Rangsek Industri Gaming, Tokoin dan Frontera Berkolaborasi
Minggu, 06 Februari 2022 - 19:55 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Co Founder Frontera Trong Dinh, di project Metaverse game ini, para gamers bakalan bertemu musuh dan bertarung untuk memperebutkan reward berbasis blockchain seperti kripto maupun NFT terbaru yang bisa dikoleksi atau dijual di in-game marketplace dan NFT trade sebagai secondary marketplace.
Highlight paling menarik, kata Welly Salim, game ini beroperasi di Binance Smart Chain (BSC) dan menggunakan token Tokoin ($TOKO) dan WadzPay ($WTK) sebagai in-game currency.
Artinya, imbuh Welly, game ini memungkinkan para pemainnya yang dikenal dengan sebutan "handlers" untuk mendapatkan uang lewat sejumlah fitur canggih di dalam game. Hingga saat ini, beberapa handlers berhasil mendapatkan cuan hingga 85 kali lipat sejumlah USD1,350 dari harga mint awal sekitar USD15-USD16.
Sementara itu, CMO Tokoin Andrew Riady, mengatakan pihaknya ingin ke depan NFT bisa dijadikan sebagai sarana donasi untuk membantu orang banyak. Jika NFT saat ini bisa mengubah hidup seorang Ghozali melalui Ghozali everyday-nya, mengapa kita tidak bisa membangun Frontera untuk kepentingan sosial yaitu berdonasi dengan NFT.
Highlight paling menarik, kata Welly Salim, game ini beroperasi di Binance Smart Chain (BSC) dan menggunakan token Tokoin ($TOKO) dan WadzPay ($WTK) sebagai in-game currency.
Artinya, imbuh Welly, game ini memungkinkan para pemainnya yang dikenal dengan sebutan "handlers" untuk mendapatkan uang lewat sejumlah fitur canggih di dalam game. Hingga saat ini, beberapa handlers berhasil mendapatkan cuan hingga 85 kali lipat sejumlah USD1,350 dari harga mint awal sekitar USD15-USD16.
Sementara itu, CMO Tokoin Andrew Riady, mengatakan pihaknya ingin ke depan NFT bisa dijadikan sebagai sarana donasi untuk membantu orang banyak. Jika NFT saat ini bisa mengubah hidup seorang Ghozali melalui Ghozali everyday-nya, mengapa kita tidak bisa membangun Frontera untuk kepentingan sosial yaitu berdonasi dengan NFT.
Lihat Juga :