Pembukaan Travel Bubble RI dengan 4 Negara Tunggu Corona Reda

Sabtu, 13 Juni 2020 - 09:17 WIB
loading...
A A A
"Dalam membuat travel bubble, salah satu yang harus diperhatikan adalah aspek kesehatan dan safety. Ini harus disiapkan. Mengenai kapannya, tergantung perkembangan Covid-19 di Indonesia. Ini terus kita pantau dan koordinasikan dengan Gugus Tugas Covid-19," tuturnya.

Sementara itu, terkait pemilihan empat negara tersebut, Oddo menyebut salah satu pertimbangan adalah banyaknya investasi dari negara-negara tersebut di Indonesia. Sehingga, dengan travel bubble bisa memperlancar aktivitas atau perjalanan bisnis mereka, dan pada akhirnya diharapkan mendorong perjalanan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia.

"Seperti pintu, orang nggak mungkin masuk sebelum lorongnya dibuka. Ini yang sedang disiapkan sehingga ketika dibuka maka akan perlahan pebisnis datang, sehingga pelan-pelan wisman juga datang," tuturnya.

Untuk mendukung hal ini, pemerintah juga mendorong penerbangan langsung dengan negara mitra travel bubble. "Alasan mendorong penerbangan langsung ini karena dalam kondisi sekarang ini orang menghindari transit atau durasi transit yang terlalu lama," ujarnya.

Selain empat negara tadi, tambah Oddo, pemerintah juga masih berdiskusi dengan negara-negara ASEAN terkait peluang membuka travel bubble. "ASEAN tentu jadi prioritas juga. Secara informal kita sudah bahas dengan sejumlah negara. Ada usulan juga untuk mengoperasikan lagi kapal ferry antara Batam dan Singapura," ungkapnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
Pacu Daya Saing Pariwisata,...
Pacu Daya Saing Pariwisata, Kemenpar Dorong Kebijakan Bebas Visa Kunjungan
Industri Hotel Mewah...
Industri Hotel Mewah RI Lampaui Pemulihan Pasar, Bali Perkuat Branded Residence
Libur Lebaran, Serambi...
Libur Lebaran, Serambi MyPertamina Hadir di 19 Titik Jalur Wisata
KPIG Kebut Pengembangan...
KPIG Kebut Pengembangan Lido City, Proyek Pariwisata Terpadu Siap Jadi Mesin Pertumbuhan
Jasaraharja Putera Dorong...
Jasaraharja Putera Dorong Penguatan Manajemen Risiko Pariwisata lewat FGD Pilot Project 2026
MNC University dan Pemkab...
MNC University dan Pemkab Kotabaru Perkuat Kolaborasi, Luncurkan Aplikasi OPPKPKE dan Bahas Pengembangan Pariwisata
Dirjen Imigrasi Minta...
Dirjen Imigrasi Minta Rencana Perluasan Bebas Visa Ditinjau Kembali
Indonesia Raih Peringkat...
Indonesia Raih Peringkat 2 Dunia Destinasi Wisata Ramah Muslim Versi GMTI 2026
Rekomendasi
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan, Hakim: JPU Tak Cermat Susun Dakwaan Kasus Ijazah Jokowi
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
Prabowo Panggil Menteri-menteri...
Prabowo Panggil Menteri-menteri ke Istana Bahas Koperasi Desa Merah Putih
Berita Terkini
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved