Boleh Trading Lagi, Bursa Efek Buka Gembok Hotel Sahid (SHID)
Jum'at, 11 Februari 2022 - 07:47 WIB
loading...
A
A
A
Harga saham SHID telah melonjak dari level Rp 780 akhir tahun menjadi Rp 2.600 hingga penutupan transaksi saham kemarin atau telah melonjak hingga 233,33% sejak akhir tahun lalu. Berdasarkan data transaksi, saham SHID menunjukkan tren penguatan dalam dua pekan terakhir.
Per akhir September 2021, SHID masih mengalami rugi bersih Rp 23,47 miliar. Angka ini mengecil dari rugi pada periode yang sama tahun sebelumnya Rp 35,42 miliar. Sementara, pendapatan usaha tercatat naik 30,32% secara tahunan (yoy) menjadi Rp 51,22 miliar per akhir triwulan ketiga 2021.
Baca Juga: Bergerak Liar, Bursa Efek Gembok Saham Hotel Sahid
Dikutip dari website perusahaan, SHID, yang berdiri sejak 1969, memiliki portofolio hotel di Jakarta dan Lampung, apartemen berlayanan di Jakarta dan perusahaan pengelola hotel yang mengelola lebih dari 4.000 kamar di seluruh Indonesia di bawah bendera Sahid Hotels & Resorts.
Per akhir September 2021, SHID masih mengalami rugi bersih Rp 23,47 miliar. Angka ini mengecil dari rugi pada periode yang sama tahun sebelumnya Rp 35,42 miliar. Sementara, pendapatan usaha tercatat naik 30,32% secara tahunan (yoy) menjadi Rp 51,22 miliar per akhir triwulan ketiga 2021.
Baca Juga: Bergerak Liar, Bursa Efek Gembok Saham Hotel Sahid
Dikutip dari website perusahaan, SHID, yang berdiri sejak 1969, memiliki portofolio hotel di Jakarta dan Lampung, apartemen berlayanan di Jakarta dan perusahaan pengelola hotel yang mengelola lebih dari 4.000 kamar di seluruh Indonesia di bawah bendera Sahid Hotels & Resorts.
(nng)
Lihat Juga :