Kisah Pilu Korban Investasi Bodong, Ada yang Nunggak Uang Kuliah hingga Batal Lamaran
Kamis, 03 Maret 2022 - 13:04 WIB
loading...
Korban investasi bodong mengalami kerugian puluhan hingga ratusan juta rupiah. Ilustrasi Foto/pexels/towfiqu barbhuiya
A
A
A
JAKARTA - Tak pernah terbayang di benak LW jika dirinya akan mengalami kejadian tak menyenangkan layaknya korban penipuan yang selama ini hanya dibaca dan dilihat di berita media massa.Optimisme bakal mendulang cuan sirna begitu saja termakan iming-iming investasi bodong.
LW merupakan satu dari puluhan ribu korban investasi ilegal yang dilakukan terduga pelaku bernama Rezky Haryadi atau Rezky Steanley.
Pria yang mengaku CEO Gate Solution Club (GSC) ini membawa kabur uang LW dan 50.000 orang lainnya dengan nilai mencapai ratusan miliar.
"Semoga manusia biadab ini cepat tertangkap dan PT-nya bisa dicairkan untuk mengembalikan uang-uang kami yang sudah kami setorkan melalui upline kami. Biarkanlah Allah yang bekerja untuk bisa menemukan orang tersebut, amiin…," tutur LW, dikutip Kamis (3/3/2022).
Baca juga: Kerugian Investasi Bodong Indosurya Rp15,9 T, DPR Minta Polisi Utamakan Nasib Korban
Mengutip unggahan milik akun Yuki Herawati di Facebook, pelaku diketahui tinggal di Pontianak, Kalimantan Barat. Rezky disebut memiliki usaha bernama PT Hars Bersaudara yang meliputi Hars Media Avertising, Hars Media Indonesia, Hars Musical Studio dan Rumah Souvenir.
LW merupakan satu dari puluhan ribu korban investasi ilegal yang dilakukan terduga pelaku bernama Rezky Haryadi atau Rezky Steanley.
Pria yang mengaku CEO Gate Solution Club (GSC) ini membawa kabur uang LW dan 50.000 orang lainnya dengan nilai mencapai ratusan miliar.
"Semoga manusia biadab ini cepat tertangkap dan PT-nya bisa dicairkan untuk mengembalikan uang-uang kami yang sudah kami setorkan melalui upline kami. Biarkanlah Allah yang bekerja untuk bisa menemukan orang tersebut, amiin…," tutur LW, dikutip Kamis (3/3/2022).
Baca juga: Kerugian Investasi Bodong Indosurya Rp15,9 T, DPR Minta Polisi Utamakan Nasib Korban
Mengutip unggahan milik akun Yuki Herawati di Facebook, pelaku diketahui tinggal di Pontianak, Kalimantan Barat. Rezky disebut memiliki usaha bernama PT Hars Bersaudara yang meliputi Hars Media Avertising, Hars Media Indonesia, Hars Musical Studio dan Rumah Souvenir.
Lihat Juga :