Ini Faktor-faktor Penyebab Ketimpangan Sosial di Masyarakat
Rabu, 02 Maret 2022 - 15:29 WIB
loading...
A
A
A
5. Kemiskinan
Secara teoretis, kemiskinan dianggap sebagai salah satu penyebab ketimpangan sosial. Kemiskinan dapat disebabkan oleh faktor internal dan eksternal. Kurangnya keterampilan, pendidikan yang berkualitas dan sifat malas yang melekat pada diri merupakan beberapa contoh faktor dalam masyarakat.
Sementara itu, birokrasi atau regulasi perusahaan atau instansi pemerintah merupakan faktor eksternal penyebab kemiskinan. Faktor eksternal tidak hanya menyebabkan kemiskinan kepada satu orang saja, namun juga menyebabkan kemiskinan struktural yang menyebabkan hampir seluruh masyarakat mengalami kemiskinan.
Baca Juga: Kontribusi BUMN Capai Rp377 Triliun di 2020, Erick Thohir: Untuk Berantas Kemiskinan
6. Kurangnya lapangan pekerjaan
Kurangnya lapangan pekerjaan membuat masyarakat mengalami ketimpangan atau kesenjangan sosial. Ketika kesempatan kerja menyempit, kesenjangan antara angkatan kerja dan pengangguran melebar. Jika upaya pemerintah untuk menghilangkan pengangguran tidak dilaksanakan, maka para penganggur akan merasa terdiskriminasi dan akan semakin sulit mengatasi ketimpangan sosial.
7. Perbedaan status sosial masyarakat
Perbedaan ini disebabkan oleh stratifikasi sosial berdasarkan status sosial atau kualitas pribadi. baik itu kesehatan, pendidikan, kekayaan. Ketimpangan sosial ini merupakan ketimpangan yang sering terjadi di masyarakat. Ketimpangan ini terlihat pada perbedaan status sosial antara si kaya dan si miskin. Penguasaan dengan rakyat, atau sarjana dengan lulusan SD.
8. Letak geografis
Pengaruh geografi pun memengaruhi ketimpangan sosial. Secara geografis, Indonesia terdiri dari banyak pulau. Namun, pulau-pulau tersebut tidak dikelola dengan baik dan akhirnya muncul ketimpangan sosial. Pulau-pulau kecil yang tidak dikelola oleh pemerintah akhirnya tertinggal bersama pulau-pulau besar seperti Jawa, Sumatera dan pulau-pulau besar lainnya.
Secara teoretis, kemiskinan dianggap sebagai salah satu penyebab ketimpangan sosial. Kemiskinan dapat disebabkan oleh faktor internal dan eksternal. Kurangnya keterampilan, pendidikan yang berkualitas dan sifat malas yang melekat pada diri merupakan beberapa contoh faktor dalam masyarakat.
Sementara itu, birokrasi atau regulasi perusahaan atau instansi pemerintah merupakan faktor eksternal penyebab kemiskinan. Faktor eksternal tidak hanya menyebabkan kemiskinan kepada satu orang saja, namun juga menyebabkan kemiskinan struktural yang menyebabkan hampir seluruh masyarakat mengalami kemiskinan.
Baca Juga: Kontribusi BUMN Capai Rp377 Triliun di 2020, Erick Thohir: Untuk Berantas Kemiskinan
6. Kurangnya lapangan pekerjaan
Kurangnya lapangan pekerjaan membuat masyarakat mengalami ketimpangan atau kesenjangan sosial. Ketika kesempatan kerja menyempit, kesenjangan antara angkatan kerja dan pengangguran melebar. Jika upaya pemerintah untuk menghilangkan pengangguran tidak dilaksanakan, maka para penganggur akan merasa terdiskriminasi dan akan semakin sulit mengatasi ketimpangan sosial.
7. Perbedaan status sosial masyarakat
Perbedaan ini disebabkan oleh stratifikasi sosial berdasarkan status sosial atau kualitas pribadi. baik itu kesehatan, pendidikan, kekayaan. Ketimpangan sosial ini merupakan ketimpangan yang sering terjadi di masyarakat. Ketimpangan ini terlihat pada perbedaan status sosial antara si kaya dan si miskin. Penguasaan dengan rakyat, atau sarjana dengan lulusan SD.
8. Letak geografis
Pengaruh geografi pun memengaruhi ketimpangan sosial. Secara geografis, Indonesia terdiri dari banyak pulau. Namun, pulau-pulau tersebut tidak dikelola dengan baik dan akhirnya muncul ketimpangan sosial. Pulau-pulau kecil yang tidak dikelola oleh pemerintah akhirnya tertinggal bersama pulau-pulau besar seperti Jawa, Sumatera dan pulau-pulau besar lainnya.
(fai)
Lihat Juga :