Kemenhub Akan Kaji Usulan Sandiaga Uno Bangun Kereta Gantung di Kawasan Puncak
Jum'at, 04 Maret 2022 - 08:52 WIB
loading...
Kereta gantung bisa menjadi opsi mengurai kemacetan jalur Puncak, Bogor. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan menyatakan akan mengkaji wacana atas pembangunan cable car atau kereta gantung gondola menuju kawasan Ciawi dan Puncak, Bogor, Jawa Barat. Kajian itu terkait usulan Menteri Parekraf RI Sandiaga Salahuddin Uno yang bertujuan mengurangi kemacetan jalur puncak .
Baca juga: Ciptakan Kesan Positif, Intip Ragam Persiapan Sambut MotoGP Mandalika
“Sebenarnya dulu ada yang pernah usul, tapi tidak terlalu difokuskan. Mungkin dengan adanya ide yang diusulkan Pak Sandi (Menparekraf) akan kita coba lihat, akan kita kaji terlebih dahulu dan harus kami rapatkan dengan berbagai stakeholders,” kata Dirjen Perhubungan Darat kemenhub Budi Setiyadi saat dihubungi MNC Portal, Jumat (4/3/2022).
Budi mengatakan pihak Kemenhub akan mencoba membicarakan usulan yang telah disampaikan Menteri Sandiaga untuk dijadikan evaluasi bersama Pemerintah Daerah Bogor hingga Kementerian PUPR.
“Kebetulan nanti akan kami coba rapat, dan nanti kami akan coba saya sampaikan peluang itu, dengan segala keterbatasan jalan yang ada memang sudah saatnya ada dua yang perlu dilakukan,” ujarnya.
Baca juga: Ciptakan Kesan Positif, Intip Ragam Persiapan Sambut MotoGP Mandalika
“Sebenarnya dulu ada yang pernah usul, tapi tidak terlalu difokuskan. Mungkin dengan adanya ide yang diusulkan Pak Sandi (Menparekraf) akan kita coba lihat, akan kita kaji terlebih dahulu dan harus kami rapatkan dengan berbagai stakeholders,” kata Dirjen Perhubungan Darat kemenhub Budi Setiyadi saat dihubungi MNC Portal, Jumat (4/3/2022).
Budi mengatakan pihak Kemenhub akan mencoba membicarakan usulan yang telah disampaikan Menteri Sandiaga untuk dijadikan evaluasi bersama Pemerintah Daerah Bogor hingga Kementerian PUPR.
“Kebetulan nanti akan kami coba rapat, dan nanti kami akan coba saya sampaikan peluang itu, dengan segala keterbatasan jalan yang ada memang sudah saatnya ada dua yang perlu dilakukan,” ujarnya.
Lihat Juga :