Ini Faktor-faktor Penyebab Ketimpangan Sosial di Masyarakat
Rabu, 02 Maret 2022 - 15:29 WIB
loading...
A
A
A
1. Kondisi demografis
Kondisi demografis antara masyarakat satu dengan yang lain memiliki perbedaan. Perbedaan antara masyarakat satu dengan yang lain tersebut meliputi jumlah penduduk, komposisi penduduk, dan persebaran penduduk.
2. Kondisi pendidikan
Pendidikan merupakan sosial elevator, yakni kunci pembangunan terutama pembangunan sumber daya manusia. Pendidikan juga sebagai saluran mobilitas sosial vertikal yang efektif yang dibutuhkan masyarakat luas.
Terdapat perbedaan menonjol terkait pendidikan yang ada di daerah dan kota, seperti: Anak-anak yang berada di daerah terpencil memiliki semangat belajar tinggi namun tidak ditunjang dengan fasilitas uang memadai. Sedangkan anak yang tinggal di kota dengan fasilitas pendidikan yang memadai, sebagian besar terpengaruh oleh lingkungan sosial yang kurang baik sehingga memiliki semangat belajar yang kurang.
Perbedaan ini menyebabkan ketimpangan sosial. Ketimpangan sosial tersebut dapat dilihat dari fasilitas, kualitas tenaga kerja, mutu pendidikan.
3. Kondisi ekonomi
Penyebab utama munculnya ketimpangan sosial sering dikaitkan dengan faktor ekonomi.
Pembangunan ekonomi yang tidak merata yang disebabkan karena perbedaan antara wilayah yang satu dengan yang lainnya akan memicu ketimpangan sosial.
Hal ini terbukti dari adanya wilayah yang maju dan wilayah yang tertinggal. Timbulnya ketimpangan karena faktor ekonomi diduga sebagai akibat dari perbedaan kepemilikan sumber daya dan faktor produksi. Daerah yang memiliki sumber daya dan faktor produksi, terutama yang memiliki alat produksi (cadangan modal), menerima pendapatan yang lebih besar daripada daerah yang sumber dayanya sedikit.
4. Kondisi kesehatan
Ketimpangan sosial dapat disebabkan oleh fasilitas kesehatan yang tidak merata di setiap daerah, cakupan kesehatan yang tidak memadai, pelayanan kesehatan yang tidak memadai, dll. Hal ini menyebabkan tingkat kesehatan dan tingkat kesejahteraan masyarakat berbeda dengan masyarakat lainnya, yang menyebabkan ketimpangan.
Kondisi demografis antara masyarakat satu dengan yang lain memiliki perbedaan. Perbedaan antara masyarakat satu dengan yang lain tersebut meliputi jumlah penduduk, komposisi penduduk, dan persebaran penduduk.
2. Kondisi pendidikan
Pendidikan merupakan sosial elevator, yakni kunci pembangunan terutama pembangunan sumber daya manusia. Pendidikan juga sebagai saluran mobilitas sosial vertikal yang efektif yang dibutuhkan masyarakat luas.
Terdapat perbedaan menonjol terkait pendidikan yang ada di daerah dan kota, seperti: Anak-anak yang berada di daerah terpencil memiliki semangat belajar tinggi namun tidak ditunjang dengan fasilitas uang memadai. Sedangkan anak yang tinggal di kota dengan fasilitas pendidikan yang memadai, sebagian besar terpengaruh oleh lingkungan sosial yang kurang baik sehingga memiliki semangat belajar yang kurang.
Perbedaan ini menyebabkan ketimpangan sosial. Ketimpangan sosial tersebut dapat dilihat dari fasilitas, kualitas tenaga kerja, mutu pendidikan.
3. Kondisi ekonomi
Penyebab utama munculnya ketimpangan sosial sering dikaitkan dengan faktor ekonomi.
Pembangunan ekonomi yang tidak merata yang disebabkan karena perbedaan antara wilayah yang satu dengan yang lainnya akan memicu ketimpangan sosial.
Hal ini terbukti dari adanya wilayah yang maju dan wilayah yang tertinggal. Timbulnya ketimpangan karena faktor ekonomi diduga sebagai akibat dari perbedaan kepemilikan sumber daya dan faktor produksi. Daerah yang memiliki sumber daya dan faktor produksi, terutama yang memiliki alat produksi (cadangan modal), menerima pendapatan yang lebih besar daripada daerah yang sumber dayanya sedikit.
4. Kondisi kesehatan
Ketimpangan sosial dapat disebabkan oleh fasilitas kesehatan yang tidak merata di setiap daerah, cakupan kesehatan yang tidak memadai, pelayanan kesehatan yang tidak memadai, dll. Hal ini menyebabkan tingkat kesehatan dan tingkat kesejahteraan masyarakat berbeda dengan masyarakat lainnya, yang menyebabkan ketimpangan.
Lihat Juga :