Saat Jokowi Kesal, Indonesia Kaya Gas Tapi Impor LPG Jalan Terus

Jum'at, 28 Januari 2022 - 14:01 WIB
loading...
Saat Jokowi Kesal, Indonesia...
Presiden Jokowi baru-baru ini kembali menunjukkan kekesalannya lantaran beban negara terhadap impor LPG terus mengalami kenaikan. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru-baru ini kembali menunjukkan kekesalannya lantaran impor Liquefied Petroleum Gas (LPG) terus meningkat tajam. Wajar saja Jokowi kesal, karena beban impor LPG yang ditanggung negara mencapai Rp 80 triliun dengan volume 6-7 juta ton per tahun.

Mengutip data Handbook of Energy and Economic Statistics of Indonesia 2020, jumlah impor LPG nasional mencapai 6,4 juta ton pada 2020 atau sekitar 80% dari total kebutuhan LPG nasional sebesar 8,02 juta ton. Jokowi pun terbelangak melihat beban negara dari impor LPG yang jumlahnya sangat besar.

Baca Juga: Lepas dari Kecanduan Impor LPG, Penggunaan Kompor Listrik Butuh Aturan Tegas

"Memang kita ini sudah berpuluh-puluh tahun nyaman dengan impor, memang duduk di zona nyaman paling enak. Rutinitas impor terus, nggak berpikir negara dirugikan, rakyat dirugikan," kata Presiden Jokowi, belum lama ini.

Padahal, jika Indonesia bisa memanfaatkan potensi gas alam yang dimiliki, impor LPG pasti dapat ditekan bahkan dihilangkan. Berdasarkan data SKK Migas, jumlah cadangan terbukti gas alam Indonesia mencapai 42,93 triliun kaki kubik per 31 Desember 2021 lalu.

Dengan asumsi produksi 6.000 juta kaki kubik per hari, cadangan tersebut masih cukup hingga 19,6 tahun ke depan. Apalagi, jika eksplorasi gas alam terus dilakukan tentu waktunya akan semakin lama.

Baca Juga: Sepakat! RI Impor LPG dari Abu Dhabi Senilai Rp28 Triliun

Berdasarkan laporan Ditjen Migas Kementerian ESDM, pemanfaatan gas domestik sebesar 66% sisanya masih di ekspor. Kendala minimnya pemanfaatan tersebut karena infarstruktur pipa gas yang masih terbatas, sehingga pemerintah perlu melakukan percepatan pembangunan.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Biaya Logistik Menggila,...
Biaya Logistik Menggila, Pembeli Asia Batalkan Impor LPG dari AS
DME Pengganti Elpiji,...
DME Pengganti Elpiji, Jalan Keluar Impor Energi atau Beban Baru APBN?
Bahlil: Indonesia Bisa...
Bahlil: Indonesia Bisa Setop Impor LPG jika Sudah Pakai CNG 3 Kg
Pembebasan Bea Masuk...
Pembebasan Bea Masuk LPG dan Bahan Baku Plastik Berlaku 6 Bulan
Darurat, Pemerintah...
Darurat, Pemerintah Pangkas Bea Masuk LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0 Persen
Bahlil Buka Suara Soal...
Bahlil Buka Suara Soal Kenaikan Harga LPG 12 Kg: Pemerintah Hanya Jamin Gas Subsidi
Sidang Kasus Tudingan...
Sidang Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Digelar di PN Jakarta Timur
Jokowi Minta PSI Dukung...
Jokowi Minta PSI Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode, AHY: Pemilu 2029 Masih Lama
Prabowo Ucapkan Selamat...
Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun Ke-65 untuk Jokowi
Rekomendasi
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
5 Perintah Al-Quran...
5 Perintah Al-Qur'an terhadap Anak Yatim, Muslim Wajib Tahu dan Mengamalkannya
BKKBN Tekankan Peran...
BKKBN Tekankan Peran Ayah Kunci Pembentukan Karakter Anak
Berita Terkini
Insentif Motor Listrik...
Insentif Motor Listrik Ditunda Satu Bulan, Menko Airlangga: Masih Dikaji
Tokocrypto Resmi Bergabung...
Tokocrypto Resmi Bergabung ke Ekosistem ICEX Group, Proses Migrasi Lima PAKD Selesai
Gunakan MT Gamkonora,...
Gunakan MT Gamkonora, Pertamina Patra Niaga Tambah 450 Ribu Barel Minyak
Dorong SDM Unggul, IWIP-WBN...
Dorong SDM Unggul, IWIP-WBN Gandeng LPDP Kirim Mahasiswa ke China
Masa Depan Kesehatan,...
Masa Depan Kesehatan, Brantas Abipraya Pastikan Pembangunan Bank Genomik Nasional Berjalan Optimal
Stimulus Jumbo Lintas...
Stimulus Jumbo Lintas Sektor Rp26,34 Triliun Resmi Meluncur, Berikut Rincian Alokasinya
Infografis
Digoyang Pemberontakan...
Digoyang Pemberontakan Wagner, Invasi Rusia Jalan Terus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved