UE Pertimbangkan Sanksi Energi Terhadap Rusia, Berani?

Jum'at, 04 Maret 2022 - 21:15 WIB
loading...
UE Pertimbangkan Sanksi...
Uni Eropa (UE) mempertimbangkan pengenaan sanksi bagi sektor energi Rusia. Foto/Ilustrasi/Reuters
A A A
JAKARTA - Uni Eropa (UE) tengah memperdebatkan pengenaan sanksi baru terhadap Rusia — dan kali ini sanksi tersebut dapat menghantam sektor energi.

Tiga pejabat Eropa yang tidak ingin disebutkan namanya karena sensitivitas pembicaraan, mengatakan kepada CNBC bahwa para menteri akan mempertimbangkan untuk menjatuhkan sanksi energi pada Rusia ketika mereka bertemu Jumat.

Baca Juga: Gawat! Dunia Bisa Alami Krisis Energi Seperti Tahun 1970-an

Para menteri luar negeri Uni Eropa bertemu di Brussel untuk membahas langkah selanjutnya saat Moskow terus membombardir Ukraina. Kekhawatiran telah meningkat selama 24 jam terakhir setelah serangan Rusia terhadap pembangkit nuklir terbesar di Eropa - di Zaporizhzhia, Ukraina - yang kini direbut oleh pasukan Rusia.

Berbicara menjelang pertemuan, Josep Borrell, kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, mengatakan bahwa "semua (kemungkinan) ada di atas meja."

Seorang pejabat mengatakan kepada CNBC bahwa para menteri akan membahas sanksi energi hari ini, "tetapi tidak ada keputusan besar yang diharapkan." Sementara yang lain mengatakan bahwa sanksi defensif dan ofensif terhadap Rusia akan dipertimbangkan. Perwakilan dari Ukraina, Amerika Serikat, Kanada dan Inggris juga akan mengambil bagian dalam diskusi tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Pasokan Teluk Pulih,...
Pasokan Teluk Pulih, Harga Minyak Mentah Brent Turun ke Level Terendah dalam Empat Bulan
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Timnas Iran Pulang Tanpa...
Timnas Iran Pulang Tanpa Kekalahan
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Rekomendasi
Mahasiswa Doktoral UNJ...
Mahasiswa Doktoral UNJ Perkuat Literasi Keuangan bagi Calon Guru Malaysia di UTHM
Prabowo Terima Usulan...
Prabowo Terima Usulan Rektor, Keuntungan BUMN untuk Riset dan Inovasi
Kecam Dugaan Intimidasi...
Kecam Dugaan Intimidasi Dokter di NTT, Ninik: Sanksi Disiplin Jika Kader PKB Terlibat
Berita Terkini
Prabowo Targetkan Pangkas...
Prabowo Targetkan Pangkas 1.000 BUMN Jadi Tinggal Tersisa 250
Pahami Prosedur Pemisahan...
Pahami Prosedur Pemisahan dah Pecah Sertifikat Tanah, Berikut Syaratnya
Potongan Aplikator 8%...
Potongan Aplikator 8% Hanya untuk Ojol Bukan Taksi Online, Begini Kata Menhub
Rencana Batasan Tar-Nikotin...
Rencana Batasan Tar-Nikotin dan Penyeragaman Kemasan Dinilai Ancam Industri Kretek Nasional
Bandara Husein Sastranegara...
Bandara Husein Sastranegara Dibuka Lagi, Bagaimana Nasib Kertajati?
Ekspor Batu Bara Dibuka...
Ekspor Batu Bara Dibuka Lagi, Pasokan 141 Juta Metrik Ton Diamankan demi Cegah Pemadaman Listrik
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved