On Track, Proyek GRR Tuban Berhasil Serap 1220 Pekerja Lokal
Sabtu, 29 Januari 2022 - 17:14 WIB
loading...
A
A
A
“Bahkan, proyek GRR Tuban akan turut serta menggunakan bahan baku lokal dalam proses konstruksinya. Untuk menjamin kualitas TKDN, kami menggandeng PT Surveyor Indonesia (Persero) dalam melaksanakan vendor assessment proyek agar para vendor benar-benar memenuhi nilai TKDN dalam pengadaan barang yang akan diserap dalam konstruksi GRR Tuban,” kata Kadek.
On Track Kawal Proyek Strategis Nasional
Mengingat nilai strategis yang dimiliki Kilang GRR Tuban untuk menyokong ketahanan energi negeri, pihak Pertamina Rosneft berkomitmen untuk mengelola proyek ini secara on track. “Hingga akhir Desember 2021, progres proyek ini mencapai 62,77 persen dalam tahapan penyusunan desain (Front-End Engineering Design/FEED). Angka ini cukup jauh melampaui target awal yaitu sebesar 56,45 persen. Penyusunan desain teknis ini merupakan fase yang krusial dalam pembangunan kilang, karena dari FEED ini akan didapatkan desain dan spesifikasi kilang secara lengkap sebagai dasar untuk melanjutkan proyek,” tutur Kadek.
Proyek Kilang GRR Tuban adalah program pembangunan kilang minyak baru yang terintegrasi dengan kilang petrokimia guna mewujudkan ketahanan energi negeri. Selain produk BBM, Kilang GRR Tuban bertujuan menghasilkan produk petrokimia sebesar 2820 kilo ton per tahun, serta paraxylene sebesar 1300 kilo ton per tahun.
Kilang ini memiliki kapasitas pengolahan hingga 300 ribu barel per hari dan akan menjadi salah satu kilang terbesar yang dimiliki Pertamina. “Mohon dukungan para pihak dan masyarakat untuk menjaga kondusifitas proyek ini agar On Track, On Budget, On Specification, On Return dan On Regulation,” ucap Kadek. CM
On Track Kawal Proyek Strategis Nasional
Mengingat nilai strategis yang dimiliki Kilang GRR Tuban untuk menyokong ketahanan energi negeri, pihak Pertamina Rosneft berkomitmen untuk mengelola proyek ini secara on track. “Hingga akhir Desember 2021, progres proyek ini mencapai 62,77 persen dalam tahapan penyusunan desain (Front-End Engineering Design/FEED). Angka ini cukup jauh melampaui target awal yaitu sebesar 56,45 persen. Penyusunan desain teknis ini merupakan fase yang krusial dalam pembangunan kilang, karena dari FEED ini akan didapatkan desain dan spesifikasi kilang secara lengkap sebagai dasar untuk melanjutkan proyek,” tutur Kadek.
Proyek Kilang GRR Tuban adalah program pembangunan kilang minyak baru yang terintegrasi dengan kilang petrokimia guna mewujudkan ketahanan energi negeri. Selain produk BBM, Kilang GRR Tuban bertujuan menghasilkan produk petrokimia sebesar 2820 kilo ton per tahun, serta paraxylene sebesar 1300 kilo ton per tahun.
Kilang ini memiliki kapasitas pengolahan hingga 300 ribu barel per hari dan akan menjadi salah satu kilang terbesar yang dimiliki Pertamina. “Mohon dukungan para pihak dan masyarakat untuk menjaga kondusifitas proyek ini agar On Track, On Budget, On Specification, On Return dan On Regulation,” ucap Kadek. CM
(ars)
Lihat Juga :