Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Digadang Mampu Kurangi Beban Masyarakat

Selasa, 15 Februari 2022 - 17:27 WIB
loading...
Pemulihan Ekonomi Nasional...
Foto: Doc. UI
A A A
JAKARTA - Pekan lalu, digelar acara Indonesia Economic Outlook 2022 National Seminar yang diadakan oleh Kanopi FEB UI. Acara IEO National Seminar pada tahun 2022 ini bertemakan “Seizing the Opportunity: Transforming Indonesia’s Economy Amidst the Crisis”.

Acara dibuka dengan opening remarks oleh Prof. Dr. (H.C.) K. H. Ma’ruf Amin selaku Wakil Presiden RI. Pada kesempatan tersebut, beliau menyampaikan bahwa Indonesia telah mencapai kemajuan dari waktu ke waktu, tetapi krisis selalu terjadi dan berulang. Krisis ekonomi yang disebabkan oleh pandemi Covid-19 membuat perekonomian global terganggu. Menurut Ma’ruf, pertumbuhan dan pembangunan perekonomian suatu negara dapat dilihat dari kemajuan teknologinya serta inklusivitas dari lembaga pemerintahannya.

Acara diawali dengan sesi keynote speech yang berisi review perekonomian Indonesia pada 2021 serta outlook untuk tahun 2022. Keynote speech pertama disampaikan oleh Aris Darmansyah Edisaputra selaku Staf Ahli Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Bidang Transformasi Birokrasi.

Ia menyampaikan bahwa program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) diharapkan mampu mengurangi beban masyarakat. Menurut data dari Kementerian Sosial, realisasi dari program PEN telah mencapai 97,98 persen dari data anggaran sosial. Hal ini diharapkan dapat membantu mendorong stabilitas ekosistem ekonomi dan sosial masyarakat, khususnya para pekerja UMKM.

Selanjutnya, keynote speech kedua disampaikan oleh Indra Darmawan selaku Staf Ahli Menteri Investasi Bidang Ekonomi Makro. Ia menyampaikan bahwa tahun 2022 dapat dikatakan sebagai “era of predictable unpredictability”. Terkait investasi, pemerintah optimis dalam pencapaian target realisasi sebesar Rp1.200 triliun melalui empat strategi yang telah disiapkan, yaitu capital expenditure di tiap tahapan, rencana investasi sebesar Rp2000 triliun sejak 2018, menagih realisasi dari perusahaan penerima fasilitas pajak, dan mengerjakan investasi mangkrak.

Sesi keynote speech kemudian diakhiri oleh Febrio Kacaribu selaku Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan RI. Menurutnya, pada 2022 akan ada banyak gangguan dari sisi supply yang disebabkan oleh berbagai faktor. Di sisi lain, permintaan masyarakat terus bertambah sehingga akan terjadi inflasi di berbagai negara.

Selanjutnya, pada 2022 ini reformasi struktural dan fiskal akan terus dilakukan secara beriringan guna menciptakan basis ekonomi yang kuat di Indonesia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Awan Gelap Ekonomi RI,...
Awan Gelap Ekonomi RI, Mayoritas Para Ahli Sepakat Memburuk dari 3 Bulan Lalu
Penting! Bank Indonesia...
Penting! Bank Indonesia Harus Jaga Suku Bunga di Level 5,75%
UI Dukung Program Sekolah...
UI Dukung Program Sekolah Adiwiyata dengan Edukasi 3R
The 21st Economix FEB...
The 21st Economix FEB UI Sukses Gelar Seminar Internasional, Dihadiri Pembicara Hebat
Pegadaian Terima Kunjungan...
Pegadaian Terima Kunjungan MM FEB UI dan Participant Global Network Week 2023
MNC Asset X KSPM FEB...
MNC Asset X KSPM FEB UI Gelar Sekolah Pasar Modal Reksa Dana
Putra Anies Baswedan,...
Putra Anies Baswedan, Mikail Azizi Raih Gelar Sarjana FEB UI: Another New Milestone
KOMPeK ke-28 FEB UI...
KOMPeK ke-28 FEB UI Angkat Tema Arah Ekonomi Indonesia, MNC Life Beri Asuransi Peserta
Yulianti, Dekan Wanita...
Yulianti, Dekan Wanita Pertama yang Pimpin FEB UI
Rekomendasi
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
Kisah Menakjubkan dalam...
Kisah Menakjubkan dalam Al-Qur'an: Orang-Orang yang Diselamatkan Allah dari Berbagai Musibah
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
Berita Terkini
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
Ada Perusahaan Menolak...
Ada Perusahaan Menolak Didata Sensus Ekonomi 2026, Siap-siap! Dibina Kemenperin
Infografis
Kaleidoskop 2025: 6...
Kaleidoskop 2025: 6 Peristiwa Politik Nasional yang Menggemparkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved