Wow, Harta Karun yang Terpendam di Lumpur Lapindo Lebih Mahal dari Emas dan Platina

Jum'at, 28 Januari 2022 - 16:47 WIB
loading...
Wow, Harta Karun yang Terpendam di Lumpur Lapindo Lebih Mahal dari Emas dan Platina
Temuan kandungan Logam Tanah Jarang (LTJ) atau rare earth di lumpur Lapindo menjadi perbincangan hangat. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Temuan kandungan Logam Tanah Jarang (LTJ) atau rare earth di lumpur Lapindo menjadi buah bibir. Keberadaan LTJ sebagai mineral super langka pun menambah daftar 'harta karun' energi di Indonesia.

Saking langka dan spesialnya, LTJ disebut-sebut lebih mahal dibanding logam emas dan platina. Dosen Kimia Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Airlangga (Unair) Ganden Supriyanto mengatakan, LTJ sangat berharga karena logam ini bisa digunakan dalam pengembangan berbagai teknologi.

“Logam tanah jarang ini sangat penting kaitannya pada beberapa bidang tertentu seperti bidang meterologi untuk pembuatan pesawat luar angkasa, lampu energi tinggi dan semi konduktor. Sehingga logam tersebut sangat mahal, bahkan jauh lebih mahal dibandingkan emas dan platina,” ujarnya, dikutip dari laman resmi Unair, Jumat (28/1/2022).

Baca Juga: Harta Karun di Lumpur Lapindo Tak Hanya Rare Earth, Siapa Pemiliknya?

Ganden menuturkan, LTJ dalam rumus kimia sistem periodik masuk ke dalam golongan lantanida dan aktanida. Selain itu juga kerap disebut sebagai logam transisi. Logam itu sangat penting dan memiliki harga yang cukup tinggi karena digunakan untuk teknologi tinggi seperti campuran logam pada bidang meterologi.

LTJ merupakan jenis logam lantanida dan aktinida yang meliputi beberapa logam di dalamya seperti litium, dan scandium. Logam itulah yang ditemukan di lumpur Lapindo, Sidoarjo, Jawa Timur.

Baca Juga: Ini Sebab Rare Earth di Lumpur Lapindo Disebut Harta Karun Dunia, Harganya Wow!

"Selama ini litium banyak digunakan sebagai bahan pembuatan baterai, terutama baterai mobil listrik. Temuan logam itu terhitung penting kaitannya karena ke depan semua kendaraan harus bebas emisi, sehingga mobil listrik lebih banyak digunakan," urainya.

Selain potensi dari pemanfaatan litium, scandium juga memiliki potensi tak kalah besar. Scandium banyak digunakan sebagai bahan pembuatan lampu berteknologi tinggi, karena logam scandium memiliki daya tahan yang kuat, sehingga logamnya tidak meleleh meskipun lampu tersebut memiliki watt yang sangat tinggi. Tak hanya itu, scandium juga banyak digunakan untuk semi konduktor.



“Penemuan logam tanah jarang di Lumpur Lapindo Sidoarjo memiliki potensi pemanfaatan yang sangat besar karena bernilai tinggi dan sangat penting untuk teknologi tinggi ke depan,” tandasnya.
(ind)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3468 seconds (11.210#12.26)