Angkasa Pura I Siapkan Langkah Antisipasi Cuaca Ekstrem

Kamis, 24 Februari 2022 - 18:50 WIB
loading...
Angkasa Pura I Siapkan...
Petugas AP I melakukan pemeriksaan instrumen-instrumen pendukung di area airside untuk memastikan semuanya berfungsi normal tanpa gangguan. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - PT Angkasa Pura I (Persero) bersiap mengantisipasi cuaca ekstrem yang diperkirakan bakal melanda sejumlah wilayah di Indonesia. Langkah antisipasi ini digelar untuk mendukung keselamatan dan keamanan penerbangan di bandara-bandara yang dikelola oleh perusahaan.

"Angkasa Pura I akan berkoordinasi dengan seluruh stakeholders terkait di bandara seperti Kantor Otoritas Bandara, BMKG, Airnav Indonesia, seluruh maskapai dan pihak ground handling untuk memastikan langkah-langkah antisipasi penanganan bagi pesawat udara dan pengguna jasa bila terjadi cuaca ekstrem yang berpotensi mengganggu operasional penerbangan," ujar Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi, Kamis (24/2/2022).

Baca Juga: 6 Jenis Awan Berbahaya yang Sangat Dihindari Penerbangan

Dia menambahkan, Angkasa Pura I juga akan mengandalkan penggunaan teknologi yang mendukung operasional & pelayanan melalui Airport Operations Control Center (AOCC). AOCC berfungsi sebagai suatu control center untuk mengawasi aktivitas operasional di sisi udara (airside) dan sisi darat (landside) serta mencakup seluruh aktivitas kedatangan dan keberangkatan di bandara.

AOCC juga hadir sebagai wadah kolaborasi seluruh pemangku kepentingan di bandara yang terdiri dari unsur 4A yaitu Airport Operator, Airline Operators, Air Navigation, dan Authorities seperti BMKG, Bea Cukai, Imigrasi, KKP dan lainnya.

Faik menjelaskan, keberadaan seluruh perwakilan pemangku kepentingan dalam satu ruangan ini merupakan pelaksanaan Airport Collaborative Decision Making (A-CDM) sehingga mampu berdampak positif terhadap pembuatan keputusan bersama mengenai berbagai hal operasional & pelayanan yang dapat diambil secara cepat dan tepat terhadap suatu peristiwa tidak terkecuali saat menghadapi cuaca ekstrem.



Untuk area airside, papar dia, beberapa upaya antisipasi dilakukan dengan meningkatkan pemeriksaan rutin di area landasan pacu, taxiway dan apron untuk memastikan tidak adanya genangan air saat menghadapi hujan dengan intensitas tinggi.

Pemeriksaan juga dilakukan untuk memastikan instrumen-instrumen pendukung seperti Approach Light, Runway Edge Light, Apron Light, Sequence Flashing Light (SQFL), Wind Cone dan lainnya berfungsi dengan normal tanpa mengalami gangguan.

Sedangkan untuk area landside, upaya antisipasi dilakukan dengan mempersiapkan skenario pengaturan ruang tunggu di terminal untuk menghindari terjadinya penumpukan penumpang jika terdapat penerbangan yang mengalami keterlambatan atau delay akibat cuaca buruk.

Baca Juga: Ini Daftar 31 Provinsi Berpotensi Cuaca Ekstrem

Fai menambahkan, pengaturan ruang tunggu diperlukan untuk tetap memastikan penerapan protokol kesehatan COVID-19 berjalan dengan optimal dan tetap menjaga kenyamanan bagi seluruh penumpang.

"Melalui upaya-upaya antisipasi yang dilakukan oleh Angkasa Pura I bersama seluruh stakeholders, diharapkan dapat mendukung penerapan prinsip Safety, Security, Service dan Compliance untuk keselamatan penerbangan," tandasnya.

Sebagai informasi, pada tanggal 21 Februari 2022 lalu, BMKG mengeluarkan prediksi terhadap potensinya cuaca ekstrem yang akan melanda sejumlah wilayah Indonesia seperti fenomena hujan es, hujan disertai angin kencang dan angin puting beliung hingga bulan Maret-April.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
Efek Domino Selat Hormuz:...
Efek Domino Selat Hormuz: Pasokan Avtur Eropa Tercekik, 20 Ribu Penerbangan Dibatalkan
Pemerintah Diminta Putus...
Pemerintah Diminta Putus Monopoli Penerbangan di Kawasan Timur Indonesia
Harga Tiket Pesawat...
Harga Tiket Pesawat Mahal saat Lebaran Tak Langgar Aturan, Kemenhub Ungkap Alasannya
Ruang Udara Iran Masih...
Ruang Udara Iran Masih Ditutup, Penerbangan dari Indonesia Dipaksa Memutar Wilayah Konflik
Imbas Perang Iran vs...
Imbas Perang Iran vs AS-Israel, Penerbangan dari Bali ke Timteng Terganggu
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
BMKG Sebut Siklon Tropis...
BMKG Sebut Siklon Tropis Jangmi Menguat, Ini Dampak Cuacanya bagi Indonesia
Rekomendasi
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
BPIP Ajukan Tambahan...
BPIP Ajukan Tambahan Anggaran Rp370 Miliar untuk 2027
Pangdivif 2 Kostrad...
Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Pimpin Sertijab Jabatan Strategis, Ini Namanya
Berita Terkini
Cerita Purbaya Ingin...
Cerita Purbaya Ingin Beli Harley Davidson Hasil Sitaan Negara, Tapi Dilarang Istri
AS-Iran Sepakat Damai,...
AS-Iran Sepakat Damai, Harga Minyak Dunia Langsung Anjlok
IHSG Dibuka Melesat...
IHSG Dibuka Melesat 1,85% ke 6.118, Mayoritas Saham Menghijau
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp18.000, Buyback Melonjak Rp46.000 per Gram
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan Kualitas BBM dengan Pengelolaan Impurities di Kilang
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
Infografis
Antisipasi Perang Besar,...
Antisipasi Perang Besar, Uni Eropa Siapkan Rp13.730 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved