Program Kartu Prakerja Gelombang 23 Segera Dibuka, Insentifnya Rp3,5 Juta
Kamis, 17 Februari 2022 - 14:53 WIB
loading...
Kementerian Koordinator bidang Perekonomian memastikan Program Kartu Prakerja ke-23 akan dibuka bulan ini. Foto/Azfar M
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mengungkapkan bahwa Program Kartu Prakerja gelombang ke-23 akan segera dibuka pada bulan ini. Dalam program ini disiapkan total bantuan insentif sebesar Rp3,5 juta.
Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan UMKM Kemenko Perekonomjan Mohammad Rudy Salahuddin mengatakan, Program Kartu Prakerja ini adalah bentuk inovasi dalam pelayanan publik untuk menyalurkan bantuan program secara masif kepada seluruh masyarakat Indonesia dan akan dibuka dengan skema semi bansos dan pelatihan online.
Baca Juga: Menko Airlangga: Transformasi Digital Kartu Prakerja Jadikan Layanan Publik dalam Genggaman Tangan
"Sesuai dengan arahan komite bahwa pembukaan Program Kartu Prakerja semester I tahun 2022 agar dibuka pada bulan Februari 2022 sehingga dapat mendorong percepatan dan pemulihan ekonomi," kata Rudy dalam keterangan resminya, Kamis (17/2/2022).
Program ini akan diselenggarakan dengan skema semi bansos dan pelatihan sama seperti periode selanjutnya. Menko Airlangga mengatakan, jumlah bantuan yang dikucurkan pada semester I tahun 20222 memiliki nominal yang sama, yaitu Rp3.550.000. Adapun rinciannya adalah biaya pelatihan Rp1 juta, insentif Rp2,4 juta dan insentif survei dan survei Rp150.000.
Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan UMKM Kemenko Perekonomjan Mohammad Rudy Salahuddin mengatakan, Program Kartu Prakerja ini adalah bentuk inovasi dalam pelayanan publik untuk menyalurkan bantuan program secara masif kepada seluruh masyarakat Indonesia dan akan dibuka dengan skema semi bansos dan pelatihan online.
Baca Juga: Menko Airlangga: Transformasi Digital Kartu Prakerja Jadikan Layanan Publik dalam Genggaman Tangan
"Sesuai dengan arahan komite bahwa pembukaan Program Kartu Prakerja semester I tahun 2022 agar dibuka pada bulan Februari 2022 sehingga dapat mendorong percepatan dan pemulihan ekonomi," kata Rudy dalam keterangan resminya, Kamis (17/2/2022).
Program ini akan diselenggarakan dengan skema semi bansos dan pelatihan sama seperti periode selanjutnya. Menko Airlangga mengatakan, jumlah bantuan yang dikucurkan pada semester I tahun 20222 memiliki nominal yang sama, yaitu Rp3.550.000. Adapun rinciannya adalah biaya pelatihan Rp1 juta, insentif Rp2,4 juta dan insentif survei dan survei Rp150.000.
Lihat Juga :