Inflasi Turki 2022 Nyaris Tembus 49%, Tertinggi dalam 2 Dekade
Rabu, 02 Maret 2022 - 18:53 WIB
loading...
A
A
A
Adapun penyebab dari terjadinya inflasi di Turki dalam beberapa bulan terakhir didorong oleh penurunan nilai tukar lira ke rekor terendah. Bank sentral Turki telah memangkas suku bunga sebesar 500 basis poin sejak September 2021, di bawah tekanan dari Presiden Erdogan.
Dilansir dari Reuters, konfederasi serikat pekerja Turki mengatakan harga pangan telah naik 25,75% secara bulanan pada Desember atau 55% secara tahunan. Sementara itu, harga gas melonjak 25% untuk penggunaan residensial, dan 50% untuk pelanggan industri pada Januari.
Baca Juga: Misteri Rusia Tak Gunakan Jet Tempur Canggih Gempur Ukraina, Ini Jawabannya
"Sedangkan untuk harga gas untuk pembangkitan listrik naik 15%," ungkap perusahaan distribusi minyak dan gas Turki BOTAŞ Petroleum Pipeline Corporation, seperti dikutip Reuters, Rabu (2/3/2022).
Mata uang Turki, lira, nilai tukarnya tercatat telah merosot 44% terhadap dolar Amerika Serkat (USD) tahun lalu. Nilai tukar lira terus melemah setelah jatuh sejak September 2021 lalu.
Dilansir dari Reuters, konfederasi serikat pekerja Turki mengatakan harga pangan telah naik 25,75% secara bulanan pada Desember atau 55% secara tahunan. Sementara itu, harga gas melonjak 25% untuk penggunaan residensial, dan 50% untuk pelanggan industri pada Januari.
Baca Juga: Misteri Rusia Tak Gunakan Jet Tempur Canggih Gempur Ukraina, Ini Jawabannya
"Sedangkan untuk harga gas untuk pembangkitan listrik naik 15%," ungkap perusahaan distribusi minyak dan gas Turki BOTAŞ Petroleum Pipeline Corporation, seperti dikutip Reuters, Rabu (2/3/2022).
Mata uang Turki, lira, nilai tukarnya tercatat telah merosot 44% terhadap dolar Amerika Serkat (USD) tahun lalu. Nilai tukar lira terus melemah setelah jatuh sejak September 2021 lalu.
(fai)
Lihat Juga :