12 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Harga Meroket, Ternyata Pasar Minyak Goreng RI Dikuasai 4 Produsen Raksasa
"Untuk kebutuhan rumah tangga tahun ini diperkirakan adalah sebesar 3,9 juta kilo liter terdiri dari 1,2 juta kilo liter kemasan premium, kemudian 231 ribu kilo liter kemasan sederhana, lalu 2,4 juta kilo liter curah. Sementara, kebutuhan industri diperkirakan sebesar 1,8 juta kilo liter," urainya.
Sebagai informasi, harga minyak goreng bergejolak dalam beberapa tahun terakhir, di mana kenaikan harga terendus mulai Oktober 2021 dan terus melambung hingga tembus Rp20.000 per liter. Pemerintah pun lantas mengambil langkah subsidi sehingga lahir lah minyak goreng satu harga yang dibanderol Rp14.000 per liter.
Pemerintah dan pengusaha menyebut meroketnya harga minyak goreng dipengaruhi oleh kenaikan harga CPO. Di sisi lain, berdasarkan hasil penelitian Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), terlihat adanya sinyal praktik kartel yang menyebabkan melonjaknya harga minyak goreng di pasaran.
"Untuk kebutuhan rumah tangga tahun ini diperkirakan adalah sebesar 3,9 juta kilo liter terdiri dari 1,2 juta kilo liter kemasan premium, kemudian 231 ribu kilo liter kemasan sederhana, lalu 2,4 juta kilo liter curah. Sementara, kebutuhan industri diperkirakan sebesar 1,8 juta kilo liter," urainya.
Sebagai informasi, harga minyak goreng bergejolak dalam beberapa tahun terakhir, di mana kenaikan harga terendus mulai Oktober 2021 dan terus melambung hingga tembus Rp20.000 per liter. Pemerintah pun lantas mengambil langkah subsidi sehingga lahir lah minyak goreng satu harga yang dibanderol Rp14.000 per liter.
Pemerintah dan pengusaha menyebut meroketnya harga minyak goreng dipengaruhi oleh kenaikan harga CPO. Di sisi lain, berdasarkan hasil penelitian Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), terlihat adanya sinyal praktik kartel yang menyebabkan melonjaknya harga minyak goreng di pasaran.
(ind)
Lihat Juga :