PT Vale Dinilai Patut Jadi Percontohan Good Mining Practice

Senin, 31 Januari 2022 - 16:52 WIB
loading...
PT Vale Dinilai Patut...
Sejumlah pejabat pemerintah pusat melakukan kunjungan ke area operasional PT Vale, belum lama ini. Foto: PT Vale Indonesia Tbk
A A A
SOROWAKO - Upaya PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) senantiasa dalam beroperasi tetap memperhatikan lingkungan sekitar agar terjaga dengan baik mendapat apresiasi dari pemerintah.

Kali ini, apresiasi tersebut disampaikan oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Mineral dan Batubara (Minerba) Kementerian ESDM, Ridwan Djamaluddin; Deputi IV bidang Koordinasi Wilayah dan Tata Ruang Kementerian Koordinator bidang Perekonomian sekaligus Ketua Pelaksana Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas, Wisnu Utomo; serta Direktur Pembinaan Pengusahaan Mineral Kementerian ESDM, Sugeng Mudjianto.

Dalam kunjungan yang dilaksanakan ke area operasional PT Vale pada Jumat-Sabtu (28-29 Januari 2022), ketiganya menyampaikan apresiasi akan komitmen PT Vale beroperasi bisa menyeimbangkan dan menjaga ekosistem sekitar. Mengingat, operasional yang dilaksanakan PT Vale sangat identik dengan aktivitas mengelola sumber daya alam.

Baca Juga: PT Vale Dorong Peningkatan Kualitas SDM Lewat Kelas Motivasi

Pada kunjungan tersebut, PT Vale mengajak rombongan untuk melihat langsung PLTA Balambano yang menerapkan Energi Baru Terbarukan (EBT), ke Nursery yang merupakan area pembibitan, ke area pasca tambang di tonia terry, ke process plant melihat langsung pengolahan nikel, serta berkeliling di beberapa area danau matano yang berada berdampingan dengan area operasional pertambangan PT Vale.

Menurut Ridwan, seluruh dunia mengkampanyekan penggunaan energi bersih itu harus disesuaikan dengan perusahaan itu sendiri, jangan sampai dipaksa-paksa. Kalau bagi PT Vale sudah menjadi valuenya, misalnya PT Vale rela mengurangi keuntungannya demi pengunaan energi bersih, itu yang paling penting.

Pihaknya melihat jika sejauh ini perusahaan tambang yang konsisten pada penggunaan komitmen terhadapat EBT barulah PT Vale. “Hebat menurut saya, kita baru dengar presentasinya bahwa peluang-peluang perusahaan tambang untuk mengurangi emisi karbon itu ada. Tadi sudah dipetakan juga di sektor-sektor mana saja itu bisa dilakukan. Dan sekali lagi yang paling penting itu dibuat berdasarkan skenario badan usaha itu sendiri. Dan, saya baru kali ini melihat di PT Vale yang komitmen menerapkan EBT,” katanya disela-sela kunjungan.

Untuk itu, Ridwan menyebutkan jika PT Vale memang sangat layak dijadikan contoh oleh perusahaan tambang lainnya sebagai perusahaan Green Mining.

“Kita bisa melihat satu sisi kegiatan penambangan , disisi lain kita sudah mulai melihat penanganan pasca tambang atau reklamasi. Di sini terlihat PT Vale sangat menjaga keseimbangan antara aktivitas keekonomian jangka panjang. Tidak saja mendapatkan profit dari situ. Kemudian kita bisa melihat juga daerah-daerah yang sudah direklamasi mulai dari yang umurnya sebulan, tiga bulan, enam bulan. Ini salah satu yang dapat dijadikan contoh kaidah penambangan yang baik atau good mining practice,” ujarnya.

Menurutnya, PT Vale salah satu tambang besar yang sejarahnya sudah panjang. Tentu PT Vale telah mempunyai visi dan value sendiri bahwa industri pertambangan ini selain membawa manfaat bagi generasi sekarang, juga harus menjadi tempat yang bermanfaat juga bagi generasi yang akan datang.

“Sehingga ini salah satu contoh yang baik dan menjaga keseimbangan, agar kegiatan ekonomi yang membawa manfaat jangka pendek maupun kegiatan perlindungan yang sangat penting bagi generasi yang akan datang,” terangnya.

Demikian pula disampaikan oleh, Deputi IV bidang Koordinasi Wilayah dan Tata Ruang, Kementerian Koordinator bidang Perekonomian sekaligus Ketua Pelaksana Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas, Wisnu Utomo.

Wisnu mengungkapkan jika apa yang dilakukan oleh PT Vale perlu diikuti oleh penambang yang lain. Pihaknya menilai PT Vale telah menerapkan pertambangan yang terintegrasi dengan baik.

“Saya lihat disini PT Vale sudah menerapkan yang namanya penambangan secara integrasi. Salah satunya PLTA Balambano. PLTA ini adalah energi terbarukan yang bisa dipakai untuk sebagai sumber energi dalam pemurnian dari tambangnya. Terus terang baru pertama kali saya datang ke pertambangan yang terintegrasi. Ini adalah salah satu contoh yang sebetulnya sudah dimulai di tahun 60-an. Tentunya ke depan kita harusnya mengembangkan terus. Saya ingin hal-hal seperti ini bisa diterapkan untuk beberapa area yang lain,” ungkapnya.

Baca Juga: PT Vale Bina Ratusan Warga Ikut Program UKBM Herbal

Wisnu memaparkan PT Vale komitmen dalam rangka untuk mengembalikan dari area-area yang sudah ditambang supaya ekosistem dan lingkungannya juga terjaga.

“Saya di sini secara langsung melihat apa yang dikenal dengan good mining practice. Jadi kemarin saya disampaikan penjelasan secara teori apa yang dikenal dengan good mining practice dan hari ini saya melihat secara langsung. Bahwa yang dikatakan good mining practice itu betul-betul dilaksanakan secara konsisten oleh PT Vale . Jadi disini saya juga melihat kegiatan PT Vale setelah dilakukan miningnya,” paparnya.

PT Vale sangat menyeimbangkan antara mining dengan environment itu bisa dilaksanakan secara bersampingan. Dan ini adalah salah satu yang dinamakan sebagai good mining practice.

“Saya kira ini harus menjadi percontohan. Saya tahulah pertambangan yang lain juga ada yang melaksanakan, tapi yang penting adalah konsisten. Bagaimana prinsip-prinsip good mining practice itu harus dilakukan secara konsisten. Dan tentunya komitmen untuk menjaga lingkungan, disamping kita mengambil value dari penambangan ini juga menjadi hal yang penting, supaya nanti kita mendapatkan dampak ekonomi yang lebih besar,” paparnya.
(tri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Ketahanan Energi Nasional...
Ketahanan Energi Nasional Dinilai Masih Rapuh di Tengah Tekanan Global
Adopsi Teknologi dan...
Adopsi Teknologi dan AI Jadi Arah Baru Industri Pertambangan
Rosan hingga Bahlil...
Rosan hingga Bahlil Kompak soal Pembentukan Badan Khusus Ekspor: Tunggu Presiden
MMS Resources Bidik...
MMS Resources Bidik Teknologi Tambang Modern dari China
KKP Tegaskan Tambang...
KKP Tegaskan Tambang di Pulau Kecil Dibolehkan Asal Penuhi Syarat Ketat
Berantas Mafia Tambang,...
Berantas Mafia Tambang, DPRPT Dorong Izin Tambang Rakyat Diserahkan ke Provinsi
Kejagung Tetapkan Bos...
Kejagung Tetapkan Bos TSHI Tersangka Baru Kasus Korupsi Nikel di Sulawesi Tenggara
Pakar Hukum Soroti Kompleksitas...
Pakar Hukum Soroti Kompleksitas Kasus Tambang, Dukung Langkah Tegas Kejagung
Rekomendasi
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Dua Truk Towing Masuk...
Dua Truk Towing Masuk Rumah Silmy Karim saat KPK Lakukan Penggeledahan
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved