Presidensi G20 Digelar di Jakarta, RI Pamerkan Wayang hingga Ondel-ondel
Selasa, 15 Februari 2022 - 11:00 WIB
loading...
Ilustrasi ondel-ondel. Foto/Dok SINDOnews/Isra Triansyah
A
A
A
JAKARTA - Sekretaris Pokja Logistik Bidang Finance Track G20 Rudy Rahmaddi menyatakan, penyelenggaraan G20 tidak hanya membahas agenda bersama tentang pemulihan ekonomi pascapandemi melainkan juga memperkenalkan budaya lokal di kancah Internasional.
"Kita berharap acara tersebut tidak terlupakan secara positif tentang penyelenggaraan meeting di Indonesia khususnya di Jakarta," ujarnya dalam media briefing persiapan 2nd FCBD dan 1st FMCBG G20 secara virtual, Senin (14/2/2022).
Dia menjelaskan, acara ramah-tamah berupa makan malam untuk para tamu negara anggota G20 nantinya akan disuguhkan dengan pertunjukan wayang tale of blenchong.
Baca juga: Kawasan Senayan Kecipratan Berkah G20, Intip Spotnya di Mana Saja
Ini merupakan penggambaran/personifikasi cerita sangat berkaitan dengan slogan presidensi G20 Indonesia, yaitu 'recover together, revocer stronger'.
"Jadi saya pikir persembahan budaya ini pun kemudian kita kaitkan dengan tema dari presidensi G20 Indonesia sendiri, yang memang sangat relevan untuk membawa bersama seluruh negara ini keluar dari pandemi," tuturnya.
Selanjutnya Rudy menambahkan para tamu negara anggota presidensi G20 juga akan mengikuti sosial program (running, walking, cyicling) yang bertempat di sekitar kawasan stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
Baca juga: Presidensi G20, Dirlantas Polda Metro: Tak Ada Penutupan Jalan
Program tersebut nantinya menyangka tema kampung Betawi, yang mana akan menyuguhkan sejarah SUGBK sambil mendengarkan lagu keroncong modern dan pelepasliaran burung yang berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Balai Konservasi Sumber Daya Alam, dan Dinas Pariwisata DKI Jakarta.
"Kita akan ajak olah raga bersama di sekitar stadion GBK, kemudian disana juga akan di persembahkan kuliner khas Jakarta atau Betawi, juga semacam penampilan tradisional, ada ondel-ondel, dan musik khas Betawi," kata Ruddy.
Pada penyelenggaraannya yang berpusat di Kawasan Senayan itu Rudy mengatakan pihaknya telah menyiapkan both UMKM yang di dalamnya mempertunjukkan ragam kerajinan Indonesia yang bersifat eco friendly alias ramah lingkungan.
Di antaranya batik, aksesoris perak, kerajinan bambu, kerajinan eceng gondok, dompet dan jaket kulit, produk fashion dan kerajinan hasil pengolahan limbah kayu dan tumbuhan.
"Nanti kita juga akan menampilkan kekayaan budaya Indonesia dalam bentuk keterlibatan dari para pelaku usaha menengah kecil dan mikro, itu bisa dari handy craft, kemudian produk tekstil, kemudian juga ada terkait dengan kuliner," bebernya.
"Kita berharap acara tersebut tidak terlupakan secara positif tentang penyelenggaraan meeting di Indonesia khususnya di Jakarta," ujarnya dalam media briefing persiapan 2nd FCBD dan 1st FMCBG G20 secara virtual, Senin (14/2/2022).
Dia menjelaskan, acara ramah-tamah berupa makan malam untuk para tamu negara anggota G20 nantinya akan disuguhkan dengan pertunjukan wayang tale of blenchong.
Baca juga: Kawasan Senayan Kecipratan Berkah G20, Intip Spotnya di Mana Saja
Ini merupakan penggambaran/personifikasi cerita sangat berkaitan dengan slogan presidensi G20 Indonesia, yaitu 'recover together, revocer stronger'.
"Jadi saya pikir persembahan budaya ini pun kemudian kita kaitkan dengan tema dari presidensi G20 Indonesia sendiri, yang memang sangat relevan untuk membawa bersama seluruh negara ini keluar dari pandemi," tuturnya.
Selanjutnya Rudy menambahkan para tamu negara anggota presidensi G20 juga akan mengikuti sosial program (running, walking, cyicling) yang bertempat di sekitar kawasan stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
Baca juga: Presidensi G20, Dirlantas Polda Metro: Tak Ada Penutupan Jalan
Program tersebut nantinya menyangka tema kampung Betawi, yang mana akan menyuguhkan sejarah SUGBK sambil mendengarkan lagu keroncong modern dan pelepasliaran burung yang berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Balai Konservasi Sumber Daya Alam, dan Dinas Pariwisata DKI Jakarta.
"Kita akan ajak olah raga bersama di sekitar stadion GBK, kemudian disana juga akan di persembahkan kuliner khas Jakarta atau Betawi, juga semacam penampilan tradisional, ada ondel-ondel, dan musik khas Betawi," kata Ruddy.
Pada penyelenggaraannya yang berpusat di Kawasan Senayan itu Rudy mengatakan pihaknya telah menyiapkan both UMKM yang di dalamnya mempertunjukkan ragam kerajinan Indonesia yang bersifat eco friendly alias ramah lingkungan.
Di antaranya batik, aksesoris perak, kerajinan bambu, kerajinan eceng gondok, dompet dan jaket kulit, produk fashion dan kerajinan hasil pengolahan limbah kayu dan tumbuhan.
"Nanti kita juga akan menampilkan kekayaan budaya Indonesia dalam bentuk keterlibatan dari para pelaku usaha menengah kecil dan mikro, itu bisa dari handy craft, kemudian produk tekstil, kemudian juga ada terkait dengan kuliner," bebernya.
(ind)
Lihat Juga :