25 Miliarder Paling Dermawan di Amerika, Sumbangannya sampai Rp2.421 Triliun

Senin, 31 Januari 2022 - 13:48 WIB
loading...
25 Miliarder Paling...
Mulai dari Warren Buffett hingga pendatang baru Jeff Bezos, masuk dalam jajaran 25 miliarder paling dermawan di Amerika Serikat. Bahkan dalam daftar no 6, rela sampai bangkrut. Foto/Dok
A A A
NEW YORK - Mulai dari Warren Buffett hingga pendatang baru Jeff Bezos, mereka adalah beberapa contoh dari deretan miliarder paling dermawan di Amerika Serikat (AS).

Secara kolektif, 25 miliarder paling dermawan di Amerika telah menyumbangkan USD169 miliar atau setara dengan Rp2.421 triliun (Kurs Rp14.330 per USD) sepanjang hidup mereka dan masih tetap lebih kaya dari sebelumnya. Benar adanya bahwa memberi tidak akan membuat Anda menjadi miskin!.

Baca Juga: Cerita 25 Keluarga Terkaya di AS: Persaingan, Warisan dan Kekuasaan

Menurut perkiraan Forbes, jumlah uang yang disumbangkan oleh 25 filantropi -sebutan bagi orang kaya yang dermawan- mengalami kenaikan dari sebelumnya USD149 miliar menjadi USD169 miliar. Sebagian karena informasi baru yang ditemukan oleh Forbes, sedangkan data lainnya dari akumulasi selama satu tahun dari sumbangan keseluruhan.

Warren Buffett, yang mendapatkan hadiah musim panas tahunannya dari saham Berkshire Hathaway mencapai USD4,1 miliar tahun ini yang jika dirupiahkan senilai dengan Rp58,75 triliun.

25 Miliarder Paling Dermawan di Amerika, Sumbangannya sampai Rp2.421 Triliun


Dana tersebut, seperti biasa diberikan kepada The Bill and Melinda Gates Foundation — dimana organisasi itu fokus pada menuntaskan kemiskinan dan memberikan pemerataan perawatan kesehatan, termasuk penelitian dan vaksin untuk Covid-19 —. Selain itu sebagiannya diberikan ke yayasan yang didirikan oleh mendiang istri dan tiga anaknya.

Sementara itu MacKenzie Scott kerap memberikan kekayaannya secara diam-diam, dimana Ia menyumbangkan sekitar USD5,8 miliar kepada 500 organisasi nirlaba berbeda di seluruh negeri pada tahun 2020. Tahun lalu, dia terus memberikan kekayaannya lebih sering daripada miliarder manapun.

Pada bulan Juni, Ia memberikan hadiah USD2,7 miliar kepada 286 organisasi yang mempunyai dampak besar terhadap kemanusiaan seperti the Children’s Defense Fund dan the National Council of Nonprofits. Forbes memperkirkan, sumbangan MacKenzie Scott seumur hidupnya di atas USD8,6 miliar.

Dua wajah baru telah bergabung dengan jajaran filantropis teratas sejak tahun lalu yakni pendiri Facebook, Dustin Moskovitz dan istrinya Cari Tuna serta mantan suami Scott. Lalu ada Jeff Bezos yang kini fokus menjalani perannya sebagai filantropi usai memberikan donasi sebesar USD1 miliar pada tahun 2021 sejak mengundurkan diri sebagai CEO Amazon pada bulan Juli.

Sumbangan besar lainnya datang dari George Soros sebesar USD500 juta untuk sebuah perguruan tinggi seni liberal. Ditambah ada juga inisiatif USD3,4 miliar selama sepuluh tahun dari Mark Zuckerberg untuk penelitian yang mengukur dan menganalisis proses biologis dalam tubuh manusia.

Serta ada dana USD5 miliar yang diberikan untuk kegiatan konservasi keanekaragaman hayati oleh segelintir kelompok, termasuk tiga pemberi utama yaitu Bezos, Michael dan Bloomberg Gordon dan Betty Moore.

Baca Juga: Pengakuan 100 Orang Terkaya di Dunia: Sistem Pajak Saat Ini Tidak Adil

Tentu saja dengan pasar yang naik tinggi, lebih mudah bagi mereka untuk membagikan miliaran dolar. 25 dermawan ini secara kolektif USD150 miliar lebih kaya daripada tahun lalu, naik rata-rata sebesar 18% untuk masing-masing. Dimana secara keseluruhan, harta mereka bertambah sekitar USD1,1 triliun.

17 di antaranya telah menandatangani The Giving Pledge, yakni sebuah janji untuk menyumbangkan setidaknya setengah kekayaan mereka untuk amal selama masa hidup atau setelah kematian mereka. Tetapi hanya dua — Chuck Feeney dan Soros (yang belum menandatangani The Giving Pledge) – telah mencapainya sejauh ini.

Hampir dua pertiga belum memberikan seperempat dari kekayaan mereka, yang berarti ada lebih banyak nol yang dialokasikan untuk amal di tahun-tahun mendatang. Berikut daftar 25 miliarder paling dermawan di AS:

Forbes memberikan catatan bahwa individu dan pasangan yang masuk dalam daftar ini merupakan warga negara AS. Akibatnya, Forbes mengecualikan keluarga besar seperti Waltons, pemegang saham pengendali Walmart, dan tidak memasukkan miliarder dermawan lain seperti Hansjoerg Wyss, yang tinggal di AS tetapi merupakan warga negara Swiss. Kekayaan bersih dalam data ini adalah per 18 Januari 2022.

1. Warren Buffett

Sumber Kekayaan: Berkshire Hathaway
Kekayaan Bersih: USD115,6 miliar
Fokus Donasi: Kesehatan, Pengentasan Kemiskinan
Jumlah Donasi Sepanjang Hidup: USD46,1 miliar

Buffett kemungkinan merupakan filantropis terbesar sepanjang masa berkat usahanya untuk memberikan lebih dari 99% kekayaannya. Jumlah donasi yang telah diberikan sepanjang hidupnya yakni mencapai USD46 miliar, dimana setiap tahunnya Ia mengucurkan USD2 miliar hingga USD3 miliar saham per tahun kepada yayasan yang dikelola oleh teman-temannya Bill dan Melinda French Gates.

25 Miliarder Paling Dermawan di Amerika, Sumbangannya sampai Rp2.421 Triliun


Yaysan tersebut fokus pada penanganan kemiskinan dan perawatan kesehatan di negara-negara berkembang dan pendidikan di AS. Pada tahun 2010, investor legendaris itu mendirikan The Giving Pledge bersama Bill dan Melinda. Dia juga telah memberikan miliaran dolar untuk empat badan amal yang didirikan oleh ketiga anaknya dan mendiang istrinya.

2. Bill Gates dan Melinda French Gates

Sumber Kekayaan: Microsoft
Kekayaan Bersih: USD133,3 miliar, USD6,1 miliar
Fokus Donasi: Kesehatan, Pengentasan Kemiskinan
Jumlah Donasi Sepanjang Hidup: USD33,4 miliar

Meskipun Gateses mengakhiri pernikahan 27 tahun mereka tahun lalu, keduanya masih mengelola Bill & Melinda Gates Foundation, kendaraan untuk hampir semua pemberian filantropis mereka. Akibatnya, Forbes terus menghitung sumbangan mantan pasangan itu sebagai kesatuan.

25 Miliarder Paling Dermawan di Amerika, Sumbangannya sampai Rp2.421 Triliun


Yayasan ini menghasilkan USD5,8 miliar dalam bentuk hibah pada tahun 2020, termasuk pengeluaran untuk penelitian dan vaksin untuk Covid-19. Forbes membagi pemberian hibah oleh yayasan sejak 2007 antara Gateses dan pendonor utama Warren Buffett.

Selain itu, Melinda telah melakukan beberapa pemberian melalui perusahaan investasi dan inkubasinya, Pivotal Ventures.

3. George Soros

Sumber Kekayaan: Hedge fund
Kekayaan Bersih: USD8,6 miliar
Fokus Donasi: Demokrasi, Pendidikan, Antidiskriminasi, Layanan Kesehatan
Jumlah Donasi Sepanjang Hidup: USD18,1 miliar

Yayasan Open Society-nya mendukung keadilan ekonomi, antidiskriminasi, hak asasi manusia, reformasi keadilan dan jurnalisme. Pada Bulan April 2021, Soros memberikan sumbangan USD500 juta untuk Bard College, sebuah sekolah seni liberal dengan 2.400 siswa yang berjarak 90 mil utara New York City di mana ia memiliki sejarah lama dengannya.

25 Miliarder Paling Dermawan di Amerika, Sumbangannya sampai Rp2.421 Triliun


Pada bulan Juni 2021, Open Society Foundations, yang beroperasi di lebih dari 120 negara, mengumumkan perombakan "untuk memenuhi tantangan saat ini" - yaitu, munculnya otoritarianisme di seluruh dunia.

4. Michael Bloomberg

Sumber kekayaan: Bloomberg LP
Kekayaan Bersih: USD70 miliar
Fokus Donasi: Perubahan Iklim, Kesehatan
Jumlah Donasi Sepanjang Hidup: USD12,7 miliar

Mantan walikota New York City dan salah satu pendiri Bloomberg LP telah mendonasikan hartanya lebih dari USD12 miliar untuk tujuan amal. Termasuk USD1,6 miliar selama setahun terakhir, menurut Bloomberg Philanthropies-nya, dengan fokusnya pada perubahan iklim, keselamatan dari senjata dan kesehatan masyarakat.

25 Miliarder Paling Dermawan di Amerika, Sumbangannya sampai Rp2.421 Triliun


Dia menghabiskan lebih dari USD1 miliar untuk mengekang penggunaan tembakau selama satu dekade terakhir, dan pada tahun 2018 memberikan USD1,8 miliar kepada Johns Hopkins University, almamaternya. Setelah protes George Floyd pada tahun 2020, Bloomberg Philanthropies memberikan hadiah USD100 juta untuk mendukung empat sekolah kedokteran kulit hitam secara historis.

Pada bulan Desember 2021, Ia menyebut sistem pendidikan publik Amerika "rusak" dalam artikel opini Wall Street Journal, Bloomberg. Ia juga mendonasikan USD750 juta untuk mendukung sekolah charter pada 20 wilayah metro di seluruh AS selama lima tahun ke depan.

5. MacKenzie Scott

Sumber Kekayaan: Amazon
Kekayaan Bersih: USD53,5 miliar
Fokus Donasi: Ketidaksetaraan Rasial, Gender dan Ekonomi
Jumlah Donasi Sepanjang Hidup: USD8,61 miliar

Ketika Scott melakukan pembaruan, dunia nirlaba memperhatikan. Mantan istri pendiri Amazon, Jeff Bezos tidak memiliki situs web dan tidak berbicara secara terbuka tentang kegiatan filantropinya. Tetapi Ia telah menggunakan situs blogging untuk mencatat upayanya memberikan sebagian kekayaan pasca-perceraiannya melebihi miliarder manapun yang pernah ada.

25 Miliarder Paling Dermawan di Amerika, Sumbangannya sampai Rp2.421 Triliun


Sejauh ini, Scott telah mendistribusikan donasi setidaknya sebesar USD8,6 miliar dalam waktu kurang dari dua tahun kepada 780 lebih organisasi, dengan fokus pada penyebab termasuk keadilan rasial, kesetaraan gender dan kesehatan masyarakat.

Pada bulan Desember 2021, Scott menolak untuk mengungkapkan penerima sumbangan terbarunya, sebuah isyarat yang dimaksudkan untuk membiarkan organisasi nirlaba berbicara sendiri. Setelah menuai kritik karena kurangnya transparansi, Scott mengatakan dia akan berbagi lebih banyak informasi dan mengungkapkan bahwa dia bakal meluncurkan situs web dengan basis data seputar donasinya.

6. Charles "Chuck" Feeney

Sumber Kekayaan: Pembeli Bebas Bea
Kekayaan Bersih: Di bawah USD2 juta
Fokus Donasi: Sains, Hak Asasi Manusia
Jumlah Donasi Sepanjang Hidup: USD8 miliar
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gaya Hidup Miliarder,...
Gaya Hidup Miliarder, Begini Cara Keluarga Trump Membelanjakan Hartanya
Trump Bawa Pasukan Miliarder...
Trump Bawa Pasukan Miliarder Terkaya Rp15.097 Triliun ke China, Apa Misinya ke Beijing?
Daftar Teratas Keluarga...
Daftar Teratas Keluarga Arab Terkaya di 2026, Dinasti Asal UEA Punya Harta Rp296,3 Triliun
Gara-gara AI, Jumlah...
Gara-gara AI, Jumlah Miliarder Dunia Bakal Meledak 25%! Anda Termasuk?
Harta Kekayaan Taipan...
Harta Kekayaan Taipan ASEAN Lenyap Rp1.000 Triliun Imbas Perang Iran
Berita Duka! Bos Group...
Berita Duka! Bos Group Djarum Michael Bambang Hartono Meninggal Dunia
Roket Blue Origin Meledak...
Roket Blue Origin Meledak saat Uji Coba, Kemunduran Terbaru bagi Miliarder Jeff Bezos
Kurban, Filantropi,...
Kurban, Filantropi, dan Cara Baru Merawat Sesama
Sultan Jepang Bangun...
Sultan Jepang Bangun Sirkuit Ala Formula 1 Rp3,2 Triliun Khusus untuk Istri dan Anak
Rekomendasi
Vonis 3 Prajurit TNI...
Vonis 3 Prajurit TNI Bikin Keluarga Kacab Bank Menangis Kecewa
PNJ Telaah Sanksi Tindak...
PNJ Telaah Sanksi Tindak Asusila Sesama Jenis di Kampus
Setelah 18 Tahun Dee...
Setelah 18 Tahun Dee Lestari Akhirnya Rilis Album Lagi, Mendiang Suami Jadi Alasan
Berita Terkini
Grab Tepis Rumor Keluar...
Grab Tepis Rumor Keluar dari Indonesia, Komitmen untuk UMKM dan Mitra Tetap Kuat
Rupiah Hampir Tembus...
Rupiah Hampir Tembus Rp18.000, Kapan Purbaya Pencet Alarm Darurat?
Purbaya Ungkap Fakta...
Purbaya Ungkap Fakta Mengejutkan soal Penangkapan Kepala BGN, Apa Itu?
Perluas Jangkauan Layanan...
Perluas Jangkauan Layanan TIC, Sucofindo Resmikan Kantor Pemasaran di Aceh
UI dan Binus Adu Inovasi...
UI dan Binus Adu Inovasi Kembangkan Desa Wisata Tomohon, Siapa Terpilih?
Modernland Realty Dorong...
Modernland Realty Dorong Pertumbuhan Bisnis Berbasis Keberlanjutan
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved