Direktur BEI I Gede Nyoman Kupas Tuntas Soal IPO, Mulai dari BUMN hingga Unicorn

Sabtu, 19 Februari 2022 - 11:06 WIB
loading...
A A A
- Ada berapa proyeksi perusahaan startup Unicorn/Decacorn yang akan IPO di tahun ini?

Sampai dengan tanggal 14 Februari 2022, terdapat 1 (satu) unicorn yang mengajukan dokumen permohonan pencatatan ke Bursa. Kami sangat memahami bahwa keputusan untuk IPO merupakan langkah strategis bagi perusahaan sehingga diperlukan kesiapan serta pertimbangan momentum yang sangat matang.

Namun kami sangat berharap akan semakin banyak unicorn/decacorn/centaur serta perusahaan konvensional Indonesia untuk segera bergabung melantai di BEI. Sebagai informasi tambahan, per tanggal 14 Februari 2022, terdapat 4 (empat) perusahaan di sektor technology yang berada di pipeline pencatatan BEI.

Berkaitan dengan perkiraan waktu unicorn akan tercatat serta detil lainnya, Bursa belum dapat menjawab ataupun menyampaikan secara spesifik sampai dengan OJK telah memberikan persetujuan atas penerbitan prospektus awal kepada publik sebagaimana diatur di OJK Peraturan Nomor IX.A.2.

- BEI bersama OJK telah menyesuaikan beberapa regulasi untuk mengakomodasi perusahaan unicorn tercatat di Bursa. Salah satunya adalah mengubah peraturan I-A tentang Pencatatan Saham dan Efek bersifat ekuitas. Bagaimana penjelasannya?

BEI telah menerbitkan revisi Peraturan I-A pada 21 Desember 2021 untuk membukakan "pintu-pintu" masuk baru yang dapat dimanfaatkan oleh berbagai sektor industri, termasuk startup maupun perusahaan teknologi yang valuasi nya sudah mencapai centaur, unicorn, dan decacorn, dengan tetap memperhatikan kualitas Perusahaan Tercatat.

Peraturan I-A baru diharapkan dapat mengakomodasi perusahaan-perusahaan dengan karakteristik baru yang nilainya tidak terbatas pada Net Tangible Asset (NTA). Bisa dari NTA, laba sebelum pajak (income before tax), pendapatan (revenue), kapitalisasi pasar (market capitalization), total aset, dan/atau cashflow.

BEI berharap POJK SHSM dan Peraturan Bursa Nomor I-A yang telah diterbikan pada tahun 2021 dapat segera dipergunakan oleh stakeholder pasar modal Indonesia dan meningkatkan animo dari para founder & manajemen perusahaan-perusahaan di Indonesia untuk dapat memanfaatkan pendanaan di pasar modal Indonesia.

- Kemudian, bagaimana tanggapan dari Bursa terkait POJK tentang Saham dengan Hak Suara Multipel yang telah diterbitkan OJK untuk mendukung perusahaan unicorn melantai di Pasar Modal Indonesia?

Dengan adanya inisiatif dan kebijakan POJK No. 22/POJK.04/2021 dengan Hak Suara Multipel oleh Emiten dengan Inovasi dan Tingkat Pertumbuhan Tinggi yang Melakukantentang “Penerapan Klasifikasi Saham Penawaran Umum Efek Bersifat Ekuitas Berupa Saham perusahaan memanfaatkan pasar modal Indonesia dengan kualitas dan nilai proceed yang lebih baik sehingga”, kami harap dapat menjadi pemacu lebih banyak memperkaya pilihan investasi bagi para investor.

Perusahaan-perusahaan yang menggunakan POJK No. 22/POJK.04/2021 sebagai acuan, merupakan perusahaan dengan pemegang saham yang mempunyai kontribusi signifikan dalam pemanfaatan teknologi, inovasi produk yang meningkatkan produktivitas dan pertumbuhan ekonomi serta memiliki kemanfaatan luas. Dari penjelasan tersebut, perusahaan yang match dengan kriteria dimaksud merujuk pada perusahaan unicorn.

Sebagaimana bursa-bursa di luar, tentunya kehadiran para perusahaan unicorn diharapkan akan menjadi alternatif portofolio investor dan semakin menggairahkan pergerakan IHSG. Bisa kita lihat bahwa bursa-bursa di luar tumbuh secara agresif dan dipimpin oleh saham-saham tech companies tersebut.

Kondisi ini sejalan dengan tren yang sedang berkembang di masyarakat bahwa perusahaan new economy termasuk tech-company memiliki keunggulan, terutama pada saat pandemi seperti saat ini, di mana kegiatan operasionalnya tetap bisa berjalan bahkan mengalami peningkatan di tengah keterbatasan pada era new normal ini.

Berikut kami sampaikan juga manfaat perusahaan khususnya Unicorn tercatat di BEI:
1. Terdapat potensi peningkatan nilai kapitalisasi pasar modal Indonesia
2. Peningkatan jumlah unicorn Indonesia untuk IPO:

Keberhasilan unicorn untuk melakukan IPO di pasar modal Indonesia akan meningkatkan kredibilitas pasar modal Indonesia dan meningkatkan appetite perusahaan lain diantaranya adalah tech-based companies untuk IPO dan tercatat di BEI.

3. Potensi meningkatkan jumlah investor pasar modal:

Jumlah pengguna/subscriber, merchant, mitra driver yang besar dari masing-masing perusahaan teknologi di Indonesia memunculkan potensi pertumbuhan investor di pasar modal Indonesia. Tentunya BEI terus melakukan inovasi untuk menyediakan infrastruktur yang market-friendly dengan tetap mengedepankan salah satu nya aspek pelindungan investor.

4. Peningkatan capital inflow:
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
Free Float 15% Bakal...
Free Float 15% Bakal Kerek Daya Tarik Perusahaan di Mata Investor, Begini Kata BEI
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
Bursa Saham Merana Jelang...
Bursa Saham Merana Jelang Iduladha, IHSG Ditutup Longsor 1,23% ke 6.130
Sempat Merah di Awal...
Sempat Merah di Awal Sesi, IHSG Ditutup Menguat Tipis ke 6.206
Resmi Melantai, IPO...
Resmi Melantai, IPO SpaceX Cetak Sejarah dan Jadikan Elon Musk Triliuner Dunia Pertama
Gurita Konsentrasi Saham...
Gurita Konsentrasi Saham dan Ujian Transparansi Bursa Kita
Nasdem Dukung Bareskrim...
Nasdem Dukung Bareskrim Berantas Manipulasi Pasar Modal
Rekomendasi
Kawal Dana RT Rp25 Juta,...
Kawal Dana RT Rp25 Juta, Wali Kota Agustina Pastikan Pengurus Lingkungan Didampingi Total
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
MNC University Bahas...
MNC University Bahas Masa Depan Produksi Iklan di Era AI melalui Talkshow KRUFEST
Berita Terkini
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Implementasi B50 Dimulai...
Implementasi B50 Dimulai 1 Juli 2026, Jubir ESDM: Bisa Hemat Devisa Rp157 Triliun
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved