Survei BI Tunjukkan Optimisme, Ini Strategi MNC Bank (BABP) Raih Dana Murah Lebih Besar di 2022

Senin, 31 Januari 2022 - 08:04 WIB
loading...
Survei BI Tunjukkan...
MNC Bank akan terus menggenjot pertumbuhan dana pihak ketiga. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia ( BI ) memproyeksikan dana pihak ketiga dan laju penyaluran kredit akan tumbuh positif di 2022. Hal ini tecermin dari hasil Survei Perbankan BI yang dirilis pada Jumat (21/1/2022).

Baca juga: Seminggu Ini Modal Asing yang Hengkang Tembus Rp5,34 Triliun

Pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) pada tahun 2022 berdasarkan survei tersebut diproyeksi meningkat dibandingkan tahun 2021. Hasil survei menunjukkan saldo bersih tertimbang (SBT) prakiraan penghimpunan DPK di Tahun Macan Air mencapai angka 93,8% lebih tinggi dari 2021 yang sebesar 78,5%.

"Optimisme terhadap proyeksi pertumbuhan DPK dipengaruhi oleh faktor kondisi likuiditas bank, serta meningkatnya fasilitas dan pelayanan jasa bank," dikutip dari laporan Survei Perbankan BI, Senin (31/1/2022).

Hasil survei yang menunjukkan optimisme sejalan dengan semangat PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP), anak usaha PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) di bawah naungan MNC Group untuk menghadapi tahun 2022.

Presiden Direktur MNC Bank Mahdan menyampaikan strategi yang dilakukan perseroan untuk mencapai pertumbuhan tersebut, yakni dengan mendorong dana murah melalui optimalisasi flagship program Tabungan Dahsyat dan peningkatan akuisisi serta transaksi di platform ekosistem digital MNC Bank, MotionBanking.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MNC Sekuritas Sukses...
MNC Sekuritas Sukses Gelar Grand Final MotionTrade Billionaires Games 2026
Japan-ASEAN Startup...
Japan-ASEAN Startup Business Matching Fair 2026, Danamon Dukung Pertumbuhan Startup RI
BI Blak-blakan soal...
BI Blak-blakan soal Kombinasi Pemicu Kejatuhan Rupiah yang Sempat Rp18 Ribu per Dolar AS
Cadangan Devisa Indonesia...
Cadangan Devisa Indonesia per Juni 2026 Naik jadi USD145,6 Miliar
Rupiah Ditutup Melemah,...
Rupiah Ditutup Melemah, Sempat Sentuh Rp18.000 per Dolar AS
Citi Indonesia Perkuat...
Citi Indonesia Perkuat Jaringan Global Dorong Pertumbuhan Bisnis
Kemenag-BI Dorong Rohis...
Kemenag-BI Dorong Rohis Jadi Penggerak Literasi Syariah di Ruang Digital
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Stabilitas Harga Rupiah...
Stabilitas Harga Rupiah Pasca BI Rate Naik (Lagi)
Rekomendasi
Sinopsis Terlanjur Mencintaimu...
Sinopsis 'Terlanjur Mencintaimu' Eps. 9: Rendi Mulai Curiga Pada Laura
AS dan Iran Akan Kembali...
AS dan Iran Akan Kembali ke Meja Perundingan, tapi Trump punya 1 Syarat, Apa Itu?
DPR Minta Kejagung Bentuk...
DPR Minta Kejagung Bentuk Tim Penyidik Independen yang Tidak Terafiliasi Febrie Adriansyah
Berita Terkini
Elnusa Petrofin Akselerasi...
Elnusa Petrofin Akselerasi Transformasi Digital Jasa Logistik Energi
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Kawal B50, Pakar Ekonomi: Solusi Cerdas Tekan Impor Minyak
HUT ke-54, Petrokimia...
HUT ke-54, Petrokimia Gresik Fokus Transformasi dan Keberlanjutan
Pemerintah Bakal Bangun...
Pemerintah Bakal Bangun Pusat Finansial di Bali, PP Ditargetkan Rampung Agustus
RANS Resmi Jadi Perusahaan...
RANS Resmi Jadi Perusahaan Terbuka, Investor Sambut Positif Debut di Bursa
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000 per Gram, Buyback Jadi Berapa?
Infografis
Investasi Microsoft...
Investasi Microsoft di Malaysia Lebih Besar di Banding Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved