Presiden Jokowi Datang Langsung Resmikan PLTA Poso dan PLTA Malea
Jum'at, 25 Februari 2022 - 16:41 WIB
loading...
A
A
A
Selanjutnya, PT Malea sukses merampungkan proyek pembangunan PLTA Malea dengan kapasitas 2x45 MW di Kabupaten Tana Toraja. Infrastruktur ketenagalistrikan tersebut telah beroperasi secara komersial pada tahun 2021.
Total komitmen energi yang dijual PLTA Malea ke PLN sebesar 474 GWH. Keunggulan infrastruktur ketenagalistrikan ini adalah menjadi PLTA pertama di Indonesia yang menggunakan surge tank tipe ACSC (Air Cushion Surge Chamber).
Selain itu, saat ini, Kalla Group melalui anak perusahaan lainnya juga sedang mengembangkan beberapa PLTA di Pulau Sulawesi dan Sumatera dengan total kapasitas sebesar 1.230 MW.
Diantaranya, PLTA Poso 3 kapasitas 400 MW dan PLTA Poso 4 kapasitas 30 MW yang berlokasi di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Kedua, PLTA Kerinci 350 MW yang berlokasi di Kabupaten Merangin, Jambi. Serta PLTA Tumbuan Mamuju Atas 90 MW dan PLTA Tumbuan Mamuju Bawah 360 MW yang berlokasi di Mamuju, Sulawesi Barat.
Sumber anggaran untuk pembangunan proyek tersebut dibiayai oleh dana sendiri dan bank sindikasi dalam negeri seperti BRI, BNI, Bank Mandiri, dan Bank Panin.
Baca Juga: Jusuf Kalla Keluhkan Perizinan PLTA, Jokowi Minta Ini ke PLN
Total komitmen energi yang dijual PLTA Malea ke PLN sebesar 474 GWH. Keunggulan infrastruktur ketenagalistrikan ini adalah menjadi PLTA pertama di Indonesia yang menggunakan surge tank tipe ACSC (Air Cushion Surge Chamber).
Selain itu, saat ini, Kalla Group melalui anak perusahaan lainnya juga sedang mengembangkan beberapa PLTA di Pulau Sulawesi dan Sumatera dengan total kapasitas sebesar 1.230 MW.
Diantaranya, PLTA Poso 3 kapasitas 400 MW dan PLTA Poso 4 kapasitas 30 MW yang berlokasi di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Kedua, PLTA Kerinci 350 MW yang berlokasi di Kabupaten Merangin, Jambi. Serta PLTA Tumbuan Mamuju Atas 90 MW dan PLTA Tumbuan Mamuju Bawah 360 MW yang berlokasi di Mamuju, Sulawesi Barat.
Sumber anggaran untuk pembangunan proyek tersebut dibiayai oleh dana sendiri dan bank sindikasi dalam negeri seperti BRI, BNI, Bank Mandiri, dan Bank Panin.
Baca Juga: Jusuf Kalla Keluhkan Perizinan PLTA, Jokowi Minta Ini ke PLN
Lihat Juga :